Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kongres AS Desak Pelarangan BUMN China Membeli Perusahaan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2016 06:27 6:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2016 06:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Anggota-anggota legislatif Amerika Serikat mengambil langkah untuk melarang perusahaan milik negara (BUMN) China membeli perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.

Dalam laporan tahunan ke Kongres AS, US-China Economic and Security Review Commission mengatakan Partai Komunis China telah menggunakan BUMN negeri Tiongkok sebagai alat ekonomi guna bergerak maju dan mencapai tujuan-tujuan keamanan nasionalnya.

Laporan itu merekomendasi Kongres agar melarang kepemilikan perusahaan Amerika oleh BUMN China dengan cara mengubah wewenang yang diberikan kepada Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS), lembaga pemerintah AS yang bertugas mengkaji proposal akuisisi oleh perusahaan asing.

CFIUS –yang dipimpin oleh Depkeu dan memiliki perwakilan dari 8 lembaga lain termasuk Pentagon, Departemen Luar Negeri dan Departeman Keamanan Dalam Negeri– saat ini memiliki hak veto untuk menggagalkan akuisisi oleh perusahaan asing atas perusahaan Amerika jika dianggap membahayakan keamanan negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan dan rekomendasi itu sifatnya saran dan tidak wajib diikuti pemerintah. Namun, jika melihat gelagat dari presiden terpilih Donald Trump, sepertinya saran itu kemungkinan akan ditindaklanjuti oleh pemerintahan AS yang baru.

Semasa kampanye, Trump secara terbuka mengkritik keras China. Dia mengatakan bahwa nanti di hari pertama menjabat sebagai presiden dia akan menghajar produk-produk impor buatan China dengan tarif tinggi hingga 45 persen dan mencap negara Tiongkok sebagai manipulator mata uang.

“Perusahaan-perusahaan BUMN China adalah senjata negara China,” kata Dennis Shea, ketua US-China Economic and Security Review Commission dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters Rabu (16/11/2016).

“Kita tidak ingin pemerintah AS membeli perusahaan-perusahaan yang ada di Amerika Serikat, [lantas] mengapa kita ingin pemerintah negara komunis China memebeli perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat?” kata Shea.

Tahun 2016, pemerintah dan kalangan bisnis Amerika Serikat mencatat rekor $64, 5 miliar transaksi bisnis yang melibatkan pembeli-pembeli dari daratan China. Menurut data Thomson Reuters, angka itu melebihi negara-negara lain yang menjadi target pembeli dari China.

Negara lain yang dikenal sangat sukses menjadikan BUMN-nya sebagai alat penambah kekayaan dan penguat keamanan nasional dengan cara kepemilikan perusahaan di negeri asing adalah negara mungil Singapura.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Perpanjang Status Darurat Sampai Pilpres Tahun 2017
Tulisan selanjutnya Unggah Video Kapolda Saat Aksi 411, Aktivis Bela Islam Diciduk Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?