Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Terus Kurangi Jumlah Pasukannya di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2003 08:28 8:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2003 08:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat pasukan AS di Iraq, Jenderal Richard Myers semalam mengatakan bahwa jumlah anggota pasukan AS di Iraq semakin kecil tetapi pihaknya akan menambah jumlah pasukan jika diperlukan.

“Jumlah pasukan di Iraq memang kecil tetapi kami mempunyai banyak pasukan yang dapat dikirim ke sana dan kami senantiasa mempunyai jalan untuk melakukannya,” kata Myers kepada stasiun televisi NBC.

Bagaimanapun katanya, pasukan AS dan Inggris yang berjumlah 150. 000 orang di Iraq saat ini mencukupi untuk melaksanakan tugas di sana dan pasukan cadangan akan dikerahkan ke wilayah itu jika diperlukan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Donald Rumsfeld mengatakan, AS sedang berusaha meningkatkan kemampuan pertahanan di Iraq tanpa perlu menambah jumlah pasukan di negara tersebut.

Kepada Times, Rumsfeld mengatakan, bahwa analisis Pentagon mendapati jumlah pasukan yang ada di Iraq saat ini sudah cukup untuk melaksanakan tanggungjawab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden George W. Bush kini sedang menghadapi kritikan tajam dari keluarga pasukan yang dikirim ke negara itu karana dianggap menempatkan anggota pasukan di wilayah Teluk untuk waktu yang terlalu lama.

Tekan Australia

Sementara AS mendapat tekanan di negaranya sendiri, Australia sedang mengalami tekanan dari Gedung Putih yang mendesak agar mempertimbangkan bantuan pasukan baru bagi pasukan koalisi di Iraq.

Salah satu alasan AS menekan Australia adalah situasi keamanan Iraq terus memburuk.

The Australian, edisi Senin kemarin melaporkan, para pejabat AS sedang menggunakan saluran-saluran tidak resmi dengan terus memakai isu memberi sumbangan pasukan lebih banyak, dalam setiap agenda bilateral Canberra-Washington.

Namun PM John Howard dikatakan telah menekankan tidak akan mempertimbangkan kembali kontribusi pertahanannya kepada Irak karena sudah memberikan sumbangan pasukannya sebelum dan selama berlangsungnya perang di Iraq.

Australia merupakan negara penyumbang pasukan terbanyak ketiga setelah AS dan Inggris. Saat ini Australia masih mempertahankan sekitar 1.000 anggota pasukannya di Iraq, terdiri atas personil yang terjun langsung pada tugas-tugas keamanan dan para pengatur lalulintas udara dari RAAF.

Serangan bom truk Selasa, minggu lalu yang menyebabkan 23 orang tewas, termasuk kepala perwakilan PBB di Irak, Sergio Viera de Mello. Dan serangan-serangan harian di berbagai tempat di Iraq yang selalu memakan korban tewas pihak pasukan koalisi (terutama AS dan Inggris) menjadi alasan pasukan koalisi untuk mengurangi pasukannya.

Dalam wawancaranya di TV Channel 9, pakar bidang terorisme dari Unit Riset Terorisme Global, Universitas Monash, di Melbourne, David Wright-Neville, mengatakan Iraq semakin tidak kondusif fan semakin menjadi berbahaya bagi para pasukan koalisi.

Menurutnya, situasi di Iraq bertambah buruk karena berbagai alasan, termasuk tekad para bekas pengikut setia Presiden Saddam Hussein untuk membuat pasukan AS dan Inggris terlibat dalam perang gerilya yang panjang. (ap/afp/ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Alami Kerugian Besar di Iraq
Tulisan selanjutnya Israel Mendapat Hak Minyak dari Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?