Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Catatan Akhir Pekan

Berharap pada Wapres KH Ma’ruf Amin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Juli 2021 16:53 4:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Juli 2021 16:53
Bagikan
internet seluruh indonesia MUI Wapres Ma'ruf Amin
Bagikan

Oleh: Dr. Adian Husaini  

Hidayatullah.com | PADA hari Ahad (18/7/2021) padi,  saya menerima undangan dari Sekretariat Wakil Presiden untuk hadir dalam acara Dialog Virtual Ormas-ormas Islam dengan Wapres Prof. KH Ma’ruf Amin.  Saya diundang sebagai Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII). Acaranya adalah dialog dan deklarasi kesepakatan bersama Ormas Islam dengan Wapres soal penanggulangan Covid-19.

Di rumah dinasnya, Wapres KH Ma’ruf Amin didampingi oleh Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas dan sejumlah pimpinan Ormas Islam, seperti Ketua Umum Rabithah Habib Zein bin Umar bin Smith, Ketua Umum Syarikat Islam Prof. Dr. Hamdan Zoelva, dan KH Dr. Cholil Nafis.

Puluhan pimpinan Ormas lainnya hadir secara virtual. Tampak diantaranya: Ketua Umum MUI KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqiel Siradj, Sekjen PBNU Dr. Ir. H. Helmi Faishal Zaini, Wakil Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Syafiq Mughni MA, Sekjen PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, Ketua Dewan Masjid Indonesia H. Jusuf Kalla, dan pimpinan Ormas Islam dari Persis, Hidayatullah, Wahdah Islamiyah, al-Washliyah, PUI, Mathlaul Anwar, al-Ittihadiyah, al-Irsyad al-Islamiyah, dan lain-lain.

Pada kesempatan itu, Wapres menjelaskan kaedah ushul fiqih untuk memahami situasi pandemi Covid-19 yang kondisinya sangat mengkhawatirkan. Maka, wapres mengajak seluruh pimpinan Ormas Islam agar bersama-sama pemerintah menekan penyebaran virus Corona. Khususnya, saat ibadah Idul Adha, baik shalat Id maupun penyembelihan hewan qurban.

Baca Juga

Hiruk Pikuk Urusan Pilpres, Jangan Lupakan 5 Adab Bernegara
Selamat, Prof. KH Hamid F Zarkasyi jadi Tokoh Perbukuan Islam
Catatan Akhir Pekan: Jangan Lupakan dan Jangan Hancurkan Peradaban Melayu yang Agung
Jatuh Bangunnya Peradaban
Beginilah Berpolitik yang Cerdas

Hasil pertemuan malam itu menyepakati naskah kesepakatan bersama yang dibacakan oleh Prof. Hamdan Zoelfa. Berikut ini, sebagian isinya:

“Para pimpinan MUI dan Ormas Islam bertekad dan berkomitmen bersama Pemerintah dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya secara bersama-sama oleh semua komponen bangsa tanpa terkecuali dengan disiplin melakukan ikhtiar terbaik (al-akhdzu bi al-asbab), dan mengharap pertolongan Allah ‘azza wajalla (‘inayatullah).

Penanggulangan Covid-19 adalah merupakan upaya untuk menjaga keselamatan jiwa (hifdzu an-nafsi) setiap masyarakat yang harus diutamakan dan didahulukan. Setiap daya dan upaya yang ada harus difokuskan untuk mewujudkan hal itu, termasuk pemberlakuan situasi dan kondisi darurat melalui PPKM, sampai dengan pandemi covid-19 dapat tertanggulangi dan terkendali.

Dalam menjalankan ibadah dan syi’ar agama, umat Islam agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Pelaksanaan ibadah dan syi’ar agama yang berpotensi menjadi mata rantai penularan covid-19, seperti terjadinya kerumunan, harus dihindarkan serta ditiadakan dan dilakukan dengan menggunakan rukhshah (cara lebih ringan) sebagaimana diajarkan oleh syariat Islam dan dilaksanakan di rumah masing-masing.”

*****

Itulah sejumlah isi pernyataan bersama Ormas Islam dengan Wapres KH Ma’ruf Amin. Dalam kesempatan dialog dengan Wapres tersebut, saya menyampaikan sejumlah usulan. Diantaranya, mohon agar aspek ibadah dimasukkan sebagai sektor esensial. Karena itu, masjid tetap sebaiknya dimaksimalkan fungsinya sebagai tempat ibadah dan sekaligus sebagai pusat pengendalian pandemi covid-19.

Sebab, masjid adalah tempat yang mustajabah. Tentu saja, penggunaan masjid sebagai tempat ibadah tetap menerapkan protokol kesehatan, sebagai ikhtiar manusiawi berdasarkan ilmu pengetahuan. DDII dan sejumlah Ormas Islam pun telah membuat surat edaran agar setiap masjid menyelenggarakan ibadah dengan tetap berpegang kepada syariat Islam, merujuk kepada fatwa MUI, dan musyawarah dengan pemerintah setempat serta tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam kebijakan PPKM Darurat (3-20 Juli 2021), disebutkan, bahwa kegiatan sektor esensial dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Sektor ini antara lain termasuk industri, pelayanan dasar, utilitas publik, objek vital nasional, dan juga tempat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat (pasar, toko, swalayan, supermarket, dan lain-lain) baik yang berdiri sendiri maupun di pusat perbelanjaan/mal.

Itulah yang dimasukkan dalam kategori sektor esensial. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “esensial” diartikan sebagai: “perlu sekali, mendasar, atau hakiki”. Dengan definisi ini, sepatutnya pemerintah juga memasukkan aspek ibadah ke dalam sektor esensial. Sebab, bagi umat Islam, ibadah itu termasuk ke dalam sektor esensial.

Pesan tersirat yang saya sampaikan kepada Wapres adalah agar kiranya dalam penetapan konsep-konsep dan kebijakan pembangunan, maka ulama perlu dilibatkan. Kualitas keilmuan Kyai Ma’ruf Amin tidaklah diragukan. Selama 10 tahun menjadi pengurus MUI Pusat (2000-2010) saya sudah mengenal Kyai Ma’ruf. Begitu juga saat beliau menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden di masa Prresiden Susilo Bambang Yudhoyono, setidaknya dua kali saya pernah diundang dalam diskusi di Wantimpres.

Sejak menjadi Wapres di masa Presiden Jokowi yang kedua, saya tidak pernah berkomunikasi dengan Kyai Ma’ruf Amin. Karena itu, kesempatan dialog itu saya manfaatkan untuk menyampaikan aspirasi, meskipun hanya sekelumit. Sebagaimana dicontohkan oleh Mohammad Natsir, dalam dakwah, selalu harus melihat peluang untuk menyampaikan kebenaran.

Saya mendengar, Kyai Ma’ruf Amin punya peran penting dalam pencabutan Perpres soal investasi minuman keras di Indonesia. Ketika itu, pada 2 Maret 2021, Presiden Joko Widodo mencabut lampiran Peraturan Presiden terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras (miras) yang tercantum dalam lampiran Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

“Setelah menerima masukan dari ulama-ulama, MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, ormas-ormas lain, tokoh-tokoh agama, juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah, bersama ini saya sampaikan saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Presiden.

Kabarnya, Kyai Ma’ruf Amin pun juga punya peran dalam perubahan isi PPKM tentang penutupan masjid. Menurut Kyai Cholil Nafis, masjid memang tidak boleh ditutup, tetapi tetap digunakan sebagai tempat ibadah, dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Karena itulah, sejumlah pimpinan Ormas Islam menyampaikan harapannya, agar dialog dengan Wapres RI dilakukan secara rutin. Penanggulangan pandemi Covid-19 sepatutnya dijadikan sebagai momentum untuk menggalang kebersamaan dalam rangka mengatasi berbagai persoalan bangsa.

Bagaimana pun kondisinya dan siapa pun penguasanya, Indonesia adalah negeri muslim terbesar yang harus kita perjuangkan agar menjadi negeri muslim terbaik, menjadi negara adil-makmur, di masa depan. InsyaAllah. (Depok, 10 Dzulhijjah 1442 H/20 Juli 2021).*

Pengasuh PP Attaqwa College, Depok, Jabar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan Da’wah Islamiyah Indonesiaormas IslamWapres Ma'ruf Amin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya buronan opm Polisi Akhirnya Menangkap Buronan Kelompok OPM
Tulisan selanjutnya Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Catatan Akhir Pekan

Peringatan Penting Ulama India

26 Desember 2022 14:45
Catatan Akhir Pekan

Teokrasi dan Demokrasi

17 Desember 2022 17:10
Catatan Akhir Pekan

Beginilah Terjadinya Liberalisasi Politik

5 Desember 2022 11:45
Catatan Akhir Pekan

Menjaga Pikiran di Era Kebohongan

26 November 2022 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?