Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Saudi Dikabarkan Minta Bantuan Iraq untuk Perbaiki Hubungan dengan Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2017 15:06 3:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2017 15:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Arab Saudi telah meminta dukungan perdana menteri Iraq untuk memperbaiki hubungan antara Riyadh dan Teheran, menurut laporan-laporan berita.

Mengutip Menteri Dalam Negeri Iraq, Qasim al-Araji, dalam saluran satelit Alghadeer Iraq melaporkan bahwa Mohammed bin Salman, putra mahkota Arab Saudi, telah meminta Haider al-Abadi untuk memimpin mediasi dengan Iran.

“Selama kunjungan kami ke Arab Saudi, mereka juga meminta kami untuk melakukannya, dan kami mengatakan hal tersebut pada pihak Iran. Pihak Iran melihat permintaan ini secara positif,” kata Araji seperti yang dikutip Alghadeer pada Ahad.

“Setelah kemenangan-kemenangan yang Iraq telah raih, (Arab Saudi) mulai melihat Iraq, pada ukuran sebenarnya dan peran utamanya.

Baca: Oposisi Syiah Iraq Desak Saudi-Iran Lakukan Dialog

“Ketenangan dan stabilitas dan kembalinya hubungan antara Iran dan Arab Saudi memiliki dampak positif pada wilayah ini secara keseluruhan,” ujarnya dikutip Aljazeera.

Baca Juga

Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital

Araji mengunjungi ibu kota Iran, Teheran, pada hari Sabtu untuk mendiskusikan “beberapa isu” dengan pejabat tinggi Iran, menurut laporan. Dia juga mengunjungi Arab Saudi pada Juli.

Kantor berita Iran ISNA mengutip Araji dalam bahasa Persia yang mengatakan bahwa Mohammed bin Salman menginginkan untuk “meredakan ketegangan” dengan Iran.

Secara terpisah, Muqtada al-Sadr, pemimpin berpengaruh Syiah Iraq, mengumumkan di situsnya bahwa dia akan mengunjungi UEA pada Ahad.

Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Terima Tokoh Syiah Iraq

Pada Juli, Muqtada al Sadr melakukan kunjungan ke Arab Saudi di mana dia bertemu Pangeran Mohammad bin Salman dan pejabat lainnya.

Moqtada al Sadr, adalah seorang tokoh Syiah anti-Amerika, memiliki banyak pengikut di wilayah miskin perkotaan Baghdad dan di kota-kota selatan, termasuk Saraya al-Salam, atau kelompok bersenjata Hashd al-Shaabi.

Saat ini, dia dianggap sebagai seorang nasionalis yang telah berulangkali mendorong demonstrasi mengenai korupsi di pemerintahan Iraq, dan pendukungnya telah melakukan demonstrasi besar di Baghdad yang meminta diadakannnya reformasi pemilu.

Perselisihan Teluk

Kunjungan oleh ulama Syiah Iraq itu terjadi di saat wilayah Teluk Arab masih bergelut dengan krisis terburuknya dalam beberapa tahun terakhir – sebuah perselisihan antara Qatar dan blok Saudi terdiri dari UEA, Bahrain, Mesir dan Arab Saudi sendiri.

Berbica kepada Aljazeera hari Ahad, Saad Jawad, seorang profesor ilmu politik di London School of Economics, menyebut gerakan diplomatik Saudi-Iraq “aneh”.

“Jika Arab Saudi (sedang berselisih) dengan Qatar mengenai hubungan Qatar dengan Iran … bagaimana mereka bisa meminta Iraq untuk memperbaiki hubungan mereka dengan Iran?

Baca: Ulama Iran Sebut Arab Saudi sebagai “Musuh”

“Saudi mengetahui dengan baik bahwa Iraq sedikit bias dalam hubungannya dengan Iran, dan mereka berada di bawah pengaruh Iran.”

Jawad mengatakan Arab Saudi bisa meminta pada penengah yang lebih netral seperti Kuwait atau Oman, keduanya memiliki “hubungan yang bagus” dengan Iran.

Bagi Reza Khaasteh, seorang jurnalis di situs Iran Front Page yang berbasis di Teheran, penawaran itu merupakan sebuah “langkah yang tulus” Riyadh mengingat baru-baru terlihat “pertukaran sinyal antara dua pihak”. >> klik (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:al ikhwan al muslimunarab saudidiplomasiIkhwanul MuslimiranIran-SaudiMuqtada al-SadrNegara telukQatarSunni-SyiahsyiahUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adab An Nawawi Kepada Ulama, Saat Hidup dan Wafatnya
Tulisan selanjutnya Lakpesdam PWNU DKI: Konsumsi Miras Oplosan di Bawah Umur Meluas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?