Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sempat Jadi Ikon Palestina, Bioskop Jenin Akhirnya Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Desember 2016 10:10 10:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Desember 2016 10:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu bioskop terkenal di wilayah Palestina dinyatakan ditutup, karena kehabisan uang, enam tahun setelah perayaan pembukaan kembali bioskop itu mendapat dukungan selebriti dunia dan menyedot perhatian internasional.

Bioskop Jenin dinyatakan ditutup hari Rabu pekan lalu (30/11/2016) setelah gagal menarik penonton beberapa tahun ini. Pekerjaan untuk merobohkan bangunannya sudah dimulai, lapor AFP Ahad (4/12/2016).

Dibuka kembali tahun 2010, dengan dukungan musisi dunia Roger Waters dan pesohor pegiat HAM Bianca Jagger, bioskop itu merupakan yang terakhir ada di Jenin, sebelah utara wilayah Tepi Barat Palestina.

Setelah pembukaannya kembali, yang mendapat perhatian besar dari media internasional, bioskop tersebut menjadi pusat kegiatan budaya dan teater. Namun, sekarang diperkirakan dibongkar untuk dijadikan pusat perbelanjaan (mall).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini momen yang sangat mengecewakan dan menyedihkan,” kata Marcus Vetter, sutradara asal Jerman yang ikut menyokong upaya pembukaan kembali Bioskop Jenin, kepada AFP.

Menurut Vetter, ahli waris pemilik asli gedung bioskop itu menjualnya dengan harga 1,7 juta euro (24,3 miliar rupiah).

Dibangun tahun 1957, Bioskop Jenin dianggap salah satu bioskop terbesar dan paling mengagumkan di Palestina. Bisokop itu tutup menyusul Intifadah I, perlawanan rakyat Palestina terhadap Israel yang dimulai tahun 1987.

Pembukaannya kembali pada tahun 2010 merupakan ide Vetter dan Ismael Khatib, pria Palestina yang mendonasikan organ putranya yang meninggal di usia 11 tahun untuk menyelamatkan anak-anak Israel, setelah bocah itu tewas ditembak tentara Israel pada 2005.

Khatib mengambil tindakan itu dalam rangka mempromosikan upaya perdamaian Palestina-Israel, tetapi dipandang kontroversial oleh sebagian pihak.

Kala itu, bioskop berkapasitas 335 kursi tersebut mendapat sokongan selebriti dunia. Sistem tata suaranya yang bernilai 100.000 euro disumbang oleh Waters, yang sejak lama menjadi aktivis pro-Palestina.

Bianca Jagger –bekas artis dan wanita pertama yang pernah dinikahi musisi rock Mick Jagger yang kemudian menjadi aktivis kemanusiaan dan goodwill ambassador Eropa– menghadiri perayaan pembukaan kembali Bisokop Jenin, yang dielu-elukan sebagai peristiwa budaya besar di wilayah Palestina.

Jenin, sebuah kota Muslim Palestina, adalah salah satu kota di mana perlawan-perlawan paling sengit rakyat Palestina menentang Israel terjadi selama dua kali Intifadah dan setelahnya.

Ditanya mengapa bioskop itu gagal menarik pengunjung, Vetter mengatakan hal itu disebabkan sikap konservatif warga kota serta ketakutan akan tudingan bahwa mengunjungi bioskop itu berarti menerima penjajahan Israel atas Tepi Barat selama 50 tahun ini.

  • Zona industri bebas Pajak di Jenin sedang dibangun, normalisasi hubungan Turki-Israel akan mendongkrak perekonomian

“Orang-orang tidak benar-benar siap untuk pergi ke sana. Mereka mungkin juga agak takut dipersepsikan miring jika pergi ke sana,” kata Vetter.

Juliano Mer-Khamis, seorang aktor ternama keturunan Yahudi-Arab Israel yang terlibat dalam upaya menghidupkan kembali bioskop Jenin, ditembak mati di kota Jenin pada 2011 oleh orang bersenjata tak dikenal.

Pada tahun 2012, koran sayap kiri Israel, Haaretz, pernah melaporkan rumor yang katanya “kekurangsopanan” penginapan dekat bioskop tempat para aktivis dan sukarelawan menginap, juga ikut mencoreng reputasi Biskop Jenin.

Dina Aseer, seorang toko di pusat kesenian setempat, mengatakan mereka biasa menggunakan gedung bioskop itu tempat latihan anak-anak muda menari Dabke, tarian nasional Palestina.

“Kami punya band beranggotakan 25 orang dan sebuah sekolah Dabke dengan 150 murid dan tidak punya tempat,” kata wanita itu kepada AFP. “Bioskop Jenin adalah rumah kami.”

Meskipun bioskop itu akhirnya sekarang ditutup, Vetter mengaku tidak menyesal dengan proyek Cinema Jenin tersebut.

“Anda tidak bisa bayangkan betapa besarnya upaya yang dilakukan untuk membawa semua peralatan ke sana, mencari pendanaan, berjuang untuknya,” kata Vetter.

“(Jerih payah) itu adalah kisah dari sebuah mimpi. Dan paling tidak akhirnya mimpi itu pernah terwujud, ada ceritanya,” imbuh Vetter, yang bersama aktivis lain membuat beragam kegiatan untuk anak-anak Palestina yang dapat dilihat di situsnya cinemajenin.org.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sajadah dari Muslim Papua
Tulisan selanjutnya Ikat Kepala Sang Saka dari Malaysia untuk Aksi 212

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?