Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Mengaji di Awan Biru, Menguras Saku [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2017 06:09 6:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2017 06:01
Bagikan
Sharifah Khasif Fadzillah Syed Badiuzzaman dengan kelas mengaji di pesawat Jet Falcon 2000 dengan nilai paket US $ 21 juta (Rp 280 juta)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pernahkan Anda membayangkan mengikuti kelas mengaji al-Quran pada ketinggian 9.000 meter dalam sebuah jet pribadi serba mewah?

Belum lama ini, negeri tetangga Malaysia heboh dengan adanya  kelas mengaji Al-Quran untuk orang super kaya,  dengan didampingi juara qariah  tingkat internasional 2009, Sharifah Khasif Fadzillah Syed Badiuzzaman.

Inilah program “Mengaji Al-Quran di Awan Biru”,  sebuah paket mengaji al-Quran yang digagas sebuah perusahaan penerbangan dan jet pribadi untuk mendekatkan kaum jutawan agar bisa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Gaya hidup  orang-orang super kaya, dimana kelas mengaji plus paket memilih tempat tujuan di dalam atau luar negeri, termasuk ke Timur Tengah, Arab Saudi, China maupun Australia.

Paket mengaji super mahal ini diluncurkan perusahaan pengelola jet pribadi, Elite Jets Sdn Bhd kerjasama Sharifah Khasif Production Sdn Bhd.

Baca: Dari Bilik yang Sempit, Anak-anak Itu Semangat Mengaji

Manajer Sharifah Khasif, Haryati Mohd Tahar mengatakan, ide itu bermula setelah membuka kesempatan kepada masyarakat ekonomi atas untuk merasakan pengalaman berbeda saat mengikuti kelas mengaji.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

“Kita menawarkan layanan ini secara eksklusif buat mereka yang berkemampuan. Kelas mengaji bersama Sharifah Khasif akan dilakukan setidaknya satu jam untuk penerbangan pergi dan satu jam lagi untuk penerbangan pulang,” katanya dikutip mStar Online belum lama ini.

Direktur Elite Jets, Nik Eleena Zurenee Nik Mustapha (berkacamata) dan Sharifah Khasif Fadzillah Syed Badiuzzaman (mengajar kelas mengaji)

Menurut Haryati, kelas mengaji mengambil setidaknya satu jam, diikuti sesi tazkirah (peringatan) dan sisa waktu penerbangan digunakan peserta bersantai dan beristirahat.

Ia menguraikan, paket yang ditawarkan itu tidak hanya untuk penerbangan pulang-balik tetapi juga dapat melibatkan akomodasi dan perjalanan dalam tujuan tertentu sesuai permintaan pelanggan, dengan biaya terpisah.

Sebuah video yang diupload Sharifah Khasif di Facebook pada Kamis  menunjukkan sesi pengenalan kelas mengajinya bersama beberapa muridnya orang-orang kaya di dalam pesawat jenis Falcon 2000 dengan nilai paket US $ 21 juta (Rp 280 juta) sebelum ia berangkat ke Dubai dan pulang kembali ke tanah air keesokan hari.

Baca: Kisah Polisi Kubar Jadi Guru Mengaji

Meski mahal, menurut Haryati, partisipasi kelas yang dibuka sejak Sabtu lalu itu mendapat sambutan yang menggembirakan.

“Sejauh ini, sudah ada sekitar 50 orang yang tertarik dan kita juga menerima masukan dari pengikut Sharifah Khasif dari luar negeri seperti Singapura, Indonesia dan Arab Saudi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Elite Jets, Nik Eleena Zurenee Nik Mustapha mengatakan pada mStar Online, jet pribadi Falcon 2000 tersebut merupakan 30 pesawat yang dikelola perusahaan itu untuk kelas mengaji bersama Sharifah Khasif.

“Rata-rata, biaya yang dikenakan adalah sekitar US $ 7.500 (Rp. 100 juta)  untuk satu orang dari satu jam penerbangan. Misalnya, penerbangan ke Dubai mengambil waktu tujuh jam dan tujuh jam lagi pulang ke Malaysia.

“Kita juga menawarkan paket promosi 100 jam penerbangan yang memungkinkan pelanggan mengikuti kelas mengaji pada setiap saat dalam setahun ke mana-mana tujuan menggunakan waktu penerbangan itu,” kata Nik Eleena yang merupakan istri dari pendiri dan CEO Elite Jets, Kapten Hani Salman Ahmad.

Menurut Nik Eleena, biaya penerbangan itu sudah termasuk makan dan minum selama penerbangan.

Dia menambahkan, setiap penerbangan dapat membawa antara enam hingga 13 peserta pada suatu waktu tergantung pada kondisi dan jenis pesawat.

Tentang biaya yang mahal, Eleena tidak menyangkal karena kebanyakan pelanggan terdiri dari golongan ekonimi atas dan kerabat kerajaan.

CEO Elite Jets PT Hani Salman Ahmad mengatakan, kelas ‘Mengaji di Awan Biru’ bertujuan mempromosikan pesawat pribadi selain ingin agar pelanggan Elite Jets mendapat pengalaman berarti dengan membaca al-Quran di awan biru.

“Mereka yang tidak ingin mengambil paket penerbangan dapat memilih paket belajar di dalam jet saja tanpa harus terbang,” katanya dalam satu pernyataan.

Baca:  Semarak Mahasiswa Ikuti Program ITS Mengaji, Ada Kelas Khusus Tahsin

Katanya, program itu disediakan khusus untuk mereka yang berkemampuan atau jutawan untuk mendekatkan diri dengan al-Quran.

“Sama saja seperti paket umrah bersama selebriti yang ada sekarang. Misalnya, umrah bersama ustaz tersohor dengan biaya paket RM10,000 (Rp. 29 juta), “katanya. Menurutnya, studi bersama Sharifah Khasif gratis dan hanya dikenakan biaya menyewa jet pribadi itu.

“Biaya untuk menyewa jet pribadi mahal dan biaya operasi setiap satu jam mencapai  RM22,245 (Rp. 65 juta) bagi biaya bahan bakar, izin, asuransi dan biaya pemeliharaan.

Namun kata Nik Eleena, ada juga penawaran pada harga lebih rendah untuk masyarakat umum, yang hanya ingin merasakan pengalaman kelas mengaji di dalam jet pribadi.

“Kita buka kepada semua yang berkemampuan. Ada juga kelas mengaji di dalam jet pribadi di bandara saja tanpa diterbangkan ke mana-mana, dengan hanya sekitar RM2,000 (Rp. 5.987.731/per jam),” katanya.

Ditanya kapan penerbangan sulung bagi sesi mengaji tersebut, Nik Eleena mengatakan, Elite Jets siap menjalankan operasi pada setiap saat tetapi tergantung pada jadwal Sharifah Khasif dan urusan melibatkan peserta.

“Kami beri pelanggan pengajian al-Quran gratis walaupun sekejap, tapi ilmu yang dimiliki lebih berharga dan tidak ternilai dan sebenarnya al-Quran kalamullah harus diangkat tinggi martabatnya di mana pun dan di mana saja,” katanya dikutip dalam Facebook Sharifah Khasif.* (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Elite Jets Sdn BhdFalcon 2000jet pribadi Malaysiajuara qariah tingkat internasionaljutawankelas mengaji di pesawatmengaji al-QuranMengaji di Awan Biruorang super kayapaket mengaji al-Quranperusahaan penerbanganSharifah Khasif Fadzillah Syed Badiuzzaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perhimpunan Donatur GNPF-MUI: Kami Menyumbang Karena Membela Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya Gereja Katolik Bayar $276 Juta Terkait Pelecehan Seksual Anak-Anak di Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?