oleh: Dr. Adian Husaini
Ya Allah, Ya Tuhanku,
Sore ini aku bersimpuh, mengadu pada-Mu
Detik-detik akhir belitan haus dan sesalku
Bulan mulia cepat sekali berlalu
Ya Allah, Tuhan Maha Kuasa,
Karuniakan aku syukur senantiasa
Meski aniaya diri tak kunjung jera
Selangkah saja menapak anak tangga bahagia
Mohon karuniai aku ya Allah, Ya Rabbi
Meski lalai di sana sini
Karuniai aku, sepercik zamzam penyuci hati
Bilas riya, ujub, angkuh, dengki, malas, dan lemah diri
Ya Allah, ya Rahman ya Rahim
45 kali sudah puasa di bulan istimewa
Kapankah raih derajat taqwa nan-mulia
Damai jiwa dalam bahaya
Ya Allah, firman-Mu kulantun hari demi hari
Jaga diri dan famili dari siksa api abadi
Karuniakanlah hikmah-Mu ‘tuk kami
Tak salah didik famili sendiri
Allahu, Rabbana, ampuni kami semua
Utusan-Mu ajarkan Islam, nama satu agama
Bukan Islam Arab, Islam China, atau Islam Nusantara
Ajari kami, beda orang di hutan dan orang hutan
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa
Dulu, utusan Nabi-Mu bersusah payah ke Nusantara
Tinggalkan kampung dan sanak keluarga
Sebarkan Tauhid, inti ajaran para ambiya
Ya Allah, kini ada yang kata, manusia sama derajatnya
Pemimpin mukmin dan kafir tiada beda
Nyembah tuyul atau Allah sama saja
Taat setan dikata demi kebebasan
Ya Allah, Ya Rahman, Ya Hayyu, Ya Qayyum
Kami bersyukur dan terus memohon ampun
Karuniakan kami jumpai-Mu dalam senyum
Walau karihal kaafiruun, walau karihal munafiqun
Ya Allah, sadarkan kami semua
Setan musuh yang nyata
Setan jin dan manusia
Pintar putar kata dusta
Tauhid disekat, pluralisme dipuja
Kesetaraan gender gusur Fiqhun-Nisa
Budaya gantikan agama
Mungkin tak paham, mungkin jumawa
Tafsir disingkir, diganti Hermeneutika
Itu Tafsir tekstual dan budaya, katanya
Gay dan Lesbi dipromosi terbuka
Demi Hak Asasi Manusia Durjana
Ya Allah, karuniakan kami hikmah tinggi
Agar adil dan beradab pada diri sendiri
Paham posisi sesuai petunjuk Nabi
Ikhlaskan diri berjuang hari demi hari
Ya Allah, limpahkan berkah dari langit dan bumi
Untuk diri, negeri dan pemimpin kami
Jauhkan keangkuhan dalam kebodohan diri sendiri
Ampuni kami, kedua orang tua kami, dan saudara-saudara kami
Rabbana, kini Fajar Idul Fithri menyapa
Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa
Fain-lam taghfir-lanaa wa-tarhamnaa,
la-nakuunanna minal-khaasiriin
Wa’fu’anna, waghfir-lanaa, warhamnaa, Anta Maulaanaa
Fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin…
Allahu akbar…
Allahu akbar
Allahu akbar
Walillaahil-hamdu
Depok, 1 Syawal 1436 H
Munajat Akhir Ramadhan 1436 H
