Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Islam Pangkal Selamat

Masykur Abu Jaulah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2017 07:35 7:35 am
Masykur Abu Jaulah
Dipublikasikan 20 Maret 2017 07:35
Bagikan
Bagikan

MAKNA agama Islam lebih dari sekadar fi’il (kata kerja) “aslama” yang berarti pasrah atau berserah diri, demikian kata Syed Muhammad Naquib al-Attas.

Adalah keliru jika ada yang menyatakan, percaya kepada Tuhan Yang Satu sudah dianggap sebagai bentuk agama yang benar (true religion) dan menjamin keselamatan manusia.

Disebutkan, Iblis atau setan sekalipun juga mengakui keesaan Allah, cuma tetap saja ia Kafir dan  bukan Muslim.

Dalam Islam, seruan tauhid menjadi inti dari ajaran agama. Tauhid bukan sekedar persoalan membaca dua kalimat syahadat saja. Atau asal manusia itu percaya kepada Tuhan dan mengakui-Nya sebagai Pencipta. Sebab tauhid yang benar dalam Islam adalah iman yang produktif.

Baca: Dengan Wahyu, Kekuasaan Islam Terbentang

Ia kokoh dalam jiwa, tegas dalam ucapan, santun dalam adab dan akhlak, serta menggerakkan untuk senantiasa beramal shaleh. Tak heran, hari ini perang pemikiran kian meluas menerpa umat Islam. Tak sedikit di antara mereka yang percaya bahwa semua agama itu sama di hadapan Tuhan.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Dengan dalih paham humanisme dan pluralisme, kebaikan itu lalu diukur menurut standar logika manusia. Sedang agama, bagi mereka tak lebih dari ritual yang bersifat simbolis.

Sebab semua agama itu sama-sama mengajarkan kepada kebaikan dan berbuat baik kepada sesama.

Al-Attas menegaskan, Islam adalah satu-satunya agama wahyu (revealed religion) yang diturunkan oleh Allah sejak masa Nabi Adam Alaihi as-salam (As).

Ia bukan dimaknai sekadar bahasa, yang berarti agama pasrah, tapi juga harus dipahami dengan makna istilah, yaitu memenuhi lima rangkaian rukun Islam dan enam perkara dalam rukun Iman secara mutlak, bukan dengan pemahaman parsial (juziyyah) apalagi dengan mengartikan Islam sesuka hati. Sebab Islam satu-satunya, agama keselamatan dunia dan akhirat.

Di sisi lain, karunia terbesar yang dimiliki seorang hamba adalah hidayah (petunjuk) dari Allah Subhanahu wa Ta’ala (Swt).

Baca: Perlukah Membela Agama Islam?

Dengan petunjuk tersebut seseorang bisa menggapai kebahagiaan dan keselamatan hidup di dunia dan akhirat.

Sebab apa yang Allah limpahkan tersebut adalah sebaik-baik agama  dan petunjuk. Ia adalah satu-satunya agama yang benar, sempurna, dan suci yaitu agama Islam.

Selain hidayah, ada begitu banyak karunia lainnya yang Allah berikan kepada manusia.

Mulai dari akal fikiran, kesehatan, jasad yang sempurna, hingga seisi jagat alam semesta ini.

Seluruh alam dan lingkungan diciptakan oleh Allah untuk memberi manfaat kepada manusia.

فَالِقُ الإِصْبَاحِ وَجَعَلَ اللَّيْلَ سَكَناً وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَاناً ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ النُّجُومَ لِتَهْتَدُواْ بِهَا فِي ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ قَدْ فَصَّلْنَا الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

“ Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.” [QS: Al-An’am: 96-97]

Tapi semua itu bisa kehilangan makna jika tidak dibarengi dengan keimanan kepada Allah.

Ibarat sebuah bangunan, meski terlihat megah dan memukau, tapi konstruksi bangunan amal atau ibadah itu menjadi rapuh sebab tidak dilandasi dengan pondasi yang kokoh.

Sebaliknya, dengan karunia hidayah, seorang manusia bisa berubah melejit menjadi mulia dan bermartabat di hadapan Allah dan makhluk lainnya.

Derajatnya ditinggikan dan hari-harinya diliputi kebahagiaan sebab yang ia jalankan adalah agama yang mengajarkan kesempurnaan serta kebaikan dunia dan akhirat.

Termasuk alam sekitar, ia menjadi bermanfaat dan terkelola dengan baik di tangan orang beriman. Tak heran karena seruan agama Islam berpusar kepada tauhid, amal shalih, akhlak, dan adab mulia.

Baca: Api Spirit Islam Kian Berkobar

Alhasil, jika ingin menjadikan Islam sebagai jalan keselamatan, maka yakinilah ia hanya bisa diraih dengan bekal hidayah dan amal shaleh.

ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوا وَّنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيّاً

 “Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.” [QS: Maryam:71]

Sebab Islam adalah agama wahyu (butuh petunjuk dari Allah) sekaligus harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia bukan sekadar kumpulan teori tanpa praktik atau lembaran mantra yang cukup dirapal dan dihafal begitu saja.*

Redaktur: Masykur Abu Jaulah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agama Islamhidayahislamkeselamatanselamattauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Brazil Ekspor Daging Busuk ke Berbagai Belahan Dunia
Tulisan selanjutnya Konsep Waqaf Harus Digalakkan agar Lembaga-lembaga Islam Makin Mandiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?