Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Nasihat Salaf dalam Menjaga Waktu (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2016 10:48 10:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2016 10:48
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

PARA salafus saleh mengingkari orang-orang yang membuang-buang waktu dan memacu mereka untuk memanfaatkan umur mereka. Di antaranya adalah Syuraih Al-Qadli rahimahullah yang melewati sekelompok orang yang bermain-main, berbuat iseng, dan berbicara tanpa manfaat.

Dia bertanya kepada mereka, “Ada apa dengan kalian?” Mereka menjawab, “Kami sedang menikmati waktu luang.” (Yakni, kami memiliki waktu luang, maka kami menggunakannya untuk ngobrol dan bermain-main). Dia berkata, “Apakah orang yang mempunyai waktu luang diperintahkan begini?” (Yakni, apakah diperintahkan untuk main-main dan ngobrol?) Kemudian dia membaca firman Allah, “Apabila Anda telah selesai dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya Anda berharap.” (Alam Nasyrah: 7-8).

Arti dari kedua ayat ini: Apabila Anda memiliki waktu luang, maka bersungguh-sungguh dan berpayah-payahlah dalam ketaatan kepada Tuhanmu serta ikhlaskanlah amalmu hanya untuk-Nya. Alangkah mulianya pemahaman terhadap Kalamullah seperti ini. Begitulah Al-Qur’an, selalu mengiringi kita dalam segala segi kehidupan kita.

Abu Ja’far As-Samak mendatangi As-Sari As-Saqti rahimahullah. Dia melihat beberapa orang pemalas dan penganggur sedang berbincang-bincang dalam perkara yang tidak berguna bersama As-Sari. Abu Ja’far menolak duduk dan berkata, “Hai Sari, engkau telah menjadikan dirimu sebagai tumpangan bagi para pemalas.” Dia lalu pulang tanpa duduk dan membenci keberadaan mereka di sisi As-Sari.”

Begitulah orang-orang saleh sebelum kita. Kalau sekarang, orang yang menjaga waktunya menjadi sesuatu yang langka.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Ingatlah Perdana Menteri Ibnu Hubairah ketika dia menggambarkan keadaan kita dan sikap kita yang meremehkan waktu dengan ucapannya,

“Waktu adalah barang termahal yang harus engkau jaga dengan penuh perhatian
Dan saya melihat bahwa ia adalah barang termudah yang lenyap darimu.”

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Dunia hanyalah tiga hari; Kemarin yang telah berlalu; esok yang bisa jadi engkau tidak mendapatkannya; dan hari ini, yang inilah bagianmu. Maka berkaryalah.”

As-Sari bin Al-Mughallas rahimahullah berkata, “Apabila Anda bersedih karena hartamu yang berkurang maka menangislah lantaran umurmu pun berkurang.” Alangkah indahnya, apabila kita menjaga waktu kita seperti halnya kita menjaga harta kekayaan kita. */Abul Qa’qa’ Muhammad bin Shalih, dari bukunya 125 Kiat Salaf Menjaga Waktu Produktif.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:menjaga waktusalafus shalih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nasihat Salaf dalam Menjaga Waktu (2)
Tulisan selanjutnya Personel AL Amerika di Jepang Dilarang Menenggak Minuman Beralkohol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Kajian
30 Juni 2026 22:36
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Terbaru

  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?