Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Gerakan Massa atas Kasus Penistaan Al-Quran Makin Memuncak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2016 14:01 2:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2016 14:01
Bagikan
Puluhan ribu umat Islam dalam aksi "Bela Islam Adili Ahok Jilid I" di Jakarta, Jumat (14/10/2016).
Bagikan

Oleh: Ridhwan

 

HARI Jumat 4 November 2016 mendatang umat Islam dikabarkan akan membanjiri ibu kota Jakarta dalam aksi Bela Al-Quran buntut pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sampai hari ini kasusnya belum jelas.

Aksi umat Islam ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya hari Jumat 14 Oktober 2016 turun jalan di ibu kota.

Sebagaimana diketahui, pernyataan Gubenur DKI Jakarta (Basuki Tjahaja Purnama) alias ahok, setelah tuduhan mengina atau menistakan Al – Quran akhir-akhir ini telah meresahkan masyarakat hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Sebagaimana yang ramai di beritakan di berbagai media, vedionya yang sempat menyinggung Surah Al-Maidah: 51 menyita perhatian publik, kemudian menjadi pemantik atau pemicu timbulnya kegaduhan sosial di Jakarta yang kemudian menjadi diskursus bahkan kegaduhan nasional.

Mayoritas kaum Muslim dan para ulamapun ikut geram melihat kejadian tersebut. Berbagai reaksi muncul dari berbagai kalangan.

***

Sebenarnya penista agama yang di lakukan oleh segelintir orang, dengan tidak mengikuti ajaran agamanya, dengan penistaan agama yang di lakukan oleh oknum dengan melecehkan agama orang lain. tentu jelas berbeda.

Jika penistaan agama yang dimaksudkan dengan tidak mengikuti ajaran agamanya maka semua umat beragama di dunia ini pernah melakukannya, kecuali Nabi dan Rasul atau orang-orang suci. Karna menurut saya tidak ada satupun manusia sempurna dalam menjalankan agamanya. Namun pelecehan terhadap agama lain tentu adalah tindakan kesewenag-wenangan.

Mungkin sebagian orang berdalih adanya beberapa tokoh agama yang juga melecehkan agama orang lain dengan menunjukkan kelemahannya.

Tentu ini juga hal yg berbeda, Mereka para tokoh agama itu baik dari Islam, Nasrani, Hindu, Budha dan lainnya, mereka mengatakan hal itu dalam bentuk kajian keilmuan.

Hal ini sangat berbeda dengan orang yang mengatakannya bukan maksud pada sebuah kajian keilmuan. melainkan karena menghinakannya atau sengaja menimbulkan kerusuhan dan menumbuhkan keresahan.

Seperti kasus Ahok ini. Saya melihat, dia jelas melecehkan agama orang lain untuk propaganda politik. Membawa ayat dalam kitab suci umat lain dan menuding yang menyampaikannya sebagai pembohong.

Tujuannya hanya agar mereka yang mendengarkannya tidak ragu-ragu memilihnya dalam percaturan pilkada DKI mendatang.

Pernyataan ahok dalam video yang beredar luas saat berkunjung di pulau seribu itu jelas terbukti  menistakan kesucian kitab suci dan tokoh dalam umat itu. ia menuding kitab suci sebagai alat kebohongan dan tokoh agama yang menyampaikannya adalah para pembohong

“Kalau bapak ibu gak bisa pilih saya karena dibohongi dengan Surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Kalau bapak ibu merasa gak milih nih karena saya takut neraka, dibodohin gitu, ya gak apa-apa,” ujar Ahok.

Video di depan jajaran Muspida dan warga Pulau Seribu tersebut bahkan sengaja diunggah ke situs Youtube pada Senin (26/09/2016) lalu dan langsung mendapat reaksi keras netizen.

Karena besarnya reaksi umat Islam tersebut, bahkan Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma, angkat bicara. Sebagaimana dikutip dari RMOL.CO, Leuis mengkhawatirkan isu Sara yang dimainkan Ahok bisa berdampak buruk bagi warga keturunan Tionghoa di Indonesia.

“Ahok sepertinya sengaja memainkan isu Sara itu untuk memancing reaksi umat Islam agar mereka bertindak di luar batas dan melanggar hukum. Saya berharap umat Islam tidak terpancing. Anggap saja Ahok itu orang tolol yang sedang bernasib baik, itu saja,” jelasnya, Kamis (06/10/2016).

Jadi tidak heran jika kemudian reaksi datang dari berbagai lapisan masyarakat, karena keutuhan serta keamanan NKRI akan terancam. Sebab ini menyangkut harga diri ummat Islam.

Menyakiti hati ummat muslim di segala penjuru tana air. Terlebih ummat Islam adalah warga mayoritas di negeri ini. Tentu mereka sangat marah apalagi yang menghina adalah orang kafir, yang notabene merupakan warga minoritas.

Sebagaimana yang disampaikan para ulama yang hadir pada aksi di balaikota beberapa waktu lalu, “Jika penistan yang dilakukan ahok terhadap Al-Quran tersebut tidak secepatnya di proses secara hukum, maka mereka akan menurunkan massa yang lebih banya pada 4 November mendatang.”

Melihat keadaan Negara kita saat ini hususnya Ibukota Jakarta, saya khawatir jika kepolisian tidak bertindak cepat, maka keadaannya akan akan lebih buruk lagi.*

Humas Hidayatullah Luwu

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahok menghina alquranBasuki Tjahaja PurnamaGubernur DKI Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Angkatan Muda Muhammadiyah: Polri Harus Perjelas Status Ahok Sebelum 4 November
Tulisan selanjutnya Munas VI, Syabab Hidayatullah Adakan Lomba Menulis Esai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?