Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Menag Bertemu Menteri Haji Saudi Bahas MoU Persiapan Haji 2016

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Maret 2016 12:04 12:04 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Maret 2016 12:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengadakan pertemuan dengan Menteri Urusan Haji Kerajaan Saudi Arabia Bandar Bin Muhammad Hajjar guna membahas dan merumuskan MoU persiapan pelaksanaan haji, Ahad (13/03/2016) kemarin.

Keputusan dari pertemuan ini akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Indonesia dalam menyusun Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini.

Kepada pihak Saudi, Menag Lukman menyampaikan sejumlah usulan peningkatan kualitas layanan haji tahun 1437 H atau 2016 M berdasarkan evaluasi penyelenggaraan haji tahun lalu. Usulan itu antara lain, peningkatan kualitas tenda di Arafah, penambahan pasokan listrik untuk fasilitas kesehatan, alat pendingin udara, penambahan lampu penerangan, serta mesin cadangan listrik.

Menag juga mengusulkan relokasi tujuh maktab dari semula di Mina Jadid dialihkan ke dalam wilayah Mina agar jamaah haji Indonesia dapat terkonsentrasi di satu wilayah. Supaya kapasitas maktab di Mina memadai, Menag menyarankan Pemerintah Saudi Arabia membangun tenda susun. Pada tahun lalu, tujuh dari dari 52 maktab jamaah haji Indonesia ditempatkan di Mina Jadid.

“Tempat Mabit di Muzdalifah juga kami harapkan dilengkapi dengan pelindung serta karpet sehingga jamaah haji terlindung dari panas dan hujan,” kata Menag Lukman di Jeddah seperti dikutip dalam siaran pers Humas Kemenag, Senin (14/03/2016).

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Usulan lain, tersedianya layanan darurat kesehatan pada rute perjalanan pulang-pergi ke Jamarat melalui terowongan Mu’aishim.

“Layanan ini untuk mengantisipasi adanya jamaah haji yang butuh pertolongan medis dalam perjalanan berangkat dari tenda di Mina menuju Jamarat dan sebaliknya,” terang Menag.

Dalam pembahasan MoU ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek. Mereka disertai sejumlah pejabat seperti Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Djamil, Sekjen Kemenkes Untung Suseno, Konjen RI di Jeddah Dharmakirty Syailendra Putra, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Kepala Pusat Kesehatan Haji Muchtaruddin Mansyur, dan Staf Teknis Haji pada KJRI Ahmad Dumyathi Bashori.

Adapun pihak Saudi Arabia diwakili Menteri Urusan Haji Bandar bin Muhammad Hajjar beserta deputi dari tiga kementerian lain. Di sela pertemuan, Bandar bin Muhammad Hajjar menyampaikan pujian terhadap jamaah haji Indonesia. “Mereka adalah jamaah terbaik dan taat aturan,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajiJamaratKemenagSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Kehakiman Mesir Dipecat Terkait Komentar Penjarakan Nabi
Tulisan selanjutnya layanan bpjs kesehatan YLKI Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Iuran BPJS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?