Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Ramadhan Saat Tepat Bersedekah

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2011 09:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muallaf asal Inggris pendiri majalah Islam wanita Emel Sarah Joseph menyebutkan bahwa Ramadhan adalah saatnya yang tepat untuk bersedekah karena selain mendapat pahala yang berlimpah juga membersihkan harta dan dosa .

Sarah Joseph menegaskan hal itu pada acara acara penggalang dana yang dilakukan yayasan sosial “Chariot for Children” yang digagas Nizma Agustjik untuk membantu anak anak korban konflik di Aceh dan Ambon yang digelar di ruang pertemuan KBRI London, akhir pekan lalu.

Nizma Agustjik kepada Antara London, Senin menyebutkan bahwa dalam acara yang bertajuk “An Iftar for the orphans” , buka puasa bersama, tidak kurang hadir sekitar 150 undangan yang bekerja di berbagai kantor di London seperti akuntan, manajer keuangan, busnisman, pengacara dan dokter.

Sarah Joseph, yang mendapat gelar OBE pada 2004 untuk perannya dalam dialog Antar Agama dan mengkampanyekan Hak-hak Wanita di Inggris menyampaikan dengan bersedekah bagi anak yang kurang beruntung selain si anak akan mendapatkan pendidikan dan pahalanya akan terus mengalir berkesinambungan.

Sarah Joseph yang merupakan juga seorang orator atau publik speaker handal itu menyampaikan keprihatinannya akan kondisi terakhir didunia baik oleh musibah, kelaparan dan perang yang melahirkan anak-anak yatim.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

“Apakah kita akan diam saja,” tanyanya dan menambahkan bahwa kenapa kita tidak berbuat sesuatu, bergerak cepat untuk membantu sebisanya.

Sarah menyampaikan betapa pentingnya peran anak yatim. Sarah mengutip hadits Nabi mengatakan,” Mereka yang mengurus anak yatim baik saudaranya langsung atau bukan ia akan bersama aku di surga” sambil meng-isyaratkan dua jarinya menunjukan begitu dekatnya surga hanya karena membantu anak yatim.

Sarah meyakinkan bahwa dengan bersedekah harta tidak akan habis, bahkan bertambah dan berkembang hingga menjadi 700 kali.

Sarah masuk dalam barisan 500 Tokoh Muslim yang sangat berpengaruh yang diakui George Town University Washington USA.

Sementara itu Nizma Agustjik mengatakan acara buka bersama diselenggarkan dalam rangka perkenalan dan silatuhrahim dan menggalang dana bagi anak anak yatim dan dhuafa di Indonesia yang diselenggarkan Chariots For Children, sebuah yayasan dibidang sosial yang banyak membantu anak anak korban konflik dan musibah.

Dalam acara buka puasa yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Hafid Adam asal Maroko, diikuti dengan presentasi yang disampaikan Nizma yang merupakan pendiri Chariot For Children (CFC).

Nizma Agustjik menyampaikan sejarah dan latar belakang tentang yayasan sosial yang diresmikan oleh “Charity Commision” pada 2008, sebuah badan pemerintah yang khusus mengurus yayasan sosial dan bantuan kemanusiaan di Kerajaan Inggris.

Menurut Nizma, CFC relatif muda masih membutuhkan dukungan keuangan untuk meneruskan proyeknya Yayasan Rumah Anak bernama “Gampong Aneuk Sholeh” atau “Darrussolichin” atau `”The Children Friendly Village” yang dibangun pasca tsunami pada tahun 2007.

Kompleks diatas tanah seluas 8000 M2 di Lhoong Aceh, saat ini memiliki anak asuh 40.

Nizma menjelaskan paska Tsunami begitu banyak Panti yang muncul tercatat sekitar 600-an, untuk itu CFC mengubah panti yang dibangun menjadi “Pesantren Modern” atau Islamic Boarding School di mana dua kurikulum digabung yakni kurikulum nasional dan pesantren.

Tujuannya untuk membentuk jiwa agar anak-anak percaya diri, disiplin dan cerdas serta bermanfaat bagi komunitas diman ia berada. Selain bahasa Indonesia juga diajarkan dua bahasa asing yang dipraktekkan sebagai bahasa harian yaitu bahas Arab dan Inggris.

Nizma mengundang partisipasi hadirin untuk memberikan donasi berupa pendidikan bagi anak-anak yang rata-rata korban Tsunami dan konflik di Aceh dan Ambon.

“Pendidikan adalah hadiah yang terbaik yang bisa kami berikan,” tambahnya.

Diakhir presentasinya Nizma juga mengundang hadirin untuk bertamasya ke Indonesia sambil bekerja sebagai relawan untuk melihat kehidupan anak-anak sambil mengajar bahasa Inggris atau hal lain yang bermanfaat untuk anak-anak dan para guru.

Acara penggalangan dana dilakukan oleh Ahmad yang mengimbau hadirin untuk dapat membantu menyelesaikan gedung atau ruang makan dan dapur yang membutuhkan dana sekitar £10.000 atau penggalian sumur air minum.

Selain itu CFC juga berharap undangan dapat membantu sponsorship dan santunan bulanan sebesar £25 per bulan per anak.

Acara buka puasa juga dihadiri masyarakat Indonesia di London, merasa haru dan bahkan menitikan air mata bagaimana pedulinya masyarakat Inggris terhadap anak-anak yatim Indonesia dan tidak segan-segan untuk memberikan sadaqah dan zakatnya bagi anak-anak rentan yang ingin mendapatkan pendidikan bagi masa depan mereka.

Acara diakhiri dengan pertunjukan Pencak Silat yang diperagakan anak muda sangat menarik hadirin dan diikuti dengan buka puasa dengan menu makanan khas Indonesia berupa sate ayam, rendang, mie goreng, telor balado dan dilengkapi dengan salad segar, puding dan diakhiri dengan Shalat berjamaah.

Para undangan yang membayar 15 pound menikmati acara Ifthar dan merasa terkesan karena bagi mereka merupakan sesuatu yang baru diundang ke gedung kedutaan dengan makanan Indonesia yang lezat serta sambutan yang ramah dari tuan rumah dan para panitia.

Mereka datang dari berbagai latar belakang dan bangsa seperti Inggris, India, Pakistan, Bangladesh dan Maroko, Mesir, Turki.

Sebagai imbalannya mereka tak segan-segan menulis cek dan formulir sebagai dukungan atas kegiatan tersebut, demikian Nizma Agustjik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qadhafi Masih Berada di Tripoli
Tulisan selanjutnya Sinergi BPRS, BK3S dan Program Wakaf Al-Qur’an Sejuta Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?