Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ada Gerakan Adu Domba, Intelijen Dinilai Salah Kaprah Awasi Tokoh Nasionalis dan Ulama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2017 22:00 10:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2017 22:00
Bagikan
"Andaikan kita menginjam semut, semutpun akan digiring polisi untuk melaporkan kita,” jelasnya Habib Rizieq Shihab
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah tokoh nasional mengecam badan intelijen dalan upaya mengawasi gerak-gerik tokoh nasionalis dan ulama Indonesia. Sebab, intelijen salah kaprah jika mengawasi mereka para pecinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bayangkan seorang putri proklamator ditangkap atas tuduhan makar. Padahal bapaknya dulu yang memproklamirkan kemerdekaan,” terang adik kandung Gus Dur, Lily Chofidjah Wahid saat memberikan pidato di Gedung Joeang 45, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

Ia juga menyebut ada semacam kekeliruan yang berada di tubuh intelijen. Menurutnya, Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai pembela negara seharusnya mengawasi gerak dari pemecah dan musuh yang mengancam kedaulatan NKRI.

“Saya pernah berada di komisi 1, BIN itu meminta kenaikan anggaran terus, kita dukung. Tapi sekarang kinerjanya malah banyak yang kecolongan, PKI sudah ada ketumnya di Indonesia,” tegas mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PK.

Mantan KASAD: Indonesia Diadu Domba, di Ambang Kehancuran

Di tempat yang sama, Permadi salah seorang yang pernah dituduh berbuat makar menyampaikan keluhannya. Menururnya, intelijen tidak jujur dalam menyampaikan informasi kepada kepolisian.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Masa saya dituduh berbuat makar. Katanya saya ikut berkumpul di rumah Ibu Rahmawati, padahal saat itu saya sedang sakit dan tidak bisa datang. Ini kan tidak benar,” jelasnya.

“Saya sampaikan kepada intelijen yang hadir pada kesempatan ini, sampaikan dan tulislah fakta yang sebenarnya, bukan hasil mengarang,” pungkas Permadi menyindir Intelijen.

Sementara itu, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab prihatin aparat intelijen justru ditugasi memata-matai para ulama dan tokoh nasional.

Demi Keselamatan Indonesia, Mantan KSAD Desak Pemerintah Berdialog dengan Ulama

Pasalnya, mereka menginginkan Indonesia kembali pada cita-cita luhur para pendiri bangsa, yakni sebagai negara merdeka dan lepas dari penjajahan asing dan aseng. Seharusnya, menurut Habib Rizieq, aparat intelijen ditugaskan untuk memata-matai kebangkitan PKI.

Menuru Habib Rizieq saat ini ada fenomena seolah-olah tengah mencari-cari kesalahan para ulama dan tokoh nasional.  Begitu kuatnya kesan tersebut, seolah jika dirinya melintas di tengah jalan  menginjak semut, semutpun didorong untuk mengadu ke aparat hukum.

“Kondisi kita saat ini –baik yang agamis atau yang nasionalis–  berhadapan dengan rezim penguasa yang sedang mencari cela-cela kesalahan. Mereka bukan membuka pintu dialog, tetapi berusaha mengkriminalisasi ulama atau tokoh nasionalis. Andaikan kita menginjam semut, semutpun akan digiring polisi untuk melaporkan kita,” jelasnya yang langsung disambut gelak tawa ratusan peserta yang hadir.

Diketahui, acara diskusi bertajuk ‘Kedaulatan NKRI Tanggung Jawab Kita Semua’ yang diinisiasi CSIL itu menghadirkan sederet tokoh nasional dari berbagai kalangan. Mulai dari militer, intelek sampai ulama seperti Habib Rizieq Shihab.*/M Fajar (INA)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:devide at imperaFPIHabib Rizieq ShihabIndonesia di Ambang KehancuranJenderal TNI (Purn.) Tyasno SudartoKASADpekikan takbirperpecahanpolitik Diadu Domba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2016 di Turki >4.500 Perusahaan Didirikan oleh Orang Asing Mayoritas Asal Suriah dan Iran
Tulisan selanjutnya PBB Tepis Laporan Temuan Komisi Penyelidikan versi Myanmar Soal Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?