Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Tim CRI Resmi Luncurkan Yayasan Hidayah Nusantara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 April 2015 08:47 8:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2015 08:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tim Charity Right Indonesia (CRI) resmi meluncurkan Yayasan Hidayah Nusantara dalam sebuah acara Luncheon & Sharing Session “Taking Your Vision to Global Level” bersama Syeikh dr. Tawfique Chowdhury, di Ruang Prambanan, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, belum lama ini.

Yayasan Hidayah Amal Nusantara merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk dengan tujuan guna memberantas kemiskinan di Indonesia melalui pemberian makanan rutin kepada anak-anak fakir miskin melalui institusi pendidikan atau panti asuhan.

“Pemberian makanan tersebut rutin dilakukan 2 sampai 3 kali sehari, yaitu 5 hari seminggu untuk sekolah dan 7 hari seminggu untuk pesantren atau panti asuhan, sepanjang tahun,” demikian disampaikan Manager Nasional CRI Melita Rahmalia kepada hidayatullah.com usai acara.

Lebih lanjut Melita menyampaikan pemberian makanan ini berupa uang tunai yang diberikan kepada pengurus sekolah, panti asuhan dan pesantren, yang hanya boleh digunakan untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan nutrisi anak-anak yatim-piatu dan fakir miskin.

Untuk menentukan sekolah, panti asuhan dan pesantren yang akan menerima bantuan, imbuh Melita, tim CRI senantiasa melakukan survey langsung, meskipun harus melewati perjalanan yang sulit untuk ke pelosok Indonesia serta melakukan pendataan yang jelas.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Untuk memastikan bahwa semua orang yang menerima bantuan itu memang benar-benar di tempat yang paling membutuhkan,” ungkap Melita.

Sampai saat ini, kata Melita, CRI telah memberi makan sekitar 33.000 porsi makanan setiap bulannya kepada 532 anak-anak yang membutuhkan di Indonesia.

“3 lokasi telah menerima bantuan CRI secara rutin adalah sekolah khusus anak-anak pemulung di Bantargebang, Bekasi, Pesantren Manahil Al-Irfan di Lembata, Nusa Tenggara Timur, dan Panti Asuhan Nurul Huda di Banda Aceh,” ungkap Melita.

Melita mengungkapkan ada beberapa hal yang melatarbelakangi alasan CRI berfokus pada makanan. Menurutnya anak-anak yang kekurangan gizi akan sulit keluar dari garis kemiskinan jika mereka tetap berada dalam posisi kekurangan gizi.

“Kekurangan gizi tersebut mempunyai banyak implikasi seperti misalnya melemahnya daya tahan tubuh, potensi penghasilan dan kemampuan intelektual sang anak,” pungkas Melita.

Sementara itu, Marketing Manager CRI, Mohammad Ihsan Siswanto menceritakan kepada hadirin terkait keadaan kemiskinan pangan yang sangat memprihatinkan di Lembata, sebuah kawasan Nusa Tenggara Timur yang pernah dikunjunginya langsung.

“Di sana, makanan sangat sulit didapatkan. Anak-anak terkadang hanya makan nasi dicampur pisang,” paparnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak Kecil yang Sebabkan Abu Hanifah Shalat Sepanjang Malam
Tulisan selanjutnya mayat penculik taliban Hukuman Mati di Saudi: Antara Perlakuan TKW dan Keluarga Kerajaan [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?