Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Menuju Keluarga “Berkah” sumber Inspirasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 April 2014 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 April 2014 11:15
Bagikan
Bagikan

Oleh: Yusuf Sabiq Zaenudin

BENARKAH ukuran bahagia ketika kita memiliki banyak harta, anak cerdas, istri yang cantik dan usaha yang sukses? Jika kita dihadapkan dua pilihan, lebih suka mana menjadi orang kaya, tapi sakit-sakitan atau miskin tetapi tidak pernah sakit? Tentu semua menjawab kaya tetapi tidak pernah sakit.

Sesungguhnya tolak ukur keberhasilan bukanlah untuk diri kita sendiri. Kesuksesan itu ketika seorang mampu membahagiakan orang lain, berkata sopan dan hidup dengan beradab. Itulah inti dari keberhasilan.

Namun ada yang jauh lebih berbobot. Dengan mengatakan kunci sukses bukan pada banyaknya harta,pangkat, dah tahta tetapi kesuksesan seseorang akan terlihat dari ilmu, pengalaman dan nilai kebekahan dalam hidupnya.

Ada banyak defenisi dan buah dari keberkahan. Jika kita lihat dalam kehidupan sehari-hari misalnya,  anak dan keluarga sehat, rezeki  yang melimpah, tetangga yang baik itu adalah keberkahan. Ada juga yang mengatakan keberkahan itu terletak pada anak yang sholeh/ah istri yang taat, semuanya sebagi investasi akhirat.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Mari bandingkan dengan sebuah keluarga kaya-raya, rumah besar, tetapi tiap saat dia gundah gulana  karena anak-anak mereka susah diatur dan selalu memabantah bahkan melawan orangtua.

Bagaimana perasaan hati orangtua ketika seorang anak menolak nasehat orangtua, tidak taat, gemar memberontak dan punya 1001 cara bikin masalah tiap harinya?

Yang terjadi sesungguhnya kehidupan rumah tangga dengan rumah besar dan luas tetapi hati mereka yang sempit. Di balik itu, sesungguhnya banyak rumah-rumah kecil dan sempit tetapi mereka dipenuhi dengan hati yang luas.

Hidupnya sederhana, rumahnya kecil, tetapi akhlaq suami/istri dipenuhi dengan kemuliaan. Anak-anak mereka suka mentaati kedua orangtuanya. Yang kedua ini adalah gambaran rumah yang kecil tapi hatinya besar.

Keluarga Inspirasi

Secara bahasa, kata “berkah” berasal dari bahasa Arab “barakah” (البركة), artinya nikmat (lihat Kamus Al-Munawwir, 1997:78). Selain kata “barakah”  dalam bahasa Arab adalah pula kata “mubarak”, “tabaraka”  atau tabaruk (mencari keberkahan).

Berkah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), diterjemahkan “sebuah karunia Tuhan (Allah, red) yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia.”

Sementara itu, Hujjatul Islam, Imam al Ghzali, menyebut  makna berkah sebagai “ziyadatul khair” (bertambahnya kebaikan). Sementara Imam Ibnul Qayim mengatakan, “Berkah berarti kenikmatan dan tambahan. Sedangkan hakikat barakah adalah kebaikan yang banyak dan terus menerus yang tidak berhak memiliki sifat tersebut kecuali Allah tabaraka wa ta’ala.”

Kesimpulannya, berkah bermakna segala sesuatu yang banyak dan melimpah (termasuk materi; keamanan, kesehatan, harta, anak, umur) dan spiritual (ketenangan hidup, kedamaian dan ketenangan) yang kesemuanya mendatangkan kebaikan yang bertambah-tambah.

Sebagian kita sering terjebak hidup sekedar ukuran materi. Yang penting uang banyak, istri cantik dan anak-anak cerdas. Boleh jadi Allah mengabulkan semua keinginan itu, namun belum tentu ia mendapatkan “keberkahan” menyertainya. Sementara banyak kejadian menunjukan keluarga yang hidup sederhana, anaknya banyak, pekerjaan orangtuanya bahkan tergolong rendahan, tetapi mereka senantiasa tak pernah mengeluh, ekonominya cukup dan tak merasa kekurangan, kehidupannya selalu dimudahkan Allah. Boleh jadi yang terakhir ini cerminan orang yang diberkahi Allah Subhanahu Wata’ala.*/bersambung Keluarga Inspirasi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:berkahKeluarga Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Sajak Tentang Koalisi yang (Hanya) Hampir Jadi”
Tulisan selanjutnya Ahad, Ulama dan Tokoh Islam Deklarasikan Aliansi Nasional Anti Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?