Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Wanita di Teheran Tak Akan Lagi Ditangkap Jika Melanggar Aturan Berpakaian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Januari 2018 16:21 4:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Januari 2018 16:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para wanita di Teheran tidak akan lagi ditangkap jika mereka tidak memakai pakaian sesuai dengan hukum, kata kepala polisi kota tersebut Jenderal Hossein Rahimi seperti dikutip Middle East Eye, Jum’at (29/12/2017).

Jenderal Hossein Rahimi mengumumkan perubahan itu pada hari Kamis, sebagai sebuah langkah yang menandai melonggarnya peraturan yang diimplementasikan menyusul Revolusi Iran 1979.

“Mereka yang tidak mematuhi aturan berpakaian Islami tidak akan lagi dibawa ke pusat penahanan, juga tidak akan diajukan ke pengadilan,” katanya, menurut harian  Sharq.

Kantor berita semi-resmi Tasnim mengatakan pelanggar justru dibuat untuk menghadiri kelas pendidikan yang diberikan oleh polisi, sementara pelanggar yang mengulangi kesalahan masih bisa dikenai tindakan hukum.

Masih ada kemungkinan untuk ditangkap di luar ibu kota, dan kemungkinan besar akan ditahan karena melanggar unsur-unsur yang lebih konservatif di negara itu.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Baca: Wanita Iran di Stockholm Lepas Baju Menentang Hijab

Hukum di negara itu tentang pakaian memaksa para wanita menutupi rambut mereka di depan umum dan mengenakan pakaian panjang yang longgar. Pria juga diharapkan tidak memakai celana pendek atau tampil tanpa baju di depan umum.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, para wanita muda di Teheran telah terdorong melawan batas-batas yang diberlakukan oleh hukum, dengan sering mengenakan kerudung yang menunjukkan banyak rambut mereka.

Baca: Media Iran Perangi Wanita Penggagas Gerakan Melepas Jilbab

Rahimi mengatakan bahwa 100 pusat penasehat telah didirikan di ibukota dan  62.000 kasus telah diselesaikan sebelum para pelanggar pergi ke pengadilan dalam sembilan bulan terakhir.

“Selain mempromosikan keamanan, polisi juga akan mengambil tindakan sosial untuk mereformasi perilaku warga negara dan mengurangi pelanggaran dan kejahatan,” Rahimi menambahkan.

Langkah pimpinan kepolisian tersebut menandai pemenuhan agenda reformasi Presiden Hassan Rouhani, yang dipilih secara luas dalam pemilihan presiden pada tahun 2013 dan 2017.

Meskipun ada langkah nyata untuk liberalisasi, polisi di Teheran tahun lalu mengumumkan rencana untuk mengerahkan 7.000 petugas pria dan wanita yang bertugas di sebuah divisi petugas berpakaian sipil baru untuk memberlakukan aturan berpakaian.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aturan BerpakaianHassan RouhaniHossein RahimiiranjilbabkerudungliberalPakaianperempuanTeheranwanitawanita Iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Menuntut Perubahan, Pejabat Iran Salahkan Musuh
Tulisan selanjutnya Dunia Internasional Desak Iran Menghormati Hak Demokrasi Warganya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?