Kotoran dan genangan air pun dibersihkan. [Foto: Yahya]
Memang, panitia dan tim relawan kebersihan tampak sigap mengawasi dan membereskan sampah-sampah, sejak awal hingga berakhirnya aksi menuntut penista agama ditahan itu.
Relawan wanita menyapu sampah di pelataran Monas. [Foto: Rifa’i]Peserta aksi membawa sampah ke tempat pembuangan khusus. [Foto: Rifa’i]Buang sampah pada tempatnya. [Foto: Rifa’i]“Sedia jas sebelum hujan, buang sampah sebelum kotor.” [Foto: Rifa’i]Pantauan hidayatullah.comdi lokasi Aksi Super Damai 212 itu, saat acara sudah berakhir, lapangan Monas khususnya terlihat kinclong seperti sedia kala.
Hemm… Mana lagi sampah nih?! [Foto: Rifa’i]Mengumpulkan yang terkumpul. [Foto: Rifa’i]Wanita-wanita penjaga kebersihan. [Foto: Rifa’i]Sampah pun tak lagi jijik dipandang jika dibungkus dan ditata rapi. [Foto: Rifa’i]Halaman dan taman Monas tetap bersih dan kinclong. [Foto: Zainal]Foto-foto ini berbicara lebih banyak bahwa kebersihan adalah bagian dari aksi menuntut keadilan hukum atas kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu.* SKR, Rifa’i, Yahya, Zainal