Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Inilah Pesawat Tak Berawak Turki di Perang Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Maret 2020 13:44 1:44 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Maret 2020 13:44
Bagikan
Bagikan

Oleh: David Axe

 

Hidayatullah.com | TURKI baru saja meluncurkan Operation Spring Shield (Operasi Perisai Musim Semi). Negara ini mengeluarkan drone dengan kemampuan terbang menengah, mirip dengan drone Reaper milik Angkatan Udara AS, menyerang pasukan Suriah di dalam dan sekitar Idlib, membunuh 19 orang, menurut Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris.

Turki pada hari Ahad, 1 Maret, 2020 menembak jatuh dua pesawat tempur Suriah. Ankara mengklaim bahwa dalam beberapa minggu pertempuran, pihaknya telah membunuh 2.200 tentara rezim Suriah dan menghancurkan 103 tank dan delapan helikopter. Pemerintah Suriah, pada gilirannya, mengklaim menembak jatuh tiga drone Turki.

Sembilan belas tahun setelah Predator Angkatan Udara AS menembakkan rudal dalam pertempuran untuk pertama kalinya,  semakin banyak negara yang memiliki drone bersenjata mereka sendiri. Dan semakin tidak malu menerjunkan dalam pertempuran.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

Serangan drone Maret 2020 adalah bagian dari kampenye militer Turki yang meningkat di Suriah. Kampanye tersebut, yang meliputi serangan udara dan serangan oleh pasukan darat, bertujuan menciptakan penyangga antara Suriah dan Turki.

Drone militer Turki mewakili sebuah kekuatan “asimestris” di Suriah. Pasukan Damaskus tidak memiliki teknologi yang dapat diandalkan untuk mengalahkan serangan-serangan oleh mesin udara tak berawak, (unmanned aerial vehicles/UAV).

“Hanya kemampuan [perang elektronik] canggih yang digabungkan dengan radar peringatan dan pertahanan udara kuat yang dapat mengatasi ancaman ini,” kata pakar drone Samuel Bendett mengatakan pada The National Interest. Bendett adalah anggota Program Studi Rusia di Center for Naval Analyses’ International Affairs Group.

Pasukan Rusia, yang tiba di Suriah pada tahun 2015 untuk mendukung rezim presiden Suriah Bashar Al-Assad, telah mengerahkan sistem pertahanan canggih melawan drone–drone kelompok oposisi. Termasuk radar, senjata jarak pendek dan rudal serta pengacau radio yang dapat mengganggu sinyal perintah drone dan hubungan data.

Moskow buru-buru mengirim pertahanan ini ke fasilitasnya di Suriah dalam menanggapi serangan-serangan oleh “kawanan” drone komersial kecil. Drone ini dimodifikasi kelompok oposisi sehingga dapat membawa bom-bom kecil.

Pada Januari 2018, sekawanan drone kecil bermuatan peledak, yang tampaknya dikendalikan oleh kelompok oposisi Suriah, menyerang dua markas Rusia di Suriah barat. Setiap dronenya membawa 10 bom-seberat-satu-pon di bawah sayapnya, Kremlin menyatakan.

“Seperti yang ditunjukkan baik oleh ISIS dan Amazon, drone kecil adalah sebuah cara yang efisien untuk membawa muatan ke sasaran,” Nick Waters, mantan anggota Angkatan Darat Inggris dan analis militer independen, mengatakan pada The National Interest.

“Apakah itu bermuatan buku baru anda atau beberapa gram bahan peledak tergantung pada pengirimnya.”

Pertahanan Rusia telah terbukti efektif terhadap drone kecil, yang mudah dipersiapkan. Belum diketahui apakah sistem pertahanan yang sama akan bekerja terhadap drone milik Turki, yang lebih besar, cepat dan lebih dipersenjatai dibandingkan drone model komersial.

“Orang Rusia belum berurusan dengan serangan drone canggih di Suriah,” kata Bendett.

Tetapi Ankara tidak mau mengambil resiko. Negara itu telah mengarahkan dronenya di sekitar area yang dilindungi oleh rudal dan senjata Rusia, jelas Bendett.

Militer Turki mengoperasikan sekitar 130 drone bersenjata dari berbagai jenis, termasuk lima drone model Anka, Karayel dan Bayraktar TB2. Semuanya dapat membawa rudal kecil, yang dipandu dengan presisi.

Turki mengembangkan dronenya sebagai tanggapan terhadap keputusan Amerika Serikat yang menolak menjual Predator buatan Amerika atau versi lebih besarnya, Reaper, kepada militer Turki. Turki seperti calon pembeli drone lainnya hanya menyalin rancangan dari Predator.

Negara-negara lain yang ditolak membeli drone Amerika kemudian beralih ke China. Beijing telah mengembangkan beberapa drone di kelas yang sama seperti Reaper dan Predator.

Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Iraq semuanya telah memperoleh drone bersenjata CH-4B dan mengerahkan mereka dalam pertempuran di Libya, Yaman dan Iraq. Namun Jordania tidak senang dengan drone China dan, pada musim panas 2019, menawarkan dronenya untuk dijual.

Dalam mengembangkan dronenya, alih-alih membeli dari China, Turki menghindari pengalaman serupa. Drone Ankara mungkin tidak mampu mengalahkan pertahanan Rusia yang paling mahir. Tetapi melawan pasukan Suriah bersenjata ringan, UAV dapat menjadi sangat mematikan.*

David Axe menjabat sebagai Defense Editor di the National Interest. Dia adalah penulis novel grafis, War Fix, War Is Boring dan Machete Squad

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fahira Merasa Aneh Dipolisikan karena Informasi Terkait Virus Corona
Tulisan selanjutnya Saudi Umumkan Kasus Infeksi Virus Corona Pertama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?