Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Inspirasi Ramadhan

Nik Aziz Nikmat: Komunis Punya Pemerintah, kenapa Islam Tidak?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2012 05:36
Bagikan
Nik Abdul Aziz, mengingatkan pentingnya pemerintah Islam di muka dunia
Bagikan

RAMADHAN telah berlalu. Bagi mereka yang hatinya rindu akan kelebihan bulan yang diberikan Allah Subhanahu Wata’ala untuk setiap hambanya yang beribadah sepanjang Ramadhan yang sarat maghfirah itu, pasti tak bisa menahan rasa sedih dan pilu.

Berpisah dengan Ramadhan ibarat seperti melepaskan pergi bunda yang tersayang pulang ke rahmatullah, karena belum pasti, apakah terus diberikan Allah kesempatan untuk bertemu lagi dengan Ramadhan mendatang. Sesungguhnya tanggal tutup usia itu menjadi rahasia Allah dan tidak ada mengetahuinya kapan ajal tiba.

Setelah menjalani ibadah puasa, shalat sunnah tarawih dan qiyammullail sepanjang Ramadhan, tibalah 1 Syawal, yaitu hari raya Idul Fitri. Hari kemenangan melawan hawa nafsu dan dibolehkan pada hari itu makan minum pada siang hari yang bertentangan selama sebulan Ramadhan.

Pada pagi Idul Fitri, masjid dipenuhi jamaah untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan imam atau khatib sebelum mengerjakan shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat.

Berbeda dengan Indonesia, di Malaysia shalat sunnah Idul Fitri tak dilakukan di lapangan seperti lapangan sepakbola dan sebagainya, ibadah hanya terkonsentrasi di masjid dan surau. Maka tempat-tempat ibadah seperti itu dipenuhi dengan jamaah yang berpakaian serba baru dari kalangan kaum muslimin, muslimat dan anak.

Baca Juga

Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana
Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran
Kisah Jenaka Bulan Puasa 5 : Cara Unik Membangunkan Warga untuk Sahur
Teladan Keteguhan Imam Ahmad dan Kasman Singodimedjo pada Bulan Ramadhan

Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat memimpin shalat sunnah Idul Fitri seperti sering dilakukan setiapa kali 1 Syawal, yaitu di masjid yang kembar dengan rumah beliau di Kampung Pulau Melaka, kurang lebih 12 kilometer dari Banda Aceh.

Ribuan warga lokal bahkan diantaranya datang dari jauh semata-mata untuk ikut shalat bersama serta mendengarkan khutbah yang disampaikan Tuan Guru.

Inti khutbah Tuan Guru kemarin, ia mengingatkan setiap umat Islam, agar tetap konsisten dan jangan sekali-kali terpengaruh dengan ‘permainan’ Barat yang mengatakan ‘agama lain, politik lain’. Kedua harus berjalan seiring.

“Agama lain, politik lain adalah ajaran dari Inggris, Prancis, Italia, Belanda dan sebagainya yang pernah menjajah negara umat Islam, sehingga ada di antara umat Islam dari rakyat bawah, pelajar, guru, bahkan tuan-tuan guru pondok pesantren (kiai) pun terpengaruh dengan ajaran sesat itu. Kemudian diterapkan menjadi sistem politik di negara Muslim termasuk di negara kita yang tercinta ini, ” ujar Tuan Guru.

Pria yang juga Mursyidul Am PAS selanjutnya berkata; “kalau komunis ada pemerintah, demokrasi ada pemerintah, maka kenapa ‘Islam’ tidak bisa punya pemerintahan. Padahal Islam itu paling tinggi, datangnya dari Allah Subhanahu Wata’ala yang menciptakan langit, bumi, manusia, hewan dan segala isinya.

Justru dalam hal ‘urusan agama’ dan ‘politik’ haruslah sejalan. Setiap umat Islam di mana saja mereka berada harus mengikuti jalan yang pernah dilalui Nabi-Nabi dan Rasul termasuk dalam urusan rumah tangga, pemerintahan negara, perang dan lain-lain.

“Pemerintah yang berbasis kepada assobiyah (nasionalisme, red) tak membawa apa-apa makna kepada umat Islam bahkan tak menyumbang apa-apa kepada perkembangan agama tauhid itu, sebaliknya ada individu assobiyah ekstrem dari kalangan kita berani mengatakan; untuk apa kita mengikuti Nabi Muhamad, beliau orang Arab, sedang kita orang Melayu. Maka perlulah kita menemukan nabi Melayu,” ujar Tuan Guru dengan nada sinis.

Akhirnya, Tuan Guru Nik Abdul Aziz, mengingatkan sekali lagi bahwa, pemerintah Islam lebih penting didirikan di muka dunia ini untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan khilafah Utsmaniyah Turki pada abad lalu.*/Rossem, Malaysia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Turunkan Laskar Bantu Korban Kebakaran di Jakarta
Tulisan selanjutnya Tersinggung, Masyarakat Pondok Bambu Bubarkan Wawancara Live Rieke

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Seribu Dirham Ramadhan dan Ujian Keikhlasan

8 Maret 2026 17:00
5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Inspirasi Ramadhan

5 Tips Mendidik Anak agar Mencintai bulan Ramadhan

25 Maret 2022 06:00
Sejarah perang di bulan ramadhan
Inspirasi Ramadhan

9 Perang Kaum Muslimin di Bulan Ramadhan

16 April 2021 07:00
Takjil Sehat Kacang Hijau Almond
Inspirasi Ramadhan

5 Resep Takjil Sehat Untuk Berbuka Puasa

14 April 2021 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?