Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Fahira Idris: Jakarta Harus jadi Kota Layak Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Maret 2014 16:59 4:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Maret 2014 16:59
Bagikan
Investasi Industri Miras
Fahira Idris saat Deklarasi #GeNAM.
Bagikan

Hidayatullah.com–Hingga saat ini belum ada kota/kabupaten di Indonesia yang menyandang status Kota Layak Anak (KLA). Semua kota/kabupaten di Indonesia statusnya semua masih menuju Kota Layak Anak. Menjadikan provinsi, kota/kabupaten layak anak bukan pekerjaan yang mudah, jika ada kemauan terutama hal ini bisa terwujud.

“Jika saya dipercaya masyarakat Jakarta menjadi anggota DPD, saya akan perjuangkan Jakarta menjadi kota layak anak atau KLA,” ujar Caleg DPD-RI Dapil Jakarta Fahira Idris saat memberikan orasi di depan 2.000-an relawan dan pendukungnya di Gelanggang Remaja Jakarta Utara Rabu (19/03/2014).

Para relawan dan pendukung Fahira Idris ini berasal dari enam Kecamatan dan 31 Kelurahan yang ada di Jakarta Utara.

Menurut Fahira,  Jakarta memang sudah punya Perda Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan, hanya tinggal bagaimana aksi dan inovasi dari Perda ini diaplikasikan sehingga Jakarta bisa menyandang Kota Layak Anak. “Saya punya target menjadikan Jakarta kota pertama yang menyandang itu (Kota Layak Anak). Memang aktor utama untuk merealiasikan ini adalah Pemerintah Provinsi DKI, tetapi DPD harus ‘rewel’ mendorong KLA di DKI Jakarta,” kata Caleg DPD nomor urut 11 yang juga seorang aktivis perempuan ini.

Kebijakan yang ingin diwujudkan Fahira adalah, anak-anak di Jakarta dilibatkan dalam setiap kebijakan (Perda atau regulasi lainnya) di kota ini.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Karena anak-anak punya hak menentukan wajah kota tempat mereka tinggal,” ujar Ketua Yayasan Anak Bangsa Berdaya dan Mandiri yang pernah dinobatkan sebagai The Most Favourite Inspiring Woman oleh salah satu media, dan pada 2013 ini terpilih sebagai salah satu Wanita Inspiratif & Informatif di Twitter versi Fimela.com.

Salah satu ciri kota layak anak adalah banyak terdapat ruang terbuka hijau untuk bermain anak-anak.

“Di Jakarta ini gudangnya perusahaan-perusahaan besar. Sudah saatnya program-program CSR mereka diarahkan untuk memperbanyak ruang terbuka hijau,” jelas Fahira Idris yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini.

Selain itu, yang juga sangat penting, kata Fahira di Jakarta harus ada aturan tegas yang melarang anak-anak membeli apalagi mengonsumsi rokok dan minuman keras.

“Lihat saja yang terjadi sekarang, anak-anak SMP, bahkan SD sudah bebas beli rokok, beli miras. Tidak ada aturan. Kondisi ini sudah terjadi puluhan tahun, dan kita sudang anggap  biasa. Jika kondisi seperti ini masih terjadi, sampai kapanpun, Jakarta tidak akan pernah menyandang kota layak anak,” ungkap putri pertama Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris yang juga Ketua Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM).

Selain punya program mewujudkan Jakarta sebagai KLA, Fahira juga bertekad menjadi Jakarta sebagai kota yang ramah terhadap perempuan. Berbagai program aksi Fahira untuk Jakarta ini disambut antusias oleh para relawan dan pendukungnya yang didominasi ibu-ibu rumah tangga.

Selain berorasi dan berdialog dengan para relawannya, Fahira Idris juga membagikan 100 buah buku karyanya “Say: No, Thanks “ yang berisi tentang bahaya miras dan ajakan menyelamatkan generasi muda dari bahaya miras. Buku-buku tersebut diberikan kepada para relawannya yang berhasil menjawab pertanyaan tentang apa saja program Fahira Idris jika terpilih menjadi anggota DPD.

Rapat umum dan dialog dengan masyarakat di Jakarta utara ini adalah putaran kedua dari kampanye Fahira Idris yang recana akan di gelar di berbagai wilayah yang ada di DKI Jakarta. Selanjutnya, Fahira Idris akan menggelar rapat umum dan dialog dengan masyarakat Jakarta Pusat (22 Maret 2014); rapat umum dan dialog dengan masyarakat Jakarta Barat (25 Maret 2014); rapat umum dan dialog dengan masyarakat Jakarta Selatan (28 Maret 2014); rapat umum dan dialog dengan masyarakat Kepulauan Seribu (1 April 2014); dan terakhir kampanye gabungan se Jakarta yang akan berlangsung di Jakarta Pusat, 3 April 2014.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekali Merangkuh Dayung…
Tulisan selanjutnya Zionis Mulai Laksanakan Galian Terbesar di Selatan al Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?