Hidayatullah.com– Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi para dokter dan tim medis Rumah Sakit (RS) Haji Jakarta yang telah berjibaku dalam menghadapi virus corona jenis baru (Covid-19).
Menag pun menyampaikn terima kasih kepada para dokter dan tim medis RS Haji Jakarta dalam bekerja tanpa batas, melayani masyarakat dan dalam penanggulangan Covid-19.
Selain mengapresiasi, Menag juga mengingatkan kepada pihak RS agar maksimal dalam melayani masyarakat terutama di bidang kesehatan.
“Jangan ada lagi cerita ‘dalam proses’ saat melayani masyarakat. Cerita ‘dalam proses’ adalah cerita masa lalu. Kata dalam proses itu bersayap,” ujar Menag dalam sambutannya saat menyerahkan secara simbolis salah satu gedung Asrama Haji Pondok Gede ke pihak RS Haji di Jakarta.
Baca: MUI: Jadikan Nilai-nilai Shalat Bekal Menanggulangi Covid-19
Gedung tersebut diserahkan untuk dijadikan ruang isolasi pasien suspect Covid-19. Selama ini, RS Haji di Pondok Gede, Jakarta Timur ternyata menggunakan ruang mushalla sebagai ruang isolasi pasien suspect Covid-19.
Dengan bantuan dari Kemenag tersebut, RS Haji dapat memanfaatkan gedung tersebut sebagai ruang isolasi.
Baca: RS Haji Pakai Mushalla untuk Isolasi Pasien Suspect Corona, Kini Dibantu Menag
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dalam penanggulangan Covid-19 dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Menag, Ahad (22/03/2020), seraya meminta agar bantuan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Menag di hari yang sama juga memotivasi tim medis RS UIN Syarif Hidayatullah di Ciputat. “Selamat bekerja. Kami doakan semua dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Sementara itu sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan bahwa sebanyak enam dokter meninggal diduga terkait Covid-19.
“IDI berduka cita yang amat dalam atas berpulangnya sejawat-sejawat anggota IDI sebagai korban Pandemi Covid-19,” disampaikan akun Instagram resmi IDI @ikatandokterindonesia kemarin pantauan hidayatullah.com pada Senin (23/03/2020).*