Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Bobol VPN, Amerika Serikat Mata-matai Aljazeera

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2018 17:50 5:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Agustus 2018 17:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Badan Keamanan Nasional (NSA), sebuah badan intelejen Amerika Serikat (AS) yang bertugas mengumpulkan data untuk mengumpulkan dan menganalisis komunikasi negara lain serta operasi kontra intelejen,  telah memasuki jaringan terenskripsi Aljazeera Media Network dan beberapa media lainnya pada 2006, berdasarkan sebuah laporan oleh media AS.

Sebuah dokumen yang diberikan kepada The Intercept oleh “whistle-blower” Edward Snowden menunjukkan bahwa NSA membobol Virtual Private Network (VPN) Aljazeera, jalur terenskripsi yang digunakan oleh mengamankan lalu lintas internet.

“Baru-baru ini, NSA telah mendekripsi sejumlah target yang menarik … yang dianggap oleh produk lini memiliki potensi tinggi sebagai sumber intelejen,” dokumen tersebut menyatakan, yang kemudian diikuti dengan daftar sejumlah target.

Termasuk dalam di daftar itu Aljazeera, Kementrian Dalam Negeri dan Pertahanan Iraq, provider internet pemerintah Iraq dan empat maskapai penerbangan dari Rusia, Paraguay dan Iran.

Jaringan yang berhasil dibobol ialah sebuah jaringan VPN, sebuah tunnel  atau terowongan digital yang semua lalu lintas internetnya dikirim untuk melindunginya dari mata-mata.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Menurut dokumen tersebut, semua VPN digunakan oleh sejumlah perusahaan dan institusi yang masuk dalam daftar semuanya didekripsi, meskipun rincian bagaimana hal itu dilakukan tidak dijelaskan.

Baca: Israel Dukung Penutupan Kantor Media Aljazeera

Data yang dikumpulkan setelah mendekripsi lalu lintas internet sedang “dievaluasi untuk konten intelejen.”

“Ratusan tautan VPN tambahan juga telah diidentifikasi dan sedang diselidiki,” tambahnya.

Dokumen-dokumen tersebut menyatakan bahwa pada titik itu, NSA telah berupaya membuka enkripsi VPN selama tiga tahun.

Pada tahun 2013, majalah mingguan berpengaruh Jerman Der Spiegel mempublikasikan sebuah artikel bersumber dokumen yang sama, menyatakan NSA sedang memata-matai Aljazeera, namun pihaknya tidak menjelaskan bahwa hal itu dilakukan dengan membobol VPN yang digunakan oleh Aljazeera.

Tidak diketahui apakah NSA melanjutkan operasi itu sejak 2006.

Serangan dan kritik

Baca: Jenderal Uni Emirat Arab Ingin TV Aljazeera Dibom

Dokumen itu bertanggal 23 Maret, 2006, di waktu Aljazeera berulangkali dikritik oleh Presiden AS saat itu George W Bush karena liputannya tentang perang Iraq dan perang di Afghanistan.

Dua tahun kemudian, pada 2004, Bush diduga mendiskusikan pemboman markas Aljazeera di Doha dengan Tony Blair, Perdana Menteri Inggris saat itu, menurut laporan-laporan media Inggris.

Pemerintah AS di Washington, DC telah menolak cerita itu.

Aljazeera telah berulangkali menjadi target oleh pemerintah AS, terutama beberapa pemboman kantornya.

Pada tahun 2001, sebuah bom dari pesawat angkatan udara AS menghantam biro Aljazeera di Kabul, Afghanistan, menghancurkan bangunannya, meskipun AS tahu persis koordinat kantor-kantor itu.

Kemudian, pada April 2006, bom AS lain menghantam biro Aljazeera di Baghdad, Iraq, membunuh jurnalis Tareq Ayyoub dan melukai satu orang lainnya. Pasukan AS di Iraq lagi-lagi mengetahui persis koordinat kantor itu. */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AljazeeraAmerika SerikatBadan Keamanan NasionalCIAmata-mataNSAVPN
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Pernah Pindahkan Cadangan Emas 220 Ton dari Bank Federal AS
Tulisan selanjutnya setengah juta yahudi 239 Pemukim Ilegal Yahudi Amerika Utara Tiba di ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?