Hidayatullah.com – Pemerintah Inggris mengumumkan rencana untuk menghapus makanan tinggi gula dan makanan yang digoreng dari menu sekolah. Langkah itu diambil untuk mengatasi obesitas pada anak dan meningkatkan gizi.
Reformasi yang diumumkan oleh Departemen Pendidikan ini akan memperbarui standar makanan sekolah untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.
Sekolah akan diwajibkan untuk membatasi makanan tinggi lemak, garam, dan gula, meningkatkan porsi buah, sayuran, dan biji-bijian utuh, dan melarang sepenuhnya makanan yang digoreng.
Camilan manis juga akan diganti dengan pilihan yang lebih sehat untuk sebagian besar waktu dalam seminggu.
Menteri Pendidikan Bridget Phillipson menyebut langkah ini sebagai “perombakan makanan sekolah paling ambisius dalam satu generasi.”
“Setiap anak berhak mendapatkan makanan lezat dan bergizi di sekolah yang memberi mereka energi untuk berkonsentrasi, belajar, dan berkembang,” katanya.
Para pejabat mengatakan reformasi ini menanggapi kekhawatiran kesehatan yang meningkat, dengan satu dari tiga anak meninggalkan sekolah dasar dalam keadaan kelebihan berat badan atau obesitas, sementara konsumsi gula berlebihan terus menyebabkan tingginya angka kerusakan gigi.
Usulan tersebut juga mencakup perluasan klub sarapan gratis, yang diharapkan akan menguntungkan ribuan siswa dan mengurangi biaya bagi keluarga.
Menteri Kesehatan Sharon Hodgson mengatakan langkah-langkah tersebut akan membantu menekan angka obesitas yang meningkat, menambahkan bahwa pemerintah “bertekad untuk mengurangi epidemi obesitas anak.”
Sekolah juga akan diwajibkan untuk mempublikasikan menu dan menunjuk seorang kepala sekolah untuk mengawasi standar makanan, meningkatkan transparansi bagi orang tua.
Konsultasi publik selama sembilan minggu telah diluncurkan, dengan implementasi standar baru yang direncanakan mulai tahun 2027.*




