Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terkait Penyelewengan Dana Uni Eropa, Markas Partai Anti-Islam Prancis Digeledah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2017 11:50 11:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2017 11:42
Bagikan
Marine Le Pen dan Geert Wilders.
Bagikan

Hidayatullah.com—Petugas Kepolisian Prancis menggeledah kantor pusat Front Nasional (FN), partai rasis dan anti-Islam pimpinan Marine Le Pen, yang terletak di bagian barat ibukota Paris.

Pengurus-pengurus FN kepada Reuters mengatakan bahwa penggeledahan itu berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan dana Uni Eropa untuk membayar para asisten di parlemen.

“Kelihatan sekali seperti operasi media yang tujuannya untuk mengganggu kerja kampanye kepresidenan,” kata Front Nasional dalam sebuah pernyataan yang dikutip Euronews Senin (20/2/2017).

Parlemen Eropa mengatakan bahwa dalam perannya sebagai pemimpin Front Nasional Prancis, Marine Le Pen selama menduduki kursinya di parlemen periode 2011-2012, telah menggunakan dana Uni Eropa untuk membayar gaji staf-staf partainya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Parlemen Eropa mengatakan dana itu seharusnya dipakai hanya untuk menggaji asisten anggota parlemen UE.

  • Parlemen Eropa Cabut Imunitas Politisi Anti-Islam Prancis
  • Pemimpin Partai Front Nasional Prancis: Jangan Beri Anak Migran

Penggeledahan dilakukan saat Le Pen berada di Libanon.

Dilansir Euronews, setelah bertemu dengan PM Saad Hariri di Beirut, Le Pen mengatakan bahwa Presiden Suriah Bashar Al-Assad adalah “satu-satunya solusi yang layak” untuk mencegah ISIS alias ISIL mengambil alih kekuasaan di Suriah.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Le Pen, yang merupakan teman dari politisi anti-Islam Belanda Geert Wilders, mendapatkan cukup banyak dukungan dibanding pesaingnya; Emmanuel Macron (independen) dan Francois Fillon (konservatif). Jajak pendapat oleh Opinionway menunjukkan bahwa Le Pen diperkirakan menang mudah dengan 27% suara dalam putaran pertama pilpres bulan Mei mendatang. Akan tetapi, di putaran kedua politisi wanita itu diperkirakan akan keok melawan Macron (42% vs 58%) atau Fillon (44% vs 56%).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perjuangan Panjang dan Iman Tanpa Syarat
Tulisan selanjutnya Pria Muslim Jaga Anak-Anak yang Tak Miliki Harapan hidup Selama 20 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?