Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Anak Tukang Becak Juarai LKTI Sejarah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Juni 2014 07:27 7:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juni 2014 07:27
Bagikan
Ratna Aprilia, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratna Aprilia, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga yang telah mengharumkan nama almamaternya dengan menjuarai Kegiatan Lawatan Sejarah Nasional (KLSN) yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Ratna (16), demikian dia biasa disapa, sempat bercerita tentang kehidupan pribadi dan keluarganya.

Ratna terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Ayahnya yang bernama Aminudin hanyalah pekerja serabutan, mulai dari tukang becak, tukang kayu, membantu pengusaha sound system, dan lainnya. Sedangkan ibunya yang bernama Darsinah adalah penjual sayur.

Ratna anak pertama dari tiga bersaudara. Adiknya yang pertama (perempuan) baru menginjak kelas 3 MI, sedang adki kedua (laki-laki) baru berusia 3 tahun. Menurutnya, menjadi anak pertama merupakan tanggungjawab besar baginya untuk senantiasa memberikan contoh dan teladan bagi sang adik.

“Dengan segala keterbatasan ini, saya tetap semangat mencoba terus mengukir prestasi. Hari-hari yang saya lalui harus dijalani dengan prihatin dan legawa,” kata Ratna dikutip laman Kemenag,  Rabu (25/06/2014), mengingatkan pesan orangtuanya.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Duduk di kelas IPS MAN Purbalingga, Ratna mengaku awalnya merasa minder dengan teman-temannya. Ratna bersyukur karena teman-teman di XI IPS 1 ini mau menerima dirinya apa adanya. Keterampilannya menulsi diawali ketika diberi kesempatan oleh  gurunya, Ibu Susilowati, untuk mengikuti lomba menulis esai yang diadakan UNNES. Saat itu, Ratna belum berhasil dan itu justru membuat semangat belajarnya semakin kuat.

Kesempatan kedua datang ketika Ibu Susilowati kembali memanggilnya untuk mengikuti lawatan sejarah regional yang diadakan oleh BPNB Yogyakarta. Ratna pun menulis esai berjudul “Jangan Sampai Kebangkitan Nasional Berubah Menjadi Kebangkrutan Nasional”.  Tulisan ini dilambari keprihatinannya terhadap generasi bangsa masa kini.

“Alhamdulilah saya diberikan kesempatan presentasi dan maju ke tingkat Nasional sebagai wakil dari MAN Purbalingga, Kab. Purbalingga, dan Jawa Tengah,” kisahnya bangga.

Ratna pun mengupayakan hal terbaik yang bisa dilakukannya. Karya tulis berjudul “Bangsa Bersatu Karena Bahasa” itupun berhasil dia selesaikan, meski pada saat bersamaan harus menghadapi Ujian Kenaikan Kelas (UKK). Ratna pun berangkat ke Siak, Riau, diiringi doa keluarga, teman, dan guru di MAN Purbalingga.

“Yang membuat saya sangat terharu adalah ketika saya pergi lomba, tiap malam ibu saya menangis. Dan ini adalah hal yang sangat saya percaya sebagai modal utama, doa ibu,” tegas Ratna penuh haru.

Pretasi itu sudah diraih. Putri tukang becak ini berharap dapat terus berprestasi, utamanya menyelesaikan pendidikannya di MAN Purbalingga dengan hasil maksimal. Di lubuk hatinya yang terdalam, Ratna juga mengaku mempunyai harapan untuk melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri.

“Apakah mungkin saya dapat melanjutkan kuliah dengan keadaan ekonomi orangtua saya yang seperti ini?” tutur Ratna sembari mengusap kelopak matanya yang mulai berkaca.

“Saya percaya bahwa Allah lah yang menentukan. Saya akan terus berusaha dan berdoa. Di mana Allah menggariskan takdir untuk saya, disitulah saya akan berjalan. Karena saya tahu, bagi-Nya tak ada yang tak mungkin,” harapnya membangun optimism diri.

Selamat untuk Ratna. Semoga catatan kecil ini terbaca oleh mereka yang memang semestinya memberi perhatian lebih pada tunas-tunas bangsa berprestasi di negeri ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:sejarahsiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengaruh Islam Indonesia di Australia
Tulisan selanjutnya Satu Visi, Gay dan LGBT Surabaya Dukung Jokowi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga

Berita
17 September 2026 14:56
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga

Terbaru

  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
  • Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?