Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Memandang Sama pada Penyapu Jalan dan Pejabat Tinggi (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Februari 2016 17:35 5:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Februari 2016 17:28
Bagikan
Ilustrasi orang kaya dan orang miskin.
Bagikan

SAYA pernah mengamati cara bergaul beberapa orang. Saya bergaul dengannya selama bertahun-tahun, tapi saya tidak ingat apakah pernah melihat senyum di bibir mereka. Bahkan saya tidak pernah melihat mereka tertawa saat mendengar atau melihat sesuatu yang lucu.

Mereka juga tidak pernah memberikan reaksi apapun kepada orang yang berbicara. Semula saya mengira bahwa itu bawaan lahir, dan mereka tidak bisa bersikap selain itu.

Belakangan saya terkejut melihat mereka di tempat-tempat tertentu dan dengan orang-orang tertentu. Ternyata mereka pandai tertawa dan ramah dengan orang-orang kaya dan punya pengaruh. Maka saya pun mengerti bahwa mereka melakukan hal itu untuk kepentingan tertentu.

Dengan begitu mereka akan kehilangan peluang untuk mendapatkan pahala yang besar. Sebab, orang mukmin dapat beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui akhlaknya dan keterampilan bergaulnya dengan semua orang. Bukan untuk mengejar jabatan atau uang. Juga bukan untuk mencari pujian orang. Dan juga bukan untuk mencari jodoh atau pinjaman uang. Melainkan agar Allah berkenan mencintainya dan membuatnya dicintai makhluk-Nya.

Memang benar. Orang yang menganggap kebaikan akhlak sebagai ibadah akan memperlakukan orang kaya, miskin, manajer, atau pembantu dengan keterampilan yang terbaik.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Kalau suatu ketika Anda bertemu dengan petugas kebersihan yang sedang menyapu di jalan dan ia mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Anda, dan di saat lain Anda menemui pejabat tinggi lalu ia mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Anda, apakah keramahan senyuman dan keceriaan Anda kepada mereka sama saja? Entahlah?

Di mata Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam, mereka berdua sama saja dalam hal keramahan, nasihat, dan kasih sayang. Siapa tahu orang yang Anda hina dan Anda remehkan itu sesungguhnya di mata Allah lebih baik daripada orang yang Anda hormati dan Anda sambut dengan hangat.

Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya salah satu orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari Kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya.” (At-Tirmidzi).

Beliau pernah bersabda kepada Al-Asyaj bin bin Abdul Qais, “Sesungguhnya pada dirimu ada dua hal yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya.”

Apa dua hal itu? Shalat malam dan puasakah?

Al-Asyaj gembira sekali mendengarnya dan bertanya: “Apa dua hal itu, ya Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Santun (tidak lekas marah) dan hati-hati (tidak suka tergesa-gesa).” (Ahmad dan Muslim).

Beliau pernah ditanya tentang kebajikan, lalu beliau menjawab: “Kebajikan adalah kebaikan akhlak.” (Muslim).

Beliau pernah ditanya tentang apa yang paling banyak menyebabkan orang masuk Surga, lalu beliau menjawab: “Bertakwa kepada Allah dan berakhlak baik.” (At-Tirmidzi)

Beliau bersabda: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya, yang mau merendahkan pundaknya. Yaitu orang-orang yang mau bersikap akrab dan mau diajak bersikap akrab. Dan tidak ada kebaikan pada diri orang yang tidak mau bersikap akrab dan tidak mau diajak bersikap akrab.” (At-Tirmidzi).

Beliau bersabda: “Tidak ada sesuatu yang lebih berat di dalam mizan (timbangan amal) dibanding kebaikan akhlak.” (Abu Daud). Dan beliau juga bersabda: “Sesungguhnya dengan kebaikan akhlaknya seseorang bisa mencapai derajat orang yang bangun (shalat) di malam hari dan puasa di siang hari.” (At-Tirmidzi). Orang yang baik akhlaknya pasti beruntung di dunia dan Akhirat.*/Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-Arifi, dari bukunya Nikmatilah Hidup Anda. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berakhlak baiksantun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selain Ilegal, Seminar LGBT Dibubarkan FPI karena Tak Direstui Masyarakat
Tulisan selanjutnya Memandang Sama pada Penyapu Jalan dan Pejabat Tinggi (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?