Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

14 Ribu Pengungsi Rohingya Berlindung di India

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Januari 2017 12:22 12:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Januari 2017 12:22
Bagikan
Pengungsi Rohingya di India
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 14.000 penduduk Rohingya dilaporkan berlindung di India, jelas Komisioner Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) di negara ini.

Dikutip Indiana Express  UNHCR melaporkan, enam area fokus yang menjadi lokasi penempatan penduduk Rohingya di India adalah Jammu, Mewat, Delhi, Hyderabad, Jaipur dan Chennai.

Menurut UNHCR, 11.000 penduduk etnis Rohingya itu telah diberikan status pengungsi sementara sisanya pula dianggap sebagai pencari suaka politik.

Selain perlindungan, pemerintah India juga dilaporkan memberi visa jangka panjang kepada 500 orang warga Rohingya yang berada di sana.

Malaysia Bangun Skema Percontohan Bolehkan Pengungsi Rohingya Bekerja di Negara Itu

Wakil UNHCR di India mengatakan, dengan adanya visa itu, warga Rohingya yang terpilih berpeluang membuka rekening bank dan diberi jaminan untuk mendapatkan pendidikan di sekolah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

India yang khawatir dengan pengaruh China di Myanmar namun belum membuat komentar kritik sehubungan usaha mereka dalam menangani krisis Rohingya itu.

Dalam pada itu, rata-rata penduduk Rohingya dikatakan senang berada India dibandingkan di Pakistan atau Bangladesh karena lebih aman dibandingkan kedua negara tersebut.

Adalah  Sona Miya (30), meskipun pengungsi Rohingnya ini menghadapi kesulitan ketika berada di India, dia dan keluarganya nekad melanjutkan kehidupan mereka di situ dibandingkan pulang ke Myanmar.

“Pada awalnya, tidak ada siapa sudi memberikan pekerjaan kepada kami. Namun, kami tetap berusaha untuk membangun kehidupan baru di sini.

Qatar Bantu RI Rp 658 M Untuk Pengungsi Rohingya

“Di sini (Mewat), tidak ada diskriminasi antara penduduk Islam dan Hindu dari segi upah yang diterima. Namun tanpa kewarganegaraan, kami tidak bisa berbuat apa-apa, “kata ayah dari empat anak itu.

Taslima melarikan diri desa Prangla di Rakhine di Myanmar, melarikan diri  pada bulan Agustus tahun 2010, dihantui “pembunuhan”.

Tahun 2015 sejumlah pengungsi Rohingya, yang sempat terombang-ambing di laut pada April-Mei 2015 akibat kekerasan di Myanmar,  mendarat di Aceh dan Malaysia.

Masuknya pengungsi Rohingya dari Aceh ke Malaysia semakin menambah jumlah pengungsi yang sudah ditampung di negara itu. Menurut data UNHCR, terdapat 156.000 pengungsi di negeri itu, sebagian besar dari Myanmar termasuk etnik Rohingya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis Muslim Rohingyamuslim RohingyaPengungsi Rohingya di IndiaPerserikatan Bangsa-Bangsasuaka politikUNHCR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Turki Tawarkan Kewarganegaraan Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Anggota DPR: Jika Pemerintah Bekerja Baik, Berita Hoax Hilang Sendiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?