Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Memandang Sama pada Penyapu Jalan dan Pejabat Tinggi (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Februari 2016 17:34 5:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Februari 2016 17:34
Bagikan
Ilustrasi orang kaya dan orang miskin.
Bagikan

PERHATIKANLAH ketika Ummu Salamah r.a duduk bersama Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wassalam, lalu ia teringat akan Akhirat dan apa yang disiapkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di sana. Kemudian Ummu Salamah bertanya: “Ya Rasulullah, ada wanita yang punya dua suami (dua kali menikah) di dunia. Kemudian ia mati dan kedua suaminya pun mati. Dan ternyata mereka semua masuk Surga. Lalu untuk siapakah wanita itu?”

Apa jawaban beliau? Untuk orang yang paling panjang shalat malamnya? Atau, yang paling banyak puasanya? Atau, yang paling luas ilmunya? Ternyata sama sekali tidak.

Beliau menjawab: “Untuk orang yang paling baik akhlaknya.”

Ummu Salamah terkejut mendengarnya. Dan ketika beliau melihat keterkejutannya, beliau bersabda: “Hai Ummu Salamah, kebaikan akhlak bisa membawa kebaikan dunia dan kebaikan Akhirat.”

Memang benar. Kebaikan akhlak bisa membawa kebaikan dunia dan kebaikan Akhirat. Kebaikan dunia yang bisa diperolehnya adalah kecintaan manusia manusia kepadanya. Sedangkan kebaikan Akhirat adalah pahala besar yang diterimanya. Meskipun manusia memperbanyak amal shalih, sesungguhnya amal shalih itu bisa mencelakakan dirinya jika ia memiliki akhlak yang buruk.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Nabi pernah ditanya tentang wanita yang melaksanakan shalat, berpuasa, bersedekah dan berbuat baik. Tetapi ia suka menyakiti tetangganya dengan lidahnya (ucapannya, artinya ia berakhlak buruk). Lalu Nabi menjawab: “Dia di Neraka.”

Nabi adalah suri teladan yang baik dalam segala macam akhlak yang terpuji. Beliau adalah manusia yang paling dermawan, paling pemberani dan paling penyantun. Beliau lebih pemalu dari gadis pingitan. Beliau adalah orang yang bisa dipercaya dan jujur. Hal itu disaksikan oleh orang-orang kafir sebelum orang-orang mukmin. Dan disaksikan oleh orang-orang fasik sebelum orang-orang shalih.

Bahkan ketika Khadijah r.a melihat perubahan pada diri Nabi setelah beliau menerima wahyu yang pertama, ia berkata: “Demi Allah, Allah tidak akan mempermalukanmu. Engkau benar-benar suka menyambung tali persaudaraan (bersilaturrahim), membantu orang yang membutuhkan, memberi orang yang tidak punya, menjamu tamu, memberikan pertolongan pada waktu terjadi bencana alam, jujur dalam berbicara dan menunaikan amanah.”

Bahkan Allah memuji beliau dengan pujian yang akan kita baca sampai hari Kiamat. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (al-Qalam: 4).

Akhlak beliau adalah Al-Qur’an. Kalau beliau membaca firman Allah: “Dan berbuat baiklah, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (al-Baqarah: 195), maka beliau pun berbuat baik.

Ya. Beliau berbuat baik kepada orang tua, anak muda, orang kaya, orang miskin, orang terhormat, orang jelata, orang besar, dan orang kecil. Kalau beliau mendengar firman Allah: “Maka maafkanlah dan ampunilah,” maka beliau pun memaafkan dan mengampuni. Dan kalau beliau membaca firman Allah: ‘Dan ucapkanlah yang baik kepada manusia,” maka beliau pun berbicara dengan kata-kata yang paling baik.

Jadi, beliau adalah suri teladan kita dan manhaj beliau adalah manhaj kita, maka cermatilah kehidupan beliau. Bagaimana cara beliau bergaul dengan manusia. Bagaimana cara beliau menyikapi kesalahan mereka dan menerima perlakuan buruk mereka dengan tabah. Bagaimana beliau bersusah payah untuk kepentingan mereka dan teguh menjalankan dakwahnya.

Pada suatu hari beliau terlihat berusaha membantu kebutuhan orang miskin. Pada hari yang lain beliau menyelesaikan pertengkaran di antara sesama orang mukmin. Dan pada hari lainnya beliau mendakwahi orang-orang kafir. Begitu seterusnya hingga tua umurnya dan rapuh tulangnya. Dan ketika berbicara tentang hal ihwal Nabi, Aisyah r.a mengatakan: “Setelah tua beliau lebih banyak melaksanakan shalat (sunnah) sambil duduk. (Mengapa?). Setelah diremukkan oleh manusia.” Ya. Diremukkan oleh manusia.

Bila jiwa itu besar
Tubuh akan kelelahan, menuruti keinginannya.

Bahkan kepedulian beliau pada akhlak yang baik sampai pada tingkatan beliau memanjatkan doa:

“Ya Allah, sebagaimana Engkau telah mempercantik tubuhku, maka cantikkanlah akhlakku.” (Ahmad).

Dan beliau pernah berdoa:

“Ya Allah, tunjukilah aku kepada akhlak yang terbaik. Tidak ada yang bisa menunjukkan jalan menuju akhlak yang terbaik selain Engkau. Dan hindarkanlah aku dari akhlak yang buruk. Tidak ada yang bisa menghindarkan aku dari keburukan akhlak itu selain Engkau.” (Muslim).

Jadi, kita perlu meneladani akhlak beliau terhadap umat Islam, untuk memikat hati mereka dan mendakwahi mereka. Dan juga akhlak beliau terhadap orang-orang kafir (non-muslim) agar mereka mengetahui hakikat agama Islam. */Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-Arifi, dari bukunya Nikmatilah Hidup Anda.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berakhlak baiksantun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memandang Sama pada Penyapu Jalan dan Pejabat Tinggi (1)
Tulisan selanjutnya Bersatu Kita Teduh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?