Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ethiopia Undang Afrika Selatan Jadi Mediator Pertikaiannya Bendungan Sungai Nil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2020 17:38 5:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2020 17:38
Bagikan
Cyril Ramaphosa.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengundang Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa untuk menjadi mediator dalam pertikaiannya dengan Mesir soal masa depan proyek pembangunan Grand Renaissance Dam.

Tidak jelas peran apa yang akan dimainkan Afrika Selatan dalam pertikaian itu, yang mana Amerika Serikat sudah membantu mediasinya.

Bendungan raksasa itu dijadwalkan rampung tahun ini dan akan menjadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar di Afrika.

Isu yang diperselisihkan adalah secepat apa bendungan super besar itu akan dipenuhi oleh air dari aliran Sungai Nil.

Ethiopia meminta agar bendungan itu terisi dalam waktu enam tahun, tetapi Mesir mengusulkan agar setidaknya 10 tahun. Mesir khawatir, apabila bendungan raksasa itu dipenuhi airnya dalam kurun waktu yang singkat, maka akan memperkecil aliran air sungai yang merupakan penopang kebutuhan 90% air Mesir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Putaran terakhir perundingan itu berakhir di jalan buntu pekan lalu, dan perundingan dijadwalkan dilanjutkan hari Senin (13/1/2020), lapor BBC.

Kepada awak media di ibu kota Afrika Selatan, Pretoria, PM abiy Ahmed mengatakan bahwa Presiden Ramaphosa diundang sebagai mediator dalam kapasitasnya sebagai ketua Uni Afrika.

Perundingan tiga negara –Mesir, Sudan, Ethiopia– soal bendungan raksasa di aliran Sungai Nil itu tidak menghasilkan apa-apa selama empat tahun. Kehadiran Amerika Serikat sebagai mediator menunjukkan seriusnya situasi ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bos Human Rights Watch Ditolak Masuk Hong Kong
Tulisan selanjutnya Pertemuan Akbar Tahunan Jamaah Tabligh Ditutup, PM Bangladesh Ikut Berdoa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?