Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Embun Hikmah

Ustadz Abdul Somad Sesat?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2018 06:35 6:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2018 06:35
Bagikan
Bagikan

Oleh: Abdullah Sholeh Hadrami

 

AKHIR-AKHIR ini ada sebagian saudara kita yang menuduh Ustadz Abdul Somad (UAS) hafidhahullah ‘tersesat’ karena meyakini aqidah Asy’ari, benarkah demikian?

Mari kita sedikit memikirkan dampak dari vonis diatas.

Aqidah Asy’ari adalah aqidah yang dianut mayoritas umat Islam di dunia dan bahkan para ulama ahli tafsir, ahli hadits, ahli fiqih, dan lainnya semenjak dahulu kala sampai saat ini banyak ulama yang meyakini aqidah Asy’ari.

Baca Juga

Ibrahim bin Adham Tanggalkan Baju Istana
Rahasia Di Balik Berkah Hujan
Ciri Ulama Akhirat Menurut Ihya’ Ulumuddin
Menyiapkan Bekal Perjalanan
Harga Mencari Bahagia Itu Mahal?

Konsekuensinya, jika kita menuduh Ustadz Abdul Somad hafidhahullah tersesat karena meyakini aqidah Asy’ari berarti kita juga menuduh semua ulama tersebut telah tersesat pula.

Imam Nawawi yang mensyarah Shahih Muslim, aqidahnya Asy’ari, berarti sesat. Ibnu Hajar yang mensyarah Shahih Bukhari, aqidahnya Asy’ari, berarti sesat.

Baca: Akibat Kurang Piknik

Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari pendiri NU, aqidahnya Asy’ari, berarti sesat!

Orang-orang NU dan Habaib, aqidahnya Asy’ari, berarti sesat. Silahkan diteruskan sendiri, berapa juta ulama yang akan kita tuduh sebagai tersesat karena beraqidah Asy’ari.

Kemudian kita berbicara ukhuwah?

Ukhuwah model apa yang hendak kita capai jika kita telah memvonis sesat saudara-saudara kita?  Mungkinkah terjadi ukhuwah jika seperti ini?

قال السفاريني الحنبلي في” لوامع الأنوار”:

أهل السنة والجماعة ثلاث فرق:

الأثرية وإمامهم أحمد بن حنبل،

والأشعرية وإمامهم أبو الحسن الأشعري،

والماتريدية وإمامهم أبو منصور الماتريدي،

وأما فرق الضلالة فكثيرة جداً . ا.هـ

Imam As-Safariniy Al-Hanbali rahimahullah (1114-1188 H) dalam “Lawami’ Al-Anwar” mengatakan:

“Ahlus Sunnah wal Jama’ah terdiri dari 3 golongan yaitu; Pertama,  Al-Atsariyah, Imam mereka adalah Ahmad ibn Hanbal. Kedua,  Al-Asy’ariyah, Imam mereka adalah Abul Hasan Al-Asy’ari. Ketiga, Al-Maturidiyah, Imam mereka adalah Abu Manshur Al-Maturidi.

Adapun golongan-golongan sesat maka jumlahnya banyak sekali”.

Baca: Asy’ari dan Identitas Muslim Nusantara

Jadi, menurut Imam As-Safariniy Al-Hanbali rahimahullah Ahlus Sunnah wal Jama’ah itu pengertiannya luas sekali, meliputi;  Al-Atsariyah (Imam mereka adalah Ahmad ibn Hanbal), mereka disebut juga dengan Ahlul Hadits, dan saat ini dikenal dengan Salafy.

Kedua,  Al-Asy’ariyah (Imam mereka adalah Abul Hasan Al-Asy’ari), saat ini diikuti oleh NU, Habaib dan yang sepemahaman dengan mereka.

Ketiga, Al-Maturidiyah (Imam mereka adalah Abu Manshur Al-Maturidi), saat ini diikuti oleh penganut Madzhab Hanafi.

Penjelasan yang disampaikan oleh Imam As-Safariniy Al-Hanbali rahimahullah ini sangat cocok dan tepat untuk diamalkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang pemahaman umat Islamnya sangat beragam demi menjaga ukhuwah, juga persatuan dan kesatuan NKRI.

Caranya bagaimana?

Caranya adalah dengan berusaha memahami dan menghargai sudut pandang yang lain supaya nyambung dan tidak terjadi salah faham atau gagal faham.

Cara seperti ini sudah kami praktekkan dan alhamdulillah menghasilkan dampak positif, juga mendapat respon yang baik dari semua kalangan dan tentu saja yang nomer satu adalah kami berharap ridha Allah Subhanahu Wata’ala.

Dalam berbagai kesempatan kami sering menganjurkan kepada umat agar membaca buku karya Ustadz Abdul Somad hafidhahullah yang berjudul “37 Masalah Populer” tujuannya adalah untuk membuka wawasan agar luas dan tidak sempit. Walaupun kita berbeda pendapat tapi kita mengetahui bahwa yang berbeda dengan kita itu juga mempunyai argumentasi dan hujjah yang sepatutnya kita berlapang dada dalam menyikapinya karena pada intinya kita adalah sama, Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

Kesimpulannya, kalau kita menuduh Ustadz Abdul Somad hafidhahullah tersesat karena meyakini aqidah Asy’ari berarti kita juga menuduh berjuta-juta ulama dan umat Islam semenjak dahulu kala sampai saat ini telah tersesat pula, dan tuduhan ini adalah luar biasa!

Ya Allah, bersihkan hati kami dari kebencian kepada sesama muslim apalagi kepada para ulama, aamiin ya Robb..

Saya Salafy dan Ustadz Abdul Somad hafidhahullah NU Asy’ariy, Kita Saling Cinta Karena Allah, Kita Semua Ahlus Sunnah Wal Jama’ah walau ada beberapa perbedaan sudut pandang diantara kita.

Saya (Abdullah Hadrami) kenal Ustadz Abdul Somad hafidhahullah semenjak sekitar tiga tahun lalu ketika saya diundang acara di beberapa tempat diantaranya Masjid Agung An-Nur Pekanbaru Riau, waktu itu beliau masih belum terkenal seperti sekarang ini.

Kisah cinta terpanjang itu adalah saling cinta karena Allah.

Baca: Shalahuddin Al Ayyubi dan Penyebaran Akidah Al Asy’ariyah

Dimulai dengan saling menasehati untuk menjadi lebih baik. Berlanjut dengan saling mendoakan dikala dekat dan jauh.

Puncaknya adalah bertemu di ‘Mimbar-Mimbar dari Cahaya’ di Surga sukses dengan meraih cinta Allah.

Allah berfirman dalam Hadits Qudsi: “Orang-orang yang saling cinta karena Aku, untuk mereka mimbar-mimbar dari cahaya..” [HR:  At-Tirmidzi dan beliau berkata: Hadits Hasan Shahih]

Ya Allah, masukkanlah kami kedalam golongan orang-orang yang saling cinta karenaMu, aamiin ya Mujibas Sa’ilin.

Mari kita waspada dan jangan sampai kita mau diadu domba. Semoga Allah menjaga dan melindungi NKRI dari siapa saja yang berniat merusaknya, aamiin. Semoga bermanfaat.*

 

Malang, Selasa 13 Jumadal Ula 1439 / 30 Januari 2018

Hamba Allah yang selalu berharap terjalinnya ukhuwah Islamiyyah

@AbdullahHadrami

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu Manshur Al-MaturidiAbul Hasan Al-Asy’ariAhlus Sunnah Wal Jama’ahAhmad ibnu HanbalakidahAsy’ariAtsariyahHasyim Asy’ariIbnu HajarImam NawawimaturidiNUSalafisesatShahih MuslimUASUkhuwahulamaUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Solah Berharap Kapolri Ralat Pernyataannya dan Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Gerhana Bulan, Hidayatullah Imbau Masjid Gelar Shalat Khusuf

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Embun Hikmah

Mengapa Terjadi Kesalahpahaman?

4 September 2021 06:45
Embun Hikmah

Antara Fitrah Iman dan Tabiat Kekafiran

28 Agustus 2021 10:38
Embun Hikmah

Kecurangan dalam Muamalah

25 Agustus 2021 17:19
Embun Hikmah

Engkau akan Bersama yang Kau Cintai

23 Agustus 2021 20:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?