Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Dr Ugi Suharto: Konsep Keuangan Islam Makin Diminati Barat

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2015 09:07 9:07 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Agustus 2015 09:06
Bagikan
Dr. Ugi Suharto, dalam acara “Orasi Ilmiah” di PP. Sidogiri Pasuruan, Rabu (12/08/2015)
Bagikan

Hidayatullah.com–Saat ini, sebagian orang Barat seperti fobi jika disebut Islam. Seperti istilah ‘Syariat Islam’ atau ‘Negara Islam’. Yang menarik, Barat sekarang ini tidak selalu takut dengan munculnya konsep-konsep Islam yang dipraktikkan. Contohnya Ekonomi Islam atau sistem keuangan Islam.

Demikian ditegaskan Dr. Ugi Suharto, dalam acara “Orasi Ilmiah” di PP. Sidogiri Pasuruan, Rabu (12/08/2015).

“Kata Islam ditakuti Barat, tapi jika disebut Islamic Economy atau Islamic Finance mereka tidak takut”,  ujar dosen Bahrain Institute of Islamic Banking and Finance ini.

Karena, jelas Ugi, konsep keuangan Islam sudah mulai banyak dipelajari umat Islam dan Barat. Bahkan banyak sarjana Barat yang tertarik mempraktikkan.

Konsep keuangan Islam diminati karena berdasarkan konsep yang kerugiannya minim.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Maka, ini merupakan wasilah dakwah kita kepada non-Muslim,” ujarnya.

Menurut Ugi, masa depan ekonomi Islam saat ini cukup bagus. Sementara dunia tidak pernah dengan istilah ‘ekonomi Kristen’.

“Dan kita lihat tidak pernah dengar ekonomi Kristen, ekonomi Budha. Tapi yang ada ekonomi Islam yang sudah diakui dunia,” tambah Ugi di hadapan 500 santri senior Pondok Pesantren (PP) Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur.

Ugi Suharto Sidogiri
Santri PP. Sidogiri Pasuruan, mendengarkan orasi Dr. Ugi Suharto

 

Pakar ekonomi Islam yang juga dikenal menguasai hadits ini mengaku, di Bahrain dan Negara-negara Timur Tengah, sistem ekonomi Islam dan Bank Islam kemajuannya sangat bagus sejak dikembangkan sekitar 40 tahun yang lalu.

“Bank Islam terbilang beum lama dikembangkan. Bank Islam pertama kali didirikan di Dubai UEA pada tahun 1975. Dibangun di atas fikih Muamalat,” terangnya.

Dalam orasi ilmiah ini, Ugi Suharto berharap pesantren Sidogiri bisa melahirkan pakar-pakar fikih muamalat untuk menopang konsep ekomoni Islam.

“Saya sarankan kepada adik-adik santri terus tekuni fikih muamalat. Terutama pelajari bahasa Inggris. Karena bahasa Inggris menjadi bahasa  dunia”, tutupnya.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dr Ugi Suhartoekonomiekonomi IslamEkonomi Syariahfikih muamalahislamkristenPP Sidogiri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dakwah Juga Perlu Analisis SWOT
Tulisan selanjutnya Komisi III Desak Kemenkumham Selidiki Keabsahan Visa Atlet Dari Isarel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?