Hidayatullah.com | Patut disyukuri bersama, hingga detik ini Allah masih berikan kita umur panjang bisa berjumpa kembali di bulan yang penuh berkah —bulan Ramadhan.
Sebagaimana firman Allah:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS: Al-Baqarah: 185)
Ramadhan bukan hanya bulan yang penuh berkah, tapi juga bulan di mana diturunkannya al-Quran, dihapuskan setiap dosa, pintu-pintu langit akan dibuka selebar-lebanya, setan-setan akan dibelenggu, dan bulan setiap amalan akan dilipatgandakan, juga bulan yang lebih baik dari seribu bulan.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Dari satu shalat ke shalat yang lima waktu, jumat ke jumat selanjutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya, adalah penghapus dosa diantara keduanya selama ia menjauhi dosa besar.” (HR. Shohih Muslim)
Namun, sudah kah kita tau apa saja amalan-amalan yang ada pada bulan ini? Yuk, kita simak!
Pertama, shalat tarawih (qiyamullail). Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa menunaikan qiyamullail di bulan Ramadhan karena iman dan berhaap pahala dari Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Bukhari, 1/16, Muslim, 759, Abu Dawud, 1371, Turmdzi, 808)
Kedua, berpuasa. Allah SWT. Telah menegaskan dalam al-Quran:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS: Al-Baqarah: 183)
Dalam sebuah hadis juga diriwayatkan: “Berpuasalah kamu sekalian niscaya kamu semua sehat.” (HR. Al-Haitsami dalam al-Majma’, 2/179, al-Kahhal dalam al-Ahkam al-Nabawiyah, 2/92)
Ketiga, memberi makan orang yang berpuasa. Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala yang sama dengan orang yang puasa itu tanpa berkurang sedikitpun pahala orang yang puasa tersebut.” (HR. Turmudzi, 807, dan ia mengatakan, ‘hasan shahih,’ Ahma, 5/192).
Keempat, berbuka dengan beberapa butir kurma basah. Apabila tidak ada, maka dengan kurma kering dan jika tidak ada, maka dengan meneguk beberapa teguk air. Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian berpuasa, maka hendaklah ia berbuka dengan kurma. Jika tidak mendapat kurma, maka hendaklah dengan air, karna air itu sangat suci.” (HR. Turmudzi, 6969, dan ia mengatakan, “hasan-gharib,” Abu Dawud, 2356).
Kelima, menyegerakan berbuka dan mengahirkan sahur. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ “Makan dan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat berkah.” (HR. Bukhari, 1623, Muslim, 1095).
Dan beliau juga bersabda, “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari, 1957, Muslim, 1098, Turmudzi, 699).
Keenam, tilawah al-Quran. Dalam sebuah hadis shahih yang dikeluarkan oleh Imam Turmudzi, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa membaca satu huruf dari kitabullah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tak mengatakan ‘Aliflaammiim’ satu huruf, akan tetapi ‘Alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf, dan ‘Miim’ satu huruf.”
Nah, itulah sedikit dari amalan-amalan di bulan Ramadhan yang bisa kita lakukan. Mari ajak kerabat, sanak-saudara, teman, dan keluarga kita untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan.
Semoga, kita dapat mengamalkan amalan-amalan di atas walau hanya satu amalan, sebab sebaik amalan adalah yang sedikit namun istikomah. Syukur-syukur, bisa mengamalkan keseluruhan hingga kita keluar dari bulan Ramadhan dengan meraih kemenangan. Fastabilulkhairat!*/Jundi R, mahasiswa Al Azhar, Mesir