Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Ramadhan di Malaysia Lebih Terasa

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 Agustus 2011 20:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah pekerja profesional asal Indonesia di Malaysia menyatakan bahwa suasana Ramadhan di Negeri Jiran itu jauh lebih terasa karena adanya aturan yang menghukum siapa pun yang tidak menghormati orang berpuasa.

“Secara umum, tidak terlalu jauh berbeda dengan di Indonesia, namun di Malaysia saya nyaris tidak menemukan warung makan yang buka saat siang hari selama Ramadhan,” kata salah seorang warga asal Lampung yang sedang menjalankan ibadah puasa di Malaysia, Evi (35), di Kuala Lumpur, Senin (8/8).

Evi, yang kesehariannya bekerja sebagai staf di Wisma Provinsi Lampung itu, menceritakan pengalamannya selama lima hari menjalankan ibadah puasa di Malaysia.

“Saat hari libur warga Malaysia rata-rata malas keluar dan lebih memilih menjalankan ibadah puasa mereka di rumah, jadi jalanan terasa sangat lengang,” kata perempuan yang tiba di Kuala Lumpur pada Sabtu (6/8) itu.

Menurut dia, suasana Ramadhan di Malaysia secara umum tidak berbeda jauh dengan di Indonesia.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Dari pengamatan, ada beberapa persamaan yang dapat ditemukan di Malaysia dan Indonesia, di antaranya adalah menjamurnya penjual ta`jil (makanan ringan untuk berbuka puasa) di beberapa lokasi tertentu sepanjang Ramadhan.

Selain itu, suasana jalanan di sekitar masjid di Malaysia saat memasuki Tarawih akan dipadati kendaraan, sehingga kemacetan tidak terhindarkan.

Sedangkan, perbedaan mencolok adalah aturan ketat bagi warga untuk menghormati orang yang menjalankan ibadah puasa, dengan tidak makan dan minum di tempat umum.

Seorang warga lokal yang berprofesi sebagai supir taksi di Malaysia, Anuar (40), menceritakan, sanksi bagi warga yang melanggar aturan tersebut sangat berat.

“Jangan sekali-kali makan dan minum di tempat umum selama Ramadhan di Malaysia, Anda bisa ditangkap polisi,” kata dia.

Dia menceritakan, hukuman bagi orang yang melanggar aturan tersebut adalah denda sebesar RM1.800 atau apabila dinilai dengan mata uang rupiah adalah sekitar Rp5,4 juta.

Selain itu, hukuman lain bagi pelanggar aturan tersebut, menurut Anwar, adalah diarak keliling kota dengan mobil jenazah, entah dia bercanda atau serius.*

Keterangan foto: Iklan menghormati Ramadhan di televisi Malaysia.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Acara Ramadhan di Televisi Tak Mencerahkan
Tulisan selanjutnya Abu Tholut Akui Membeli Senjata untuk Hobi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?