Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Larang Upacara Doa Bagi Uday dan Qusay

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2003 09:17 9:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2003 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tokoh utama di Tikrit Sheikh Yahya Ibrahim al-Attawi, Minggu, mengatakan kalangan pemimpin agama mengambil keputusan itu setelah bertemu dengan kepala keluarga besar Saddam, Mahmud al-Nada.

“Mahmud al-Nada memberi tahu kami pagi ini bahwa pasukan AS melarang segala bentuk pertemuan untuk Uday dan Qusay. Sehingga, tidak akan ada upacara doa dan bacaan ayat-ayat suci bagi keduanya,” kata al-Attawi.

“Saya tetap ingin melakukan itu, tetapi para paman dan pemimpin keluarga mereka meminta saya untuk tidak melakukan itu,” tambahnya.

Rencana doa dan tahlilan itu sebenarnya telah diumumkan ke seluruh warga Tikrit. Warga dari berbagai pelosok kampung halaman Saddam itu juga sudah bersiap untuk mengikuti upacara yang diperkirakan akan diikuti ribuan orang.

Al-Attawi mengecam AS atas batalnya rencana doa bersama itu. Tokoh yang sangat disegani di Tikrit itu juga mengkritik ketatnya pengamanan saat Uday dan Qusay serta Mustapha, putra Qusay, dimakamkan Sabtu lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua putra Saddam itu serta cucunya yang berusia 14 tahun, dimakamkan di Desa Awja, yang terletak tak jauh dari Tikrit, sekitar 175 kilometer di utara Bagdad.

“Kami membawa mereka ke masjid di pemakaman itu. Kami melakukan salat jenazah dan menguburkan mereka di pemakaman keluarga. Keluarga mereka dan suku setempat meminta saya melakukannya dengan diam-diam,” kata Thawrah Abed Bakr, Direktur Masyarakat Bulan Sabit Merah wilayah Tikrit.

Kerabat Saddam, dengan jubah putih, mengerumuni gundukan tanah pemakaman yang ditutupi dengan bendera Irak berwarna putih, merah, dan hitam.

Karim Suleiman al-Majid, paman keduanya, dan kepala suku keluarga Saddam, Mohammed al-Nada dan Ali al-Nada, hadir dalam pemakaman tiga orang itu yang tewas 11 hari lalu oleh serangan pasukan AS di Mosul, utara Irak.

Pasukan AS menolak pengunjung lain masuk ke pemakaman tersebut untuk mengucapkan selamat jalan kepada kedua putra Saddam tersebut.

Meski makam itu terus dijaga ketat pasukan AS, Minggu, bendera Irak yang menyelimuti makam dua putra Saddam itu hilang.

Pasukan AS menggeledah mobil-mobil yang meninggalkan tempat pemakaman di Desa Awja, Tikrit, tersebut sepanjang Minggu. Tetapi, mereka mengatakan tidak melihat seorang pun mengambil bendera tersebut.

AS khawatir segala atribut yang berkaitan dengan keluarga Saddam akan membangkitkan semangat mereka dan menimbulkan sikap anti-AS yang semakin kuat.

Penduduk yang tinggal di desa kelahiran Saddam tersebut mengeluhkan kehadiran pasukan AS yang menjaga ketat pemakaman keluarga itu. Mereka mengatakan tidak akan mengunjungi makam tersebut selama pasukan AS menjaga tempat tersebut.

“Saya belum ke sana dan tidak akan ke sana selama masih ada pasukan AS,” kata seorang pedagang Walid Jassem.

Dalam sepekan terakhir, pasukan koalisi mengatakan mereka masih berembuk dengan Dewan Pemerintahan Sementara dan para tokoh agama tentang pemakaman tiga orang itu. Mereka khawatir pemakaman tersebut bisa menjadi arena untuk menggerakkan pendukung Saddam.

Meski para pejabat AS mengklaim kematian keduanya menjadi pukulan terberat pasukan pro-Saddam, serangan terhadap pasukan AS masih belum mereda.

Seorang serdadu AS kembali tewas dan tiga orang lagi luka-luka, kemarin setelah diserang dengan granat berpeluncur roket di utara Bagdad.

“Seorang serdadu dari Divisi Infanteri Ke-4 tewas dan tiga lagi luka-luka ketika iring-iringan mereka diserang RPF, di kota antara Balad dan Tikrit,” kata seorang juru bicara pasukan AS. (MI)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Mendapat Ancaman Mengenai Tahanan Guantanamo
Tulisan selanjutnya Brigade Syuhada Akan Terus Serang Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam

Berita
12 September 2026 17:00
Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?