Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ahok Ditolak Warga Jakarta Dua Kali dalam Sepekan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 November 2016 07:33 7:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2016 07:30
Bagikan
Warga di Rawabelong, Jakarta Barat yang menolak kedatangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Rabu (02/11/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam sepekan ini, calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok setidaknya sudah dua kali kedatangannya ditolak warga Jakarta.

Terakhir, Rabu (03/11/2016) kemarin, warga menolak kedatangan Ahok saat berkampanye dengan blusukan di Rawa Belong, Kecematan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Ahok pun dievakuasi dengan angkutan umum atau angkot.

Ahok Jadi Gubernur Ditolak Ribuan Warga Jakarta

Video kejadian itu menyebar di berbagai media sosial. Pantauan hidayatullah.com di situ, tampak Ahok berpakaian kotak-kotak berjalan bersama tim kampanyenya.

Sementara sekelompok warga berdemonstrasi menolak kedatangan Ahok. Mereka berteriak-teriak dan membawa sejumlah poster.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kronologi

Dilaporkan Antara, Ahok tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WIB setelah menghadiri satu wawancara di salah satu stasiun TV swasta.

Setelah turun dari mobil, Ahok langsung mendatangi warung mie ayam dan dikabarkan disambut oleh warga. Ia menyalami anak-anak yang mendekat dan membiarkan ibu-ibu berswafoto dengannya.

Namun, setelah 10 menit blusukan dan Ahok memasuki jalan kecil bernama Jalan Ayup, lalu mendatangi pasar kaget. Tiba-tiba datang sekelompok warga berteriak menolak kedatangan Ahok.

Mereka juga membawa spanduk dengan bermacam pesan.

“Saya nolak, saya nolak,” ujar salah seorang warga. “Ahok ngapain loe ke sini ?” teriak yang lain. “Usir Ahok!! Usir Ahok!!” ujar mereka, dikutip ROL.

Bukit Duri Digusur, Warga Mengaku Tidak Akan Pilih Ahok

Tim kampanye pun sempat khawatir akan jalannya blusukan, namun Ahok tampak tidak memedulikan aksi unjuk rasa tersebut dan memilih berlalu.

Polisi dan beberapa warga tersebut sempat bersitegang. Sebab, beberapa warga berusaha maju ke arah Ahok yang sedang blusukan menyapa warga.

Menurut salah satu relawan Ahok-Djarot, dalam kejadian ini terdapat satu korban pemukulan. Korban tersebut merupakan Ketua RT 01 RW 07 bernama Dayat, yang dikabarkan dipukul saat ingin melerai aksi itu.

Ahok yang rencananya akan meninjau Sungai Sekretaris di daerah Jakarta, membatalkan blusukan-nya. Ia segera dievakuasi dengan angkot bersama para polisi menuju Polsek Kebon Jeruk.

Ahok dievakuasi pakai angkot karena diburu warga saat blusukan di Rawabelong, Jakarta Barat, Rabu (02/11/2016). [Dok. JPNN]
Ahok dievakuasi pakai angkot karena diburu warga saat blusukan di Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (02/11/2016). [Dok. JPNN]
Ditolak Terkait Penistaan Agama

Diwartakan, dalam sepekan ini, Ahok sudah dua kali mengalami penolakan oleh sekelompok warga. Pada Senin (31/10/2016) lalu, blusukan Ahok di Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, ditolak warga.

Warga Tanjung Barat, Syuhada Al Aqso mengatakan, warga Jagakarsa menolak kampungnya diinjak oleh penista al-Qur’an. Warga Jagakarsa menolak kehadiran Ahok di kampung tersebut.

Aktivis Tionghoa Zeng Wei Jian: Ahok Menista Agama tak Bisa Ditolerir

Syuhada menuntut Ahok agar tidak dihadirkan lagi di Jagakarsa.

“Acara runtutan Ahok di Jagakarsa tadi itu pengkondisian dan settingan tanpa dikasih tahu warga sedikitpun,” ujar Syuhada di Srengseng Sawah.

Diketahui, masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 berlangsung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017. Sedang hari pemilihan dijadwalkan berlangsung 15 Februari 2017.

Terdapat tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang terdaftar dalam Piklada DKI 2017. Yaitu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Jika Gubernurnya Muslim dan Tidak Korupsi, Jakarta Diyakini Lebih Baik

Klaim Ahok

Ahok bereaksi atas kejadian itu. Klaim dia, sebelum muncul warga yang menolak, dia diterima dengan baik. Ia berpendapat, peristiwa yang dialaminya di Rawa Belong mencederai demokrasi di DKI.

“Masyarakat semua terima kok. Masyarakat penduduk asli terima kok. Mereka hanya segelintir orang yang menteriak-teriakkan itu,” klaim Ahok di Polsek Kebon Jeruk, dikutip ROL.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok dievakuasi pakai angkotAhok ditolak wargaahok menghina alquranAhok menista agamaBasuki Tjahaja PurnamablusukanGubernur DKI Jakartakampanyekasus Ahokpenistaan agamaPilkada DKI Jakarta 2017politikwarga DKI Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendagri Prancis Tutup 4 Masjid yang Dituduh Menyebarkan Paham Radikal
Tulisan selanjutnya Dukungan Terus Mengalir, #AksiBelaQuran Jadi Trending Topic

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?