KUASA Allah Ta’ala tidak semata terlihat pada keindahan alam dan kecantikan binatang-binatang. Tetapi juga ketangguhan hamba-hamba-Nya dalam mengais rizki. Istilah orang dahulu, panas hujan tak dipedulikan, asal jangan sampai keluarga kekurangan.
Ketangguhan itu tetap ada dan mungkin dekat dengan kehidupan kita. Seperti gambar-gambar yang dijepret hidayatullah.com di Jl Haji Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini, Selasa, 23 Rabiuts Tsani 1437 (02/02/2016), sekitar pukul 10.00 WIB.
Tampak seorang pedagang menembus lebatnya hujan dengan terus mengayuh sepeda untanya untuk menjajakan dagangannya.
Demikian pula seorang ibu paruh baya, berbekal payung merah, ia tetap melangkah menembus gerimis usai hujan lebat di bawah gelayut awan hitam.
Sementara itu, seorang pesepeda motor lengkap dengan jas hujannya, seolah tak peduli dengan hujan. Ia terus memacu kuda besinya untuk sampai ke tempat tujuan sesuai rencana.
Semoga Allah memudahkan segala urusan mereka yang tak menyerah dan tak mengeluh dengan takdir Tuhan, di antaranya takdir hujan. Terutama saat ini mulai memasuk musim penghujan.*