Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

5 Sebab Melampaui Batas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Januari 2014 05:26 5:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Januari 2014 05:26
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

ADA lima hal yang cenderung menjadikan seseorang bersikap dan bertindak melampaui batas dalam agama. Kelimanya perlu kita waspadai. Sebab pertama yang umum terjadi adalah ‘ashabiyah (fanatisme) terhadap madzhabnya, sehingga sulit menerima kebenaran dari orang lain. Fanatisme terhadap madzhab bahkan dapat menggelincirkan seseorang sehingga membenci apa yang justru menjadi sikap “pendiri” madzhab. Saya sengaja berikan tanda kutip pada kata “pendiri” karena kerapkali madzhab itu bukan didirikan. Pendapat berkembang lalu jadi madzhab.

Sebab kedua adalah golongan, kelompok, organisasi & sejenisnya sehingga tiap-tiap berbangga dengan kelompoknya (كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ). Organisasi, kelompok, lembaga dan sejenisnya yang terwakili oleh kata hizb adakalanya didirikan atas dasar madzhab, kepentingan dan lainnya. Tetapi ‘ashabiyah terhadap kelompok bahkan dapat menjadikan seseorang menentang pendapat yang haq, meski itu sikap ‘alim madzhabnya. Sebabnya, pendapat tersebut menyelisihi apa yang menjadi sikap kelompok atau pemimpin kelompoknya pada saat ini. Kadang penolakan itu terjadi justru hanya karena pendapat ‘alim madzhabnya tersebut justru menjadi sikap dan keyakinan kelompok lain.

Sebab ketiga adalah ‘ashabiyah terhadap suku, bangsa, ras atau daerah. Setiap kebaikan dinisbahkan pada sukunya. Suku lain buruk. Buruknya seseorang atau sejumlah orang pada satu suku menjadi penguat untuk menggeneralisasi bahwa keburukan melekat pada suku itu. Ia lupa bahwa di sukunya sendiri juga ada penjahat, sebagaimana ada orang yang sangat baik di sukunya. Ia sulit bedakan kasus dan realitas.

Sebab keempat adalah hawa nafsu, kepentingan pribadi, kecenderungan personal yang sangat kuat. Ia cari dalil yang mencocoki meski tak cocok. Kecenderungan akan lebih buruk lagi jika ia senantiasa merasa dirinya baik dan jauh dari kesalahan. Ia tak berusaha perbaiki diri. Ini menyebabkan seseorang sulit membedakan antara ujian dan jeweran. Padahal keduanya sangat berbeda.

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

Sebab kelima adalah kebodohan. Sesungguhnya seorang ‘alim dalam satu bidang, sangat mungkin paling bodoh dalam bidang lain. Seorang pakar ekonomi tak serta merta memiliki otoritas bicara ekonomi syariah hanya karena belajar sedikit dalil atau kitab for android. Seorang pakar kedokteran sangat mungkin awam dalam soal-soal thaharah. Apalagi yang lebih pelik daripada itu. Bahkan orang yang belajar dalil agama pun tidak serta merta dapat melakukan istinbath dengan tepat sebab ia memang belum penuhi syarat.

Tentang relasi dalil dengan obyek dalil yang kerap menggelincirkan pada kesalahan, insya Allah kita bincang lain masa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Bawa Tiga Pesan ke Konferensi Suriah
Tulisan selanjutnya Rais Aam PBNU KH MA Sahal Mahfudh Berpulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?