Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Sering Dengar Ceramah Aa Gym, Pemuda Batak Ucapkan Syahadat di Markaz Dewan Dakwah Aceh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Maret 2017 17:32 5:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Maret 2017 17:32
Bagikan
Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA saat membimbing pensyahadatan terhadap Erick Marulam Parsaoran Siregar yang masuk Islam di Masjid Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (09/03/2017)
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pemuda Batak, Sumatera Utara (Sumut), Erick Marulam Parsaoran Siregar (28), hari Kamis (09/03/2017) mengucapkan dua kalimat syahadat karena sering mendengar ceramah Aa Gym.

Prosesi pengsyahadatan dilakukan di Masjid Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA.

Bertindak sebagai saksi Dosen UIN Ar-Raniry Dr Mizaj Iskandar LC MA, Kabid Dakwah dan SDM Dewan Dakwah Aceh Israr Hirdayadi LC MA dan tokoh masyarakat Mahruzal, SE.

Sebelumnya Erick Marulam Parsaoran Siregar beragama Kristen Protestan HKBP kemudian pindah ke Kristen Protestan Advent dan terakhir memeluk Islam sebagai agamanya. Dan usai pensyahadatan namanya diganti menjadi Erick Amrullah Siregar. Nama tersebut ditambakan oleh Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dalam tausyiahnya di hadapan undangan yang hadir.

“Inilah nama yang kami berikan, jika ada nama lain yang lebih bagus boleh di ganti lagi, yang penting nama tersebut bercirikan Islam,” kata Tgk Hasanuddin.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Baca: Ratusan Warga Suku Anak Dalam Jambi Masuk Islam

Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry ini menambahkan, sebagai seorang muallaf (orang yang baru masuk Islam) sudah seharusnyalah untuk mempelajari kembali ketentuan-ketentuan yang sudah digariskan dalam Islam. Diantaranya adalah persoalan aqidah, syariah dan akhlaq. Karena itu semua menjadi petunjuk kita dalam hidup dan kehidupan ini. Dan yang terpenting yang harus diketahui bahwa Islam merupakan agama yang rahmatallil’alamin.

“Dewan Dakwah Aceh siap membantu 24 jam saudara baru kita yang muallaf ini, untuk membimbing dan mengajari semua hal terkait dengan Keislaman. Silahkan saja menghubungi kami jika memang diperlukan. Dengan demikian kehidupan kita akan terarah dan Insha Allah akan bahagia di dunia dan akhirat serta akan masuk syurga,” ungkap Tgk Hasanuddin.

Diakhir taushiahnya Tgk Hasanuddin menyerahkan Al-Quran terjemahan dan santunan kepada Erick Amrullah Siregar. Hal serupa juga dilakukan oleh Perwakilan Rumah Amal Mesjid Jami’ Unsyiah yang menyerahkan bingkisan dan para undangan lainnya.

Ceramah Aa Gym

Dalam kesempatan tersebut Erick Amrullah Siregar juga diberi kesempatan untuk menyampaikan kisahnya. Ia menceritakan sejak kecil sudah beragama Kristen Protestan HKBP dan mempelajari agama tersebut dari sang nenek.

Baca: Ceramah Zakir Naik Buka Hati Mahasiswa Malaysia Hingga Memeluk Islam

Kemudian saat duduk di kelas 2 SMA ia pun berpindah ke agama Kristen Protestan Advent.

“Di saat pindah ke agama baru tersebut, dalam hati saya berkata “Tuhan, jika ada (agama) lain yang lebih baik, maka saya siap pindah lagi,” cerita Erick dengan suara yang sedikit gemetar.

Kemudian Pemuda yang tinggal di Blang Bintang, Aceh Besar yang sehari-hari bekerja di PT Aceh Distribusindo Raya sebagai distributor barang-barang rumah tangga ini melanjutkan kisahnya, pada 2006 tepatnya setelah tamat SMA, ia pun pindah ke Aceh untuk mencari pekerjaan.

Dalam perjalanannya, ia kerap mendengar ceramah-ceramah yang disampaikan oleh Pembina Yayasan Daarut Tauhid, Kiai Haji Abdullah Gymnastiar atau yang karib disapa Aa Gym.

Dan pada akhirnya iapun mengaku kagum dengan kelembutan dari ceramah-ceramah Aa Gym tersebut. Ditambah lagi dengan diskusi-diskusi yang ia lakukan di warung kopi bersama dengan temannya yang muslim selama di Aceh.

Sejak itu, bulatlah tekadnya untuk memeluk agama Islam sebagai agama terakhirnya. Apalagi dalam waktu dekat dirinya juga akan mempersunting gadis Aceh sebagi tambatan hatinya.

“Dan saya masuk Islam ini bukanlah semata-mata karena ingin menikah dengan gadis Islam, tetapi dikarenakan agama Islam ini sudah membekas di hati saya. Dan mudah-mudahan ini agama saya yang terakhir yang akan membimbing saya ke Syurga,” tegas Erick.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aa GymBatakCeramah Aa GymDewan Dakwahdua kalimat syahadatKristen Protestan AdventMarkaz Dewan Dakwah AcehMuallaforang yang baru masuk IslamPemuda BatakSumatera UtaraSumutsyahadat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shalat Bekal Rohani dan Sarana Pendidikan
Tulisan selanjutnya Densus 88 Diduga Suap Istri Siyono Rp 100 Juta, KPK Ditagih Usut Tuntas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?