Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Jawaban “Saya Tidak Tahu” adalah Bagian dari Ilmu

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 9 Mei 2020 12:54 12:54 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 9 Mei 2020 12:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | DALAM Dalam konteks pendidikan, guru adalah yang dianggap memiliki banyak ilmu dan keahlian. Guru adalah filosofi dari “digugu dan ditiru” begitulah salah satu adagium terkenal di Jawa, yang memberikan pesan bahwa seorang guru begitu besar perannya dalam kancah pendidikan karena dianggap sebagai orang yang memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni serta menjadi contoh.

Namun sedalam dan seluas apapun pendidik dalam menguasai ilmu, tentulah memiliki batasan kemampuan. Apalagi yang hanya terfokus pada satu jurusan sementara ilmu adalah lautan yang tidak memiliki tepi, dan tidak akan menguasainya kecuali Dzat yang ilmunya yang menguasai segala sesuatu.

Patut direnungkan, Firman Allah:

وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

…Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (Al-Isra’ 85)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Berangkat dari kerangka berpikir di atas, maka bagi seorang pendidik tidak perlu malu dan takut jika pada saat tertentu kita ditanya oleh peserta didik namun tidak memiliki pengetahuan tentanganya sehingga mengatakan “Saya tidak tahu”. Hal ini tidaklah tercela bahkan inilah sikap baik dan terpuji berdasarkan argument-argumen di bawah ini.

Al-Mawardi, dalam Adab ad-Din wa ad-Dunya berkata, “Jika tidak ada jalan untuk menguasai seluruh ilmu, maka tidak ada cela untuk jahil pada sebagiannya, dan jika tidak ada cela dalam jahil pada sebagiannya, maka tidak boleh dihina untuk mengatakan “saya tidak tahu” pada apa yang tidak diketahuinya.”

Rasululullah ﷺ pernah mengatakan “Saya tidak tahu”  pada perkara yang tidak diketahuinya hingga wahyu datang memberikan hal tersebut kepada Beliau.

Dikisahkan dalam hadits yang panjang yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar bahwa seorang laki-laki datang bertanaya; wahai Rasulullah, bagian bumi mana yang paling baik? Beliau menjawab  “aku tidak tahu”. Dia bertanya lagi bagian bumi mana yang paling buruk? Beliau menjawab “Aku tidak tahu” laki-laki itu berkata: “tanyakanlah kepada Rabbmu”. Lalu Jibril datang kepada beliau maka beliau bertanya hal tadi Jibrilpun menjawab “Aku tidak tahu”  setelah Jibril minta pengetahuan dari Allah maka Allahpun memberitahukan bahwa ‘sebaik-baik bagian bumi adalah masjid dan seburuk-buruk bagian bumi adalah pasar.” (HR. Ahmad)

Dari kisah di atas betapa Nabi bahkan Malaikat telah memberika  teladan yang baik bahwa jika benar-benar tidak mengetahui jawaban dari sesuatu yang ditanya, mereka menjawab ‘saya tidak tahu’. Mereka tidak malu atau mencoba menjawab di luar dari pengetahuan karena jika itu yang dilakukan maka itu jatuh kepada penipuan dan dusta.

Ibnu Mas’ud mengatakan, “Sesungguhnya merupakan bagian dari ilmu jika kamu mengatakan; “Allahu A’lam” (Allah lebih mengetahui) pada apa yang tidak kamu ketahui.”

Ali bin Abi Thalib suatu ketika lantang berbicara di depan manusia seraya mengatakan ‘betapa ia menyejukkan hati’ lalu ada yang bertanya apakah itu? Ali berkata, kamu mengatakan “Allahu A’lam” pada sesuatu yang tidak kamu ketahui.

Ibnu Umar pernah ditanya sesuatu yang tidak diketahuinya maka dia menjawab “saya tidak tahu” dan beliau mengatakan kepada dirinya: sebagus-bagus yang di katakan Abdullah bin Umar (Ibnu Umar) ketika ditanya sesuatu yang tidak diketahuinya, maka dia mengatakan “aku tidak memiliki ilmunya”.

Seorang penyair berkata;

Jika engkau tidak tahu apa yang ditanyakan kepadamu

Dan kamu tidak memiliki ilmunya

Maka jangan berkata di dalamnya tanpa dasar ilmu

Karena salah adalah dosa bagi ahli ilmu

Katakanlah jika perkara itu jika tidak diketahui olehmu

Aku tidak memiliki ilmu tentang apa yang kamu tanya itu adalah setengah ilmu menurut ulama

Demikian juga senantiasa dikatakan para orang bijak

Beberapa nukilan di atas sudah cukup bagi kita mengambil teladan bahwa katakanlah sesuatu itu dengan saya tidak tahu atau Allahu A’lam jika kita tidak memiliki ilmu tentangnya. Bahkan sikap ini adalah bagian dari ilmu itu sendiri dan salah satu sikap kejujuran dalam pengetahuan. Tapi hal ini jangan sampai menjadi pembenaran untuk kita malas belajar, justru mendorong kita agar Zidna Ilman, tambahkanlah ilmu kepada kami.*/ Mohammad Ramli

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:guruilmutidak tahu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Perketat Permohonan Visa Jurnalis China
Tulisan selanjutnya Sinergi PosDai Jakarta – BMH Salurkan 700 Paket Buka Puasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?