Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Qiyamul Lail Wanita Shaleh (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2015 16:55 4:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2015 16:49
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

DALAM urusan qiyamul lail, Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam berbagi kemuliaan kepada istri-istri dan putra-putranya. Kalau di dalam qiyamul lail tidak tersimpan hikmah yang sangat besar, Rasulullah tidak sampai demikian dalam menanamkan kedisiplinan terhadap amalan menghidupkan malam.

Ketika malam hening, udara di luar sangat menyengat tulang, Rasulullah bangun dari tidur. Seringkali ia membangunkan istrinya agar ikut mengamalkan amalan mulia ini. Istri-istri mereka yang patuh dengan senang hati mengikuti bimbingan beliau. Karenanya, setiap malam rumah Rasulullah selalu dihiasi dengan qiyamul lail. Setiap malam rumah mereka diselimuti kemuliaan.

Riwayat dari Ummu Salamah ra. menerangkan bahwa suatu malam Rasulullah bangun dan bersabda:
Maha suci Allah. Cobaan dan kesedihan apakah yang diturunkan oleh malam? Siapakah yang membangunkan para penghuni kamar. Sesungguhnya bisa jadi orang yang berpakaian di dunia, tetapi akan telanjang kelak di akhirat. (HR. Bukhari, Ahmad, dan at-Turmidzi).

Dalam hadist tersebut terdapat kalimat, ‘Siapakah yang membangunkan para penghuni kamar?’ Maksudnya ialah membangunkan istri-istri di malam hari ketika tidur pulas. Membangunkan tidak bisa dipahami membangunkan dari tidur saja, melainkan menyuruh agar berqiyamul lail. Jadi yang dimaksudkan ialah agar suami membangunkan istri-istrinya di malam hari untuk diajak bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah juga membimbing putri-putrinya terbiasa menghidupkan malam. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ra. bahwa Rasulullah pernah membangunkan Ali bin Abi Thalib ra. dan Fatimah pada suatu malam. Rasulullah bertanya kepada mereka, “Apakah kalian tidak mengerjakan shalat?” Ali menjawab dengan mengemukakan alasan, “Wahai Rasulullah, jika kami berada dalam kekuasaan Allah. Bila Dia menghendaki kami bangun, pasti kami dibangunkan.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Rasulullah berpaling ketika Ali mengucapkan demikian. Ia tidak berkata-kata, tetapi membelakangi menantunya itu sambil memukul-mukul pahanya. Rasulullah, jika hatinya tidak suka senantiasa memukul pahanya. Dia tidak bisa menerima alasan Ali yang dianggap malas melakukan amalan baik dengan cara menyandarkan kepada takdir. Rasulullah kemudian membaca ayat:

Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (Al Kahfi: 54).

Riwayat tersebut merupakan bukti bahwa Rasulullah sangat peduli terhadap keluarganya, terutama kepada putrinya, Fatimah, dan menantunya, Ali bin Abi Thalib untuk berqiyamul lail. Hal ini sesuai dengan pendapat Ibnu Battal ra., “Hadis tersebut menjelaskan tentang keutamaan shalat malam, dan keluarga atau kerabat yang tertidur dibangunkannya. ”

Al Qurtubi berkata, “Seandainya Rasulullah tidak mengetahui betapa besar keutamaan shalat pada malam hari, tak mungkin beliau mengganggu putri dan anak pamannya, ketika manusia sedang tidur pulas. Sikap Rasulullah yang demikian itu semata-mata karena memilihkan yang terbaik bagi keduanya (Fatimah dan Ali) untuk mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Kemuliaan yang disebabkan karena qiyamul lail akan memberikan ketenangan hati serta pahala yang luar biasa.”

Sesungguhnya sikap Rasulullah dalam mengajarkan dan membiasakan keluarganya dalam berqiyamul lail juga bertumpu pada firman Allah:

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. (Thaha: 132).

Kebiasaan qiyamul lail telah berurat berakar bagi orang-orang saleh di zaman dahulu. Para wanita muslimah dikenal rajin mengerjakan shalat malam. Karena wanita sebagai ibu rumah tangga harus bisa menghiasi rumahnya dengan keberkahan dari Allah melalui qiyamul lail.

Jadi jangan mengira qiyamul lail itu hanya didominasi kaum lelaki. Misalnya keterangan yang didapatkan dari Urwah bin Zubair ra, “Suatu ketika (malam hari) aku menemui Aisyah ra. Karena saat itu aku ingin masuk Islam. Aku melihat ia sedang mengerjakan dan membaca ayat “Famannallaahu alainaa wa waqaanaa adzaabas samuum (Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari adzab neraka.” (Ath Thur: 27).

Lanjut Urwah bin Zubair, “Aisyah mengulang-ulanginya sambil menangis. Aku menunggunya lama sekali. Ketika aku merasa telah lelah menunggu, aku pun meninggalkannya dan pergi ke pasar untuk belanja. Aku kembali menemui Aisyah dan ia masih tetap melakukan seperti itu, mengulang-ulang ayat tersebut dalam shalatnya sambil menangis.”*/Abu Fajar Al Qalami, dalam bukunya Misteri Qiyamul Lail dan Shalat Subuh. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Qiyamul Lailwanita shaleh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hai’ah Kibar Ulama Saudi Seru Umat Islam Bantu Muslimin Suriah yang Tertindas
Tulisan selanjutnya Qiyamul Lail Wanita Shaleh (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?