Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Syekh Raid Shalah: “Hanya Dua Pilihan, Hidup Mulia Atau Mati Syahid!”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2015 07:36 7:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Oktober 2015 08:00
Bagikan
"Syeikhul Aqsha", Syeikh Raid Salah
Bagikan

Hidayatullah.com--Kaum Muslimin di Baitul Maqdis (al-Quds)dan Tepi Barat bangkit melawan penjajah. Mereka bergerak sporadis tanpa komando dari organisasi Fatah, HAMAS, atau oOrganisasi keislaman lainnnya di Palestina.

“Intifada ini tidak direncakan oleh pihak tertentu. Rekyat Baitul Maqdis bangkit dengan sendirinya,” terang Ketua Gerakan Islam di wilayah 48, Syekh Raid Shalah kepada Al-Jazeera, Rabu (14/10/2015).

Menurutnya, sebab perlawanan rakyat Baitul Maqdis dengan segala macam bentuknya itu adalah penjajahan Zionis sendiri.

Berbagai kezoliman yang dilakukan Zionis terhadap rakyat Baitul Maqdis di Masjid Al-Qsha, di Rumah, di Jalan Raya, dan semua tempat. Siang dan malam. Juga dilakukan terhadap semua orang, desawa dan anak-anak, lelaki bahkan wanita, ujarnya.

“Dengan seluruh kejahatan itu, Zionis dengan bodoh nya hendak memaksa rakyat Baitul Maqdis meninggalkan negeri mereka. Oleh karenanya rakyat Baitul Maqdis sadar, mereka hanya punya dua pilihan sulit; Hidup mulia di negeri mereka yang diberkahi. Atau bangkit melawan dan mati sebagai syuhada!” katanya lagi.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Pria yang dijuluki “Syeikhul Aqsha” ini mengatakan akan terus melawan hinggal Masjidil Aqsha terbebas dari para penjajah. Tak peduli dirinya dipenjara atau mati dalam keadaan mulia

“Jikapun besok saya diseret ke penjara Zionis Israel. Saya katakan tanpa ragu, penjara hanya bayaran termurah yang dapat kami berikan untuk Kemerdekaan Al Quds dan Masjid Al-Aqsha yang diberkahi,” katanya melalui Video Call kepada Al Jazeera, Rabu (14/10/2015). [Baca: Syeikh Raid Shalah: “Dengan Nyawa dan Darah, Kami Merdekakan Al-Aqsha”]

Menurutnya, hal ini wajib dilakukan sebagai pertanggung jawaban di hadapan rakyat Palestina, bangsa Arab, dan umat Islam seluruhnya.

“Intifada ketiga ini mempunyai ciri khas dari Intifada sebelumnya. Pada Intifada kali ini, rakyat Baitul Maqdis sadar betul bahwa mereka berada pada arena pertempuran yang panjang. Gelora ini tidak akan padam. Makin keras perlawanan Zionis. Makin keras pula perlawanan rakyat Baitul Maqdis. Karena Zinois lah yang memulai semau ini sejak hari pertama mereka Menjajah Palestina!” Pungkasnya.*/M Rizqy U

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada Ke-3israelMasjid Al AqshaMasjidil AqshaMati SyahidpalestinaSyeikh Raid Shalah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MPU Aceh: Kasus Aceh Singkil Karena Kelalaian Pemerintah
Tulisan selanjutnya Inilah 60 Menit Reaksi dan Bahaya Mengkonsumsi Minuman Bersoda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?