Pernahkah anda melihat Masjid yang dibangun hanya dengan lumpur, bata dan kayu? Dahulu kala sebagian besar Masjid di Afrika dibangun hanya dengan material tersebut.
Hidayatullah.com — Masjid, berasal dari bahasa Arab yang berarti tempat sujud, merupakan pusat dari peradaban dan perkumpulan sosial bagi umat Islam.
Di berbagai wilayah di seluruh dunia, bentuk bangunan masjid seringkali mengikuti arsitektur dari wilayah tersebut. Sehingga bentuk suatu masjid di suatu daerah berbeda dengan bentuk di masjid di daerah lain.
Seperti halnya 7 bangunan masjid di Afrika ini yang dibangun dengan campuran lumpur dan bata. Bahan dasar tersebut membuat Masjid di Afrika memiliki keunikan tersendiri.
Inilah 7 Masjid yang Dibangun Dari Lumpur:

- Masjid Agung Djenné, Mali, dibangun di Abad ke-13
Bangunan bata lumpur terbesar di dunia & contoh terbaik arsitektur Sudano-Sahelian; ditandai dengan plesteran adobe & perancah kayu. Dinding direkonstruksi dengan lumpur setiap bulan April dalam acara 1 hari.

- Masjid Para Sahabat, Eritrea, awal abad ke-7 M
Tahukah kamu? Ini adalah masjid pertama yang dibangun di benua Afrika. Masjid ini diyakini sebagai masjid pertama di benua Afrika.

- Masjid Menara Gobarau, Nigeria utara, abad ke-14
Gobarau adalah salah satu bangunan terbesar di Afrika Barat, dengan pembangunannya diyakini telah selesai pada masa pemerintahan Raja Sarkin Katsina Muhammadu Korau (1398-1408 M) Raja Muslim pertama Katsina.

- Masjid Agadez, Niger, 1515
Masjid ini dibangun dari tanah liat dan merupakan struktur bata lumpur tertinggi di dunia. Kota ini dibangun pada tahun 1515 pada saat kota itu direbut oleh Kekaisaran Songhai. Masjid kemudian dipulihkan dan beberapa di antaranya dibangun kembali pada tahun 1844

- Masjid Djinguereber, Timbuktu, Mali, 1327
Pusat pembelajaran terkenal di Mali, disebut sebagai Djingareyber atau Djingarey Ber dalam berbagai bahasa. Desainnya diakreditasi oleh Abu Ishaq Al Saheli yang dibayar 200 kg (40.000 mithqals) emas oleh Musa I dari Kaisar Mali dari Kekaisaran Mali.

- Masjid Atiq atau masjid al-Kabir, Libya, abad ke-12
Yang tertua di wilayah ini. Masjid ini memiliki kubah berbentuk kerucut yang tidak biasa yang dibangun dari batu bata lumpur & batu kapur yang memberikan cahaya & ventilasi, dengan tiang pohon palem.

- Masjid Agung Kano, Nigeria, abad ke-15
Masjid Agung dibangun untuk Muhammad Rumfa. Masjid ini terbuat dari lumpur, dan dari bermacam soro, atau menara. Bangunannya dipindahkan ke situs baru oleh Muhammad Zaki pada tahun 1582, dan dibangun kembali pada pertengahan abad ke-19 oleh Abdullahi dan Dabo.*
Source: Bayt Al Fann