Hidayatullah.com–Tujuh buah perahu berjalan beriringan menyelusuri sungai Bluru menuju muara (pantai) Sidoarjo, tepatnya di sebuah dusun bernama Pucu’an, desa Gebang kecamatan Sidoarjo kota (sekitar 20 km pusat dari semburan lumpur Lapindo). Meski termasuk dalam wilayah kecamatan kota Sidoarjo akan tapi dusun Pucu’an ini terbilang terpencil.
Akses menuju ke dusun Pucu’an ‘yang normal dan lancar’ adalah melalui sungai dengan waktu tempuh atara 1-1,5 jam. Jalan darat dapat dilalui dengan sepeda motor hanya bisa kalau tidak hujan. Pengendara harus berkendara ekstra hati-hati karena harus melalui pematang dan jalan setapak di antara tambak-tambak.
Hari Ahad (21/08/2011) Dusun yang dihuni 54 KK tersebut sontak menjadi ramai. Puluhan orang dari Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Bakti Makmur Indah, Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial(BK3S) serta rombongan dan dari Program Wakaf Sejuta Al-Qur’an hadir dalam acara kerjasama penyaluran CSR (Coorporate Sosial Responsibility) dan menyerakan Al-Qur’an Wakaf serta perlengkapan shalat.
Pada kesempatan itu diserahkan sebanyak 175 paket sembako masing-masing senilai Rp.75.000, 60 buah Al-Qur’an Wakaf, 60 buah mukena, buku-buku bacaan islami dan alat tulis, serta uang senilai Rp.11.350.000,-
Dalam sambutannya, Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial(BK3S) Jawa Timur, Dr.H Tjuk Kasturi Sukiadi yang sekaligus Komisaris Utama PT.Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah(BPRS) Bakti Makmur, menjelaskan sangat bersyukur dilibatkan dalam program santunan social kepada masyarakat dusun Pucu’an.
“Saya dari kecil tinggal di Sidoarjo, tapi baru sekarang mengetahui ternyata ada tempat seperti ini di Sidoarjo ini,” tuturnya.
Dr Tjuk Sukiadi yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial(DNIKS) menyatakan bersyukur bertemu anak-anak muda yang mau berbuat dan berkorban.
”Saya bersyukur dipertemukan dengan anak-anak muda yang memiliki semangat untuk berbuat dan berkorban. Semoga kegiatan seperti bisa diteruskan dengan kita saling kerjasama seperti ini,” paparnya.
Sementara itu mewakili Program Wakaf Sejuta Al-Qur’an, Mohammad Ali, dalam sambutannya, mengemukakan betapa pentingnya menjalin kerjasama antar institusi baik pemerintah maupun swasta, dengan masyarakat dalam mengatasi persoalan-persoalan yang ada.
“Semoga kerja sama seperti ini—antara BPRS Bakti Makur Indah dan BK3S– bisa dilanjutkan di masa-masa mendatang dan semoga al-Qur’an yang sudah diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga kita semua menjadi insan yang terbimbing dalam hidup,”katanya.
Sementara itu perwakilan penyaluran Program Wakaf Al-Qur’an Sidoarjo-Pasuruan, Misdawi M.Syarif SE.MM, yang sekaligus kepala Cabang BMH Sidoarjo, berkomitmen untuk tersebarnya”Satu Rumah Satu Qur’an” di kawasan seperti Pucu’an dan semacamnya.
“Insya Allah tahap awal dari Pucu’an ini dan selanjutnya kami komitmen untuk ke daerah lain juga,” terang pria 4 putra ini.
Pusat acara penyaluran CSR saat itu berlangsung di depan Masjid Sabilul Muttaqin, sebuah masjid yang menjadi binaan BMH dan Pondok Pesantren Hidayatullah Sidoarjo. */mail