Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Santos: Perang Sipil di Kolombia Berakhir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 September 2016 09:31 9:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 September 2016 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Kolombia Juan Manuel Santos secara resmi menyerahkan dokumen kesepakatan berakhirnya perang sipil di negaranya ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kesepakatan antara pemerintah Bogota dan gerilyawan FARC itu merupakan kabar baik di tengah-tengah isu konflik Suriah yang mendominasi pertemuan dua hari Majelis Umum PBB.

“Saya kembali ke PBB hari ini, pada Hari Perdamaian Internasional, untuk mengumumkan dengan seluruh kekuatan suara dan hati saya bahwa perang di Kolombia telah berakhir,” kata Santos seperti dikutip Euronews Rabu (21/9/2016).

Didahului pujian dari Sekjen PBB Ban Ki-moon tentang kepemimpinan dan visinya, Santos kemudian mengatakan, “Kolombia, sebuah negara yang sumber-sumber dayanya digunakan untuk membiayai perang, sekarang akan menjadi lebih baik bergerak menuju pendidikan, pelayanan kesehatan dan keamanan bagi rakyat Kolombia. Sebuah negara Kolombia yang siap merengkuh dunia.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesepakatan damai itu akan ditandatangani secara resmi bulan ini di kota Cartagena. Selanjutnya akan dilakukan referendum nasional pada 2 Oktober sebelum kesepakatan itu disahkan menjadi undang-undang.

Perjanjian itu mengharuskan demobilisasi penuh pejuang FARC dalam waktu 180 hari setelah kesepakatan diteken.

Lebih dari 50 tahun perang sipil antara pasukan pemerintah dan gerilyawan FARC diperkirakan telah merenggut nyawa 260.000 orang dan mengakibatkan jutaan orang lainnya harus kehilangan tempat tinggal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres: Dunia Bertanggung Jawab atas Kerusakan Hutan Indonesia
Tulisan selanjutnya Petronas Kembali akan Mengurangi Jumlah Pekerjanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?