Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Keluarga Sakinah

Berhumor dan Berlapang Dada dengan Istri (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2015 16:26 4:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2015 16:16
Bagikan
Senda gurau suami istri/ilustrasi.
Bagikan

SEORANG muslim tidak mengabaikan upaya pembebasan kebosanan atas rutinitas kehidupan bersama istrinya. Untuk itu ia menghiasi hari-hari kehidupan mereka dengan humor-humor lembut dan permainan-permainan kecil dari waktu ke waktu.

Dalam melakukannya, ia mesti mengikuti contoh keteladanan Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alahi Wasallam. Meskipun Nabi senantiasa sibuk dengan sebagian besar tugas membangun fondasi Islam, membangun umat Muslim, memimpin pasukan dalam jihad, dan sejumlah hal lainnya, beliau tidak pernah lalai menjaga diri menjadi seorang suami ideal bagi para istri beliau.

Nabi memperlakukan para istrinya sebaik mungkin, dengan selalu memberikan wajah tersenyum dan sesekali memberikan sentuhan humor lembut. Sebuah contoh diriwayatkan dari Aisyah r.a. yang mengatakan:

“Aku mendatangi Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam dengan beberapa harirah (makanan yang dibuat dengan tepung dan susu) untuk beliau, dan berkata kepada Saudah r.a. –karena Nabi duduk di antara aku dan ia– makanlah. Ia menolak, maka aku berkata, ‘Engkau makan atau aku akan memenuhi wajahmu (dengannya)!’

Ia tetap menolak, maka aku letakkan tanganku di harirah dan memulas wajahnya. Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam tertawa, mengambil beberapa harirah dan meletakkan di tangan Saudah, dan berkata kepadanya: Lakukan hal yang sama padanya! Dalam riwayat lain: Beliau menurunkan lututnya (berpindah dari tempat itu) sehingga ia dapat membalas kepadaku, kemudian ia mengambil beberapa dari nampan dan menaburi wajahku dengannya, dan Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam tertawa.”

Baca Juga

Zakat dari Harta Haram, Apa Hukumnya?
Kedudukan Hukum Adik Ipar
 Bijaksana Saat Menolak Lamaran
Suami Merahasiakan Gajinya, Menurut Islam
Mengembalikan Indahnya ‘Kamar Tidur’

Ini merupakan contoh toleransi dan tindakan mudah secara natural yang membuat seorang istri gembira melalui sebuah humor dan sikap berhati lapang.

Aisyah r.a. juga meriwayatkan bahwa suatu waktu ia dalam perjalanan bersama Nabi. Ia menantang beliau untuk berlomba lari dan menang. Selanjutnya, ketika ia bertambah berat (gemuk), ia berlomba lari kembali, namun pada waktu ini beliau menang, dan berkata kepadanya, “Ini balasan untuk yang itu.”

Nabi juga sering membuat istri tercintanya merasa gembira untuk menikmati beberapa jenis hiburan tak berdosa, yang akan membuat hatinya gembira. Aisyah r.a. meriwayatkan bahwa pada satu kesempatan:

“Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam sedang duduk, dan beliau mendengar suara beberapa orang dan anak-anak di luar. Ada sekelompok orang mengelilingi beberapa orang Abbasiah yang menari. Beliau berkata: ‘Hai Aisyah, kemarilah dan lihatlah!’ Aku meletakkan pipiku di bahu beliau dan melihat melalui celah. Kemudian beliau berkata: ‘Hai Aisyah, apakah kamu sudah puas, apakah kamu sudah puas?’ Aku berkata: ‘Belum’ hanya untuk mengetahui berapa besar arti diriku bagi beliau, dan aku melihat beliau mengubah tumpuan berat beliau dari satu kaki ke yang lain (yaitu beliau lelah, namun beliau tetap berdiri selama ia [Aisyah] ingin melihat tontonan tersebut).”

Dalam riwayat lain Aisyah berkata:

“Demi Allah, aku melihat Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam berdiri di pintu kamarku, ketika beberapa orang Abbasiah memainkan lembing di masjid. Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam menutupiku dengan jubah beliau, sehingga aku dapat melihat permainan lembing di belakang punggung beliau. Beliau tetap di sana karena diriku, sehingga aku merasa puas. Maka berikan perhatian kepada kebutuhan gadis mudamu akan hiburan.” (HR. Bukhari dan Muslim).* [Tulisan selanjutnya]

Dari buku It’s My Life karya Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berhumor dengan istriberlapang dada dengan istri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menggugat “Madzhab Kekuasaan’ dalam ‘Fikih Kebhinekaan’ Versi ‘Islam Nusantara’
Tulisan selanjutnya Berhumor dan Berlapang Dada dengan Istri (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Keluarga Sakinah

Batas Sederhana Berpakaian dan Berhias

17 Januari 2021 07:57
Keluarga Sakinah

Bijaksana Saat Menolak Lamaran

24 Oktober 2018 17:12
Keluarga Sakinah

Hilangnya Kecemburuan Pertanda Matinya Kejantanan

22 Maret 2018 17:04
Keluarga Sakinah

Begini Pandangan Islam terhadap Cemburu

15 Maret 2018 16:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?