Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Khusnudzan yang Indah dari Thalhah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2022 18:15 6:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2022 18:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | CERITA di bawah termasuk salah satu kisah paling indah dalam berhusnudhan  (berprasangka baik). Cerita indah tentang Talhah bin Abdul Rahman bin Auf.

Talhah adalah orang Quraisy yang paling dermawan di masanya, suatu hari istrinya mengungkapkan unek-uneknya pada Thalhah tentang suadara-saudaranya yang datang padanya ketika Thalhah dalam keadaan banyak harta, “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih buruk dari saudara-saudaramu wahai suamiku”.

Thalhah sedikit heran dan menjawab: “Mengapa?”

“Saya melihat dan memperhatikan mereka, jika kakanda dalam kondisi berada dan banyak harta, mereka akan bersikap baik dan selalu berada dekat Kanda, dan sebaliknya, bila Kanda dalam kondisi tidak punya harta, mereka akan meninggalkan Kanda.”

Thalhah berkata sambil tersenyum: “Demi Allah, ini adalah salah satu kebaikan dan kemuliaan mereka, Mereka datang kepada kita ketika kita mampu menghormati mereka, dan meninggalkan kita ketika kita tidak mampu melakukannya”. (Manqul Mintarikhina Al-Adhim).

Baca Juga

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan
Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba
Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?
Ujian 1.000 Dinar: Antara Perut Lapar dan Integritas yang Tak Terbeli

Ungkapan yang sungguh indah. Sikap husnuzhan akan terungkap dari orang yang punya hati lapang dan berfikiran positif.

Sikap positif akan keluar dari orang-orang positif dan berfikiran maju. Belum tentu bentuk luar itu sama persis dengan yang berada di dalam atau sebaliknya. Lebih baik husnuzhan salah, dari pada su’uzhan benar.

Seorang istri yang tidak kuat melihat kesabaran suaminya mungkin akan bertanya dengan pertanyaan yang sama, seperti kisah di atas. Atau mungkin sebaliknya, langsung menuduh suaminya yang tidak-tidak.

Tetapi, seorang suami yang baik akan selalu meredam kegelisahan istrinya, ia memberikan sentuhan hikmah di balik sebuah peristiwa. Bahwa berprasangka itu tidak baik, walau toh benar-benar tidak baik, akan diberikan cerita yang baik. Apalagi berburuk sangka bukan kepentingan umat atau umum, bila untuk umum akan lain kagi ceritanya.

Berkhusnuzhan  akan membuat hati damai dan tenang. Amalan ini meminimalisir terjadinya banyak fitnah dan sangka-sangka yang tidak baik lainnya,apalagi hal itu adalah zhan (sangkaan), bukan sebuah kenyataan.

Kenyataan pun dalam agama, juga tidak boleh disebarkan luaskan (yang menyangkut pribadi khususnya), maka akan masuk dalam dosa ghibah. Apalagi hal tersebut tidak benar, maka masuk dalam dosa fitnah.

Apa salahnya Thalhah yang menganggap saudara adalah karim (mulia), walau istrinya menganggap mereka jahat (Asyaddu lu’man)?. Dan Thalhah telah mengajarkan kebaikan kepada istrinya dan kepada orang-orang setelahnya dengan kisah di atas.

قالت:           أراهم إذا اغتنيت لزِموك،وإذا افتقرت تركوك

قال طلحة: هذا والله من كرم أخلاقهم

يأتوننا في حال قدرتنا على إكرامهم،ويتركوننا في حال العجز عن ذلك./Dr. Halimi Zuhdy

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dzankhusnudzanprasangkaQuraisyThalhah bin Abdul Rahman bin Auf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamofobia: Menteri Jerman Mengutuk Serangan Anti-Muslim Menarget Pemakaman
Tulisan selanjutnya Adopsi Boneka Arwah Salah Satu Bentuk Kesesatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

Berita
4 Juli 2026 14:42
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Terbaru

  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

4 April 2026 18:18
HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hikmah

Kisah Jenaka Hari Raya (6) : Adab di Atas Ilmu

26 Maret 2026 13:00
HikmahKajian

Kisah Jenaka Hari Raya (5) : Senjata Makan Tuan

25 Maret 2026 10:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?