Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Jet Tempur China Jatuh, Merusak Properti dan Melukai Sejumlah Orang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juni 2022 06:38 6:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juni 2022 06:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah jet tempur angkatan udara China jatuh menimpa sejumlah dalam misi pelatihan di China bagian tengah, menewaskan satu orang di darat dan melukai dua lainnya, kata media pemerintah.

Dilansir Associated Press Jumat (10/6/2022), kemunculan laporan itu tidak biasa sebab China umumnya menyembunyikan kecelakaan-kecelakaan militer atau justru menekankan betapa heroiknya pilot dalam menghindari jatuhnya korban atau kerusakan parah saat kejadian.

Kanal televisi militer China CCTV melaporkan pesawat J-7 jatuh di dekat bandara di Xiangyang di provinsi Hubei pada Kamis pagi. Pilot berhasil melontarkan diri dengan selamat, tetapi beberapa bangunan rumah penduu rusak, kata laporan itu.

Pilot dan mereka yang terluka dibawa ke rumah sakit, dan penyebab kecelakaan itu sedang ditelusuri.

J-7 adalah pesawat model lawas, bermesin tunggal dengan asal-usulnya di Soviet MiG-21 yang berasal dari tahun 1950-an dan diproduksi selama hampir 50 tahun sampai produksi berakhir pada 2013. Meskipun demikian, masih banyak yang dipakai untuk melindungi wilayah udara China.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Pemerintah China juga menjual versi ekspornya, F-7, ke lebih dari selusin negara. Namun, banyak di antaranya telah mengandangkan pesawat tersebut.

Pemerintah Australia dan Kanada baru-baru ini mengeluhkan penerbangan sembrono oleh jet-jet tempur China yang mereka sebut membahayakan awak pesawat pengintai militernya.

Dalam pernyataan bertanggal 1 Juni, militer Kanada mengatakan pesawat China mencoba mengalihkan pesawat patroli jarak jauh Kanada dari jalur terbangnya, dan kru-nya bertindak cepat mengubah arah guna menghindari tabrakan di udara.

Australia mengatakan jet tempur China pada 26 Mei melakukan tindakan agresi berbahaya terhadap pesawat angkatan udara Australia yang sedang melakukan pengawasan udara di atas Laut Cina Selatan.

J-16 China berakselerasi dan memotong di depan pesawat Australia, melepaskan sekam dengan potongan-potongan kecil aluminium yang dirancang untuk membingungkan radar yang kemudian tersedot ke mesin pesawat Australia, kata Menteri Pertahanan Australia Richard Marles.

China membela tindakan pilot-pilotnya dan menyalahkan negara asing karena melakukan pengawasan ketat terhadap wilayahnya untuk menahan perkembangan militer China.

Penerbangan sipil China juga menjadi sorotan beberapa waktu lalu menyusul kejatuhan pesawat Boeing 737-800 yang dioperasikan China Eastern Airlines pada 21 Maret yang menewaskan semua 132 orang di dalamnya. Pihak Amerika Serikat yang terlibat dalam investigasi – karena pesawat dibuat di dan oleh perusahaan AS – mengaatakan bahwa penyelidikan awal mengindikasikan pesawat sengaja diarahkan menukik tajam hingga jatuh. Sementara pihak China sampai saat ini belum memberikan keterangan apapun berkaitan dengan penyelidikan kecelakaan itu.

Pada 12 Mei, sebuah penerbangan Tibet Airlines dengan 122 orang di dalamnya berangkat dari kota China di barat daya Chongqing ketika menyimpang dari landasan pacu dan terbakar. Tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa penumpang mengalami luka ringan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliachinaJ-7jet tempukanadaLaut China Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gangguan Pada Lutut Paus Fransiskus Tunda Kunjungan ke RD Kongo dan Sudan Selatan
Tulisan selanjutnya Tips Menghemat Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?