Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Kasasi Ditolak, Presiden Mursi Dihukum Seumur Hidup

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 September 2017 09:43 9:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 September 2017 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Mesir hari Sabtu telah membatalkan hukuman 15 tahun penjara kepada Prisiden Mohammad Mursi, dan menegaskan hukuman seumur hidup terhadap tokoh Ikhwanul Muslimin ini.

Pengadilan Kasasi Mesir membatalkan hukuman 15 tahun terhadap presiden terguling Mohamed Mursi, namun menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadapnya dalam kasus spionase Qatar, tulis media Mesir, Ahram, Sabtu 16 Sep 2017.

Pengadilan juga memastikan hukuman mati terhadap tiga orang yang dihukum dalam kasus yang sama.

Sebanyak enam terdakwa menerima hukuman mati dalam kasus spionase Qatar, namun hanya tiga yang bisa mengajukan banding karena sisanya masih dalam jumlah besar.

Putusan Pengadilan Kasasi bersifat final dan tidak bisa diajukan banding.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Baca: Hukuman Mati Mohammad Mursi Dibatalkan

Mursi menerima hukuman awal pada bulan Juni 2016 setelah dinyatakan dituduh membocorkan dokumen rahasia ke Qatar dengan bantuan sekretaris dan tokoh Ikhwanul Muslimin.

Dr Muhammad Mursi diketahui terpilih secara demokratis sebagai Presiden Mesir pada 2011 setelah pecahnya revolusi di Jazirah Arab yang dikenal dengan nama Arab Spring. Pria berusia 68 tahun itu dikudeta oleh Jenderal Abdul Fattah al Sisi yang saat ini menggantikan Mursi sebagai presiden.

Sejak digulingkan dan ditangkap pada tahun 2013, pemerintahan Baru Mesir hasil kudeta menjerat Mursi  dengan sejumlah tuduhan. Al Sisi juga gencar menekan para pendukungnya. Otoritas Mesir menggelar pengadilan massal terhadap ribuan pendukung Ikhwanul Muslimin. Hasilnya, ratusan anggota IM dijatuhi hukuman penjara hingga puluhan tahun, sementara beberapa di antaranya mendapat ancaman pembunuhan.

Baca: Kesehatan Mursi dan Peran Inggris

Kelompok HAM menuduh Al-Sisi menekan mereka yang berbeda pendapat dan menyangkal tuduhan pemerintah.

“Kami diculik dan disiksa untuk menekan kita mengakui kebohongan,” kata terdakwa Amin al Serafy yang juga sekretaris Mursi.

Hubungan antara Qatar dan Mesir menjadi dingin sejak Abdul Fattah al Sisi menggulingkan Mursi Juli 2013 lalu.

Dalam sebuah media,  Philip Luther, mewakiki Amnesty Internasional untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, kebrutalan rezim al Sisi melebihi kebrutalan rezim Husni Mubarak.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunhukuman matiIkhwanul MusliminJenderal al SisiKasasiMuhammad Mursipengadilan MesirPresiden Mursivonis Seumur Hidup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Persatuan, Jika Tak Ingin Dijadikan “Hidangan”
Tulisan selanjutnya Terpengaruh oleh Iklan, Para Remaja Menjadi Perokok Pemula

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?