Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

‘Sarapan’ Ulama Selepas Subuh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2016 16:27 4:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Mei 2016 16:27
Bagikan
Berdzikir selepas Subuh/ilustrasi.
Bagikan

WAKTU yang mengiringi shalat Subuh adalah waktu yang paling berkah. Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alahi Wasallam berusaha untuk meraih dan mengisinya dengan dzikir.

Selepas shalat Subuh, beliau duduk berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sampai matahari terbit, kemudian menutupnya dengan shalat dua rakaat. Beliau memberi kabar gembira kepada para sahabat bahwa bila mereka mau melakukannya, maka mereka akan mendapat pahala setara dengan pahala haji dan umrah, seratus persen sama.

Generasi salafush shalih pun menghasung untuk selalu menetapi sunnah Nabi ini. Ibnu Taimiyyah, sebagaimana diceritakan muridnya, Ibnul Qoyyim, menggunakan waktu penuh berkah ini untuk berdzikir kepada Allah dan berkata, “Inilah sarapanku. Seandainya aku tidak menyantapnya, niscaya hilanglah kekuatanku.”

Waktu tersebut adalah waktu yang kaya berkah yang dipenuhi dengan rezeki. Karenanya, kita mendapati para pekerja dan pelaku bisnis antusias memanfaatkan waktu ini.

Diriwayatkan dari Shokhr Al-Ghomidi bahwa Nabi berdoa,

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

“Ya Allah, berkahilah untuk umatku di waktu paginya.” (Diriwayatkan Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban dari Shokhr Al-Ghomidi).

Shokhr berkata, “Konon, apabila Nabi mendelegasikan pasukan kecil atau besar, maka beliau melakukannya di permulaan siang.”

Shrokhr adalah seorang pedagang. Apabila mengirim barang, maka ia melakukannya di permulaan siang sehingga ia mendapat untung besar dan hartanya melimpah ruah.

Ini tidak berarti orang yang tidur tidak diberi rezeki. Sebab, Allah berkenan memberi rezeki orang yang baik, fajir, mukmin, dan kafir. Tetapi, berkah itu laksana harta karun, yang hanya bisa diraih oleh orang-orang yang bangun di waktu ini.

Berkah yang diperoleh mereka berupa: berkah harta sehingga tidak akan kekurangan, berkah kesehatan sehingga tidak sakit, berkah tekad sehingga tidak mudah putus asa, berkah waktu sehingga tidak merasa sempit, berkah pikiran sehingga tidak menyimpang, dan berkah dalam seluruh nikmat Allah pada hamba-Nya.*/Dr. Kholid Abu Syadi, tertuang dalam bukunya Harta Karun Akhirat-Memburu Kekayaan Hakiki Setelah Mati.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dzikir pagidzikir Subuh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ali Al-Ammari Ingatkan Muslimin Soal Senjata Syiah
Tulisan selanjutnya Hamas Ancam Israel Pasca Serangan Udara ke Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?