Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
InternasionalNone

Ulama India Memohon Pengadilan atas Penghancuran Rumah-rumah Muslim secara Ilegal

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 April 2022 06:11 6:11 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 April 2022 06:30
Bagikan
Presiden Jamiat Ulama-e-Hind , Maulana Arsyad Madani
Bagikan

Hidayatullah.com—Ulama terkemuka India mengajukan petisi dan memohon pengadilan untuk intervensi secara mendesak penghancuran properti milik orang-orang Muslim yang membela diri di negara bagian yang diperintah oleh partai ekstremis sayap kanan BJP.

Jamiat Ulama-e-Hind (JUH), salah satu organisasi cendekiawan Islam terkemuka di India, mengajukan petisi di Mahkamah Agung mendesak lembaga hukum itu untuk mengeluarkan perintah kepada pemerintah federal dan negara bagian mengenai tindakan kekerasan yang mengorbankan properti milik Muslim.

“Jamiat Ulama-e-Hind telah mengajukan petisi di Mahkamah Agung terhadap politik bolduser berbahaya yang telah mulai menghancurkan minoritas, terutama Muslim dengan kedok pencegahan kejahatan di negara-negara yang diperintah BJP,” kata Maulana Syed Arshad Madani, Presiden Jamiat dalam sebuah pernyataan di akun twitternya @Arsyadmadani007.

Jamiat Ulama-e-Hind has filed a petition in the Supreme Court against the dangerous politics of bulldozers that have been started to destroy minorities especially Muslims under the guise of crime prevention in BJP ruled states. https://t.co/6Os0EnbA7A

— Arshad Madani (@ArshadMadani007) April 17, 2022

Tindakan membolduzer rumah dan tokoh milik Muslim dinilai serupa dengan ‘Israel’ untuk menghancurkan rumah keluarga Palestina yang dicurigai atau dihukum karena ‘terorisme’.  JUH menyebutkan pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, dan Gujarat – yang semuanya diperintah oleh Partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) – dalam petisinya.

A Minority Muslim woman begging for mercy from a Hindu majoritarian state and its bulldozer – No end to India’s hate story! pic.twitter.com/ZoN6tLOV54

— Ashok Swain (@ashoswai) April 20, 2022

Langkah JUH ini dilakukan setelah pemerintah negara bagian Madhya Pradesh telah terlibat melakukan penghancuran puluhan rumah dan toko milik Muslim di desa Khargone.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Sebagaimana telah banyak diberitakan, pihak berwenang di dua negara bagian membuldoser puluhan rumah dan toko milik Muslim pekan lalu. Korban dituduh ikut terlibat dalam kekerasan yang diprovokasi oleh ekstremis Hindu selama acara satu festival keagamaan mereka.

Menurut perwakilan hukum dari Mahkamah Agung, pembongkaran yang dilakukan pada Ahad sebelumnya adalah tindakan ilegal dan inkonstitusional. “Sebenarnya tidak ada undang-undang yang mengizinkan pembongkaran semacam ini. Orang ini [terdakwa] adalah tersangka pada saat ini. Polisi atau administrasi berperilaku seperti hakim, juri dan eksekutor dan menghukum orang tersebut,” kata    Pengacara Mahkamah Agung Vrinda Grover dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.

“Bahkan jika dengan asumsi bahwa seseorang telah melakukan beberapa kejahatan kerusuhan atau kejahatan lainnya, kepala menteri atau salah satu dari orang-orang dari pemerintahan tidak berhak untuk menghukum,” kata Majeed Memon, mantan anggota parlemen dan pengacara kriminal terkemuka, pada Al Jazeera.

Dalam sebuah perayaan tahunan Hindu yang disebut festival Ram Navmi di negara bagian Madhya Pradesh, pria Hindu yang mengenakan jubah safron dan membawa tongkat, pedang dan pistol, berbaris melewati lingkungan yang dihuni mayoritas Muslim. Mereka meneriakkan slogan-slogan provokatif yang mengancam genosida terhadap komunitas Muslim.

Kelompok ini juga memutar musik keras di luar Masjid dan menyerang rumah dan toko milik umat Islam. Para ekstremis ini tidak lupa melempari batu yang mendorong warga Muslim membela diri dan melakukan perlawan, akibatnya, mereka dituduh melakukan kekerasan dan berdampak pada rumah dan tokoh mereka dihancurkan.

Di tengah banyak kontroversi di dalam negeri, perdana menteri Inggris Boris Johnson memicu “kemarahan” lain di seluruh India, termasuk Amnesty India. Hanya beberapa jam setelah mendarat di India, Boris Johnson telah masuk dalam putaran kontroversi menyudutkan Muslim.

Hindutva fascists demolish Muslim homes in India using British JCB bulldozers.

Boris Johnson visits India and hops on a JCB bulldozer for a photoshoot. pic.twitter.com/G8QdvI6d4E

— Alex Gordon #JoinAUnion (@alexgordon4me) April 23, 2022

Johnson terlihat mengangkat alis setelah melompat di atas ekskavator. Dia sempat melambaikan tangan kepada media di pabrik raksasa konstruksi Inggris, JCB, selama kunjungannya.

Sejak itu PM Inggris ini dijuluki “tuli nada” di tengah protes atas penghancuran besar-besaran rumah Muslim di negara bagian itu dengan cara menggunakan buldoser perusahaan, lapor India Today.

Johnson tiba di India pada hari Kamis, selang sehari hari setelah pejabat Delhi memerintahkan buldoser JCB menghancurkan properti yang sebagian besar dimiliki oleh penduduk Muslim. Aksi Jonson itu tak urung menghasilkan kemarahan publik, yang mengecam waktu kunjungan pabrik JCB yang tidak menguntungkan bagi Johnson.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduJamiat Ulama-e-Hindpenghancuran rumah Muslimulama India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kelab malam Miliarder Nigeria Punya Seratus Rekening Bank untuk Mencuci Uang
Tulisan selanjutnya senjata as ukraina AS Kirim Senjata ke Ukraina, Rusia: ‘Menuangkan Minyak ke Dalam Api’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?